Iblis Wanita Jenius

Iblis Wanita Jenius
Hadiah Yang Murah Hati


__ADS_3

“Kalian berdua mengenal mereka tadi?”


“Hanya sekadar tahu, karena kami sempat mengalami insiden kemarin.”


Ao Xue menjawab pertanyaan Ji Chen, dia tentu belum ingin memberitahu semua kakak laki-lakinya, karena transmigrasi merupakan hal yang sulit dipercaya.


Memasuki restoran, mereka memilih meja dan mulai memesan makanan untuk mengisi perut mereka. Sejujurnya mereka bisa saja tidak makan, tapi tanpa makan, mereka tidak bisa menikmati betapa indahnya hidup.


...


Waktu berlalu dengan cepat, semua tamu undangan akhirnya sampai. Memberi mereka istirahat 2 hari dan turnamen akan segera dilaksanakan.


Semakin dekat hari turnamen, semakin ramai juga ibukota Kekaisaran Beiling, bahkan penginapan juga sudah penuh.


Semakin dekat hari turnamen, para peserta juga semakin tegang dan tidak ada peserta yang keluar untuk berjalan-jalan. Mereka saat ini kembali fokus untuk berlatih.


Sejujurnya mereka sangat penasaran, karena sampai sekarang mereka belum mengetahui apa hadiah utama itu.


Di dalam istana Kekaisaran Beiling, Kaisar menatap mereka yang merupakan pengurus penyelenggara, ada keringat dingin membasahi punggung mereka.


Sebagai penduduk Kekaisaran Beiling, tentu mereka tahu betapa kejamnya Kaisar saat ini, tapi mereka juga tahu kekejaman Kaisar untuk kehidupan rakyat agar lebih baik dan membuat para bangsawan tidak berani menggelapkan dana.


“Hadiah untuk pemenang pertama, aku akan memberikan Lembah Ilusi untuk dikelola. Pemenang kedua akan diberikan binatang spiritual Mitologi dan hadiah untuk pemenang ketiga adalah binatang iblis di tingkat Saint. Untuk mereka yang berhasil menjadi 20 besar, aku akan mengizinkan mereka memasuki menara merah.”


Para penyelenggara tercengang dengan hadiah murah hati yang diberikan Kaisar pada peserta yang menjadi pemenang. 3 pertama mungkin masih wajar bagi mereka, biar bagaimanapun wilayah Kekaisaran Beiling sangat besar, dan mereka tahu Kaisar tidak peduli dengan wilayah kecil seperti itu. Untuk binatang spiritual dan binatang iblis, meski terdengar sulit, tapi Kaisar mampu menangkap mereka.


Yang membuat mereka terkejut adalah Kaisar yang mengizinkan 20 besar memasuki Menara Merah. Siapa pun di Kekaisaran tahu betapa berharganya Menara Merah itu, jika keberuntunganmu bagus, kau bisa mendapatkan hal baik di dalam sana. Bahkan Kaisar sendiri tidak tahu apa yang ada di dalam Menara Merah, karena Menara Merah itu gelap hanya ada bola cahaya yang nanti akan memilih orang yang disukai untuk dijadikan tuan. Meski keberuntunganmu tidak bagus, tapi kau tidak akan keluar dengan tangan kosong.


Menara Merah sendiri hanya dibuka 5 tahun sekali, dan itu baru saja dibuka 2 tahun lalu, tapi Kaisar memberi izin khusus hanya untuk memberi kesempatan pada mereka 20 besar.

__ADS_1


“Yang Mulia?”


“Baiklah, ini sudah diputuskan.”


Tidak ada lagi yang membantah, dan setelah mengetahui hadiah itu, mereka segera membubarkan diri.


Kaisar menghela napas dan kembali ke ruang kerja bersama kasim yang selalu berada di sampingnya.


Kekaisaran Beiling sendiri sudah semarak sejak seminggu sebelum turnamen berlangsung, bahkan banyak orang besar yang bukan bagian dari sekte datang untuk melihat turnamen akbar yang diadakan 10 tahun sekali.


Tidak hanya orang besar di alam Nirvana saja yang datang, tapi orang dari tempat itu di mulut pria misterius berjubah hitam. Mereka tentu ingin melihat seberapa berbakatnya generasi muda alam Nirvana saat ini. Jika generasi muda itu menjanjikan tentu mereka akan mempertimbangkan untuk membawa mereka ke tempat itu.


