Iblis Wanita Jenius

Iblis Wanita Jenius
Kelompok Lemot


__ADS_3

“Hn, tapi setidaknya kalau keluar izin dulu, biar kami tidak khawatir. Jika bukan karena ayah yang memberitahu jika kalian akrab dengan Kekaisaran Beiling, kami mengira kalian telah diculik oleh paman mesum.”


“Kan, Mo Ge tahu sendiri, siapa tunangan kami, tentu kami bisa ke mana saja sesuka kami.”


Hinata membalas sembari mengingatkan Zhu Tian Mo tentang siapa tunangan mereka. Dia kemudian menatap 5 kakak pangerannya yang seolah meminta penjelasan. Meski hanya tatapan saja, tapi Hinata dan Ao Xue mengerti apa yang ingin ditanyakan oleh 5 kakaknya itu.


“Sudahlah, kami lelah dan ingin kembali ke kamar. Tidak enak juga dilihat oleh orang lain.”


“Hn.”


Ao Xue tidak ingin melanjutkan perdebatan di depan pintu yang berujung menghalangi orang yang ingin keluar dan ingin masuk. Ibarat kata jika ingin memasuki kehidupan seseorang ya langsung masuk saja, atau langsung pergi jika tidak ada kecocokan, jangan berdiri di depan pintu yang berujung menghalangi orang lain untuk masuk.


Segera Hinata dan Ao Xue melangkah menuju kamarnya, tentu saja di belakang mereka 6 pemuda tampan itu masih setia mengikuti, hingga memasuki kamar Hinata dan Ao Xue.


Begitu mereka semua duduk, tidak ada yang berbicara, hingga suara Hinata memecahkan keheningan.


“Mo Ge, sebaiknya Anda menjelaskan tentang mengapa kami bisa menjadi nona muda Sekte Bulan Darah pada kelima kakak Kekaisaran kami!”


“Aku setuju dengan ucapan Hua.”


Segera melihat pangeran itu menatap Zhu Tian Mo. Zhu Tian Mo sendiri hanya menghela napas, karena kedua adik perempuannya melempar semua tanggung jawab padanya. Dirinya bahkan tidak sadar jika dia sendiri yang membuat Hinata dan Ao Xue menjadi bagian dari keluarga Zhu dan nona muda Sekte Bulan Darah tanpa meminta persetujuan mereka.


Zhu Tian Mo akhirnya menjelaskan penyebab mengapa Hinata dan Ao Xue bisa menjadi adik kandungnya. Setelah penjelasan panjang kali lebar itu, kelima pangeran mengangguk mengerti. Namun, ucapan terakhirnya membuat kelima pangeran posesif itu mengangguk setuju.


“... Terlebih wajah dan aura keduanya seolah meminta untuk dijadikan adik.”


Ekspresi Hinata dan Ao Xue saat ini setelah mendengar penjelasan Zhu Tian Mo sudah sangat datar dan seolah yang dibicarakan oleh Zhu Tian Mo bukan mereka berdua.


“Aku setuju dengan kalimat terakhirmu. Saat pertama kali melihatnya di Kerajaan Qi saat itu tepat saat dia keluar dari penginapan, kalau untuk Ao Xue, tepat saat Hua membawanya keluar dari hutan. Saat itu aku berpikir untuk memanjakan mereka dan memberikan yang terbaik untuk mereka.”

__ADS_1


Ya, entah mengapa dia merasa seperti itu seolah itu memang normal untuk terjadi. Ji Xuan hanya tahu dia ingin melindungi Hinata dan Ao Xue ketika dia melihat mereka untuk pertama kalinya. Hal yang sama juga berlaku untuk 4 pangeran lainnya.


“Karena aku telah memberitahu alasannya, aku ingin bertanya pada kalian semua. Paviliun harta karun akan mengadakan lelang besok, apakah kalian ingin pergi bersamaku? Aku ingin ke rumah harta untuk mencari sesuatu yang berguna, tapi karena lelang di sana baru saja berakhir beberapa hari yang lalu, jadi aku berasumsi tidak ada barang baru dan memilih mengikuti lelang di paviliun harta karun.”


“Tentu.”


Semua menjawab serempak, tapi Hinata dan Ao Xue tahu artinya jika Zhu Tian Mo mengajak, berarti segalanya akan ditanggung dari kantong Zhu Tian Mo sendiri dan mereka tidak akan keluar uang sepeserpun.


“Baiklah, karena kita sudah sepakat, ayo kita keluar! Biarkan Hua dan Xue beristirahat.”


“Hmm”


Mereka setuju dengan apa yang dikatakan Ji Chen, dan segera mereka keliar dari kamar kedua gadis yang merupakan adik perempuan mereka.


Setelah melihat semua kakaknya keluar, Hinata dan Ao Xue menghela napas lega, beruntung semua kakak mereka tidak bertanya dari mana saja mereka.


“Ne Hua, apakah kita kekurangan sesuatu?”


“Ya, kalau begitu kita hanya perlu membeli apa yang kita suka.”


“Kau benar. Kalau begitu ayo latihan agar kita lebih siap ketika turnamen nanti.”


“Oke.”


Mereka berdua segera memasuki ruang antariksa 7 lapis dan mulai berkultivasi. Meski saat ini mereka kuat, tapi tidak menutup kemungkinan ada yang lebih kuat dari mereka di antara peserta.


Wajar mereka berpikir seperti itu, karena mereka yang terpilih merupakan yang terbaik di antara para murid di setiap sekte.


Begitu mereka mulai berkultivasi di dalam ruang antariksa 7 lapis, muncul 2 sosok yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh kain hitam.

__ADS_1


Keduanya melihat ruangan yang kosong dan itu membuat mereka saling memandang.


“Karena mereka tidak ada, ini bukan waktu yang tepat. Ayo pergi!”


“Ya.”


Keduanya kembali menghilang begitu saja dan membuat ruangan tersebut kembali dalam keheningan.


Sementara itu di dalam ruang antariksa 7 lapis, setelah Ao Xue memasuki ruang, Hong Mei dan Hong Jing yang tidak lain adalah singa api emas langsung bergabung dengan Zi Long, Zi Bai, Zi Zi, Zi Yao, dan Zi Mo. Untuk Bao-bao, dia dibebaskan oleh Hinata untuk terbang semaunya dan rubah yang baru saja dibeli oleh Ao Xue ditinggal di kamar.


“Zi Long, apakah kau merasakannya?”


“Ya, tapi Mei'er, aura mereka terlalu tipis dan aku tidak bisa mengetahui siapa yang mereka pilih.”