Walaupun Hinata dan yang lainnya hanya mengetahui tentang alam Nirvana, tapi sebenarnya alam Nirvana merupakan alam percobaan. Ya, Alam Nirvana hanya alam percobaan, jika kau memenuhi syarat, kau bisa pergi ke tempat itu, tentunya dengan seseorang dari tempat itu sebagai guru.


Di penginapan, Hinata dan Ao Xue sendiri telah memasuki ruang. Ketika mereka telah selesai berlatih, Zi Long dan Hong Mei mendekati mereka dengan wajah serius.


“Huahua, ketika kau bertanding nanti, tolong jangan gunakan Rainbow Flame, aku mohon.”


Hinata menatap Zi Long lama, dia tidak tahu mengapa Zi Long melarang dirinya untuk menggunakan api surgawi, tapi dia percaya Zi Long tidak akan melukai dirinya sendiri.


“Xue, kau pun tidak boleh menggunakan api Phoenix.”


Segera mereka berdua bertukar pandang, dan setuju dengan permintaan keduanya.


“Kami mengerti.”


“Juga Hua, untuk sementara waktu, jangan memasuki ruang antariksa 7 lapis ini, dan gunakan cincin ruang yang kau dapatkan saat perjamuan penyambutan itu. Masukkan semua kebutuhanmu dalam cincin ruang, dan kemudian Zi Mo akan mengunci ruang ini untuk sementara. Kami juga akan tinggal di ruang kontrak mulai sekarang hingga kalian kembali ke sekte.”


Wajah Hinata dan Ao Xue semakin datar, mereka tidak tahu alasan keduanya mengatakan hal seperti itu, tapi kemungkinan besar hal tersebut sangat berbahaya dan mereka belum mampu menghadapi hal tersebut.

__ADS_1


“Oke.”


Hinata mengangguk dan langsung memasukkan semua hal yang dia silakan untuk turnamen, dia bahkan hampir mengosongkan ruang penyimpanan di ruang antariksa 7 lapis. Setelah mengemas semua hal, mereka berdua keluar dan secara alami semua binatang kontrak mereka langsung memasuki ruang kontrak.


Zi Mo melihat ruang itu kosong, dia menghela napas. Wajahnya sedikit bermartabat dan penuh jejak kesusahan.


“Huahua, Xue Xue, cepatlah menjadi kuat dan hadapi takdir kalian.”


Mengatakan itu, dia langsung mengunci ruang antariksa 7 lapis, tapi meski begitu, dia masih bisa menghubungi Hinata kapan pun dia menginginkannya.


Tidak hanya Hinata dan Ao Xue saja yang diminta untuk waspada oleh binatang legenda mereka, tapi Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia juga sama.


Bahkan mereka tidak boleh memanggil binatang legenda masing-masing ketika pertandingan, dan hanya mengizinkan untuk menggunakan binatang kontrak normal di alam Nirvana.


Sementara itu, Akuma menatap Naruto sejenak lalu berbicara.


“Sebaiknya untuk sementara serahkan pekerjaan di sini pada bawahanmu, dan tetap berada di samping Zhao Hongli.”


“Mengapa?”


“Aku mohon jangan bertanya, aku hanya tidak ingin kau terluka jika mereka mengetahui kau memiliki aku sebagai kontraktual.”


Wajah Naruto sendiri tampak datar, tapi mata dan auranya sendiri sangat dingin. Dia menggosok kepala Akuma yang dalam ukuran mininya.


“Baiklah.”


Dia tidak tahu sosok seperti apa itu, hingga Akuma tidak ingin ada yang tahu jika dia adalah kontraktual miliknya. Namun, apa pun itu, dia berharap bisa menjadi kuat secepat mungkin agar Akuma tidak harus terus bersembunyi dan dapat dengan bangga menunjukkan cakarnya.


Naruto segera menyerahkan pekerjaannya pada sekretarisnya dan meminta Zhao Hongli untuk menjemput dirinya untuk tinggal di samping Zhao Hongli. Dan untuk saat ini, dia juga belum bisa menemui anaknya, dan itu demi kebaikannya dan kebaikan kedua anaknya. Setidaknya itulah yang dikatakan mertuanya dan dia hanya bisa patuh. Lagi pula dia tahu jika mertuanya tidak membenci dirinya, melainkan sangat menyayangi dirinya.

__ADS_1


__ADS_2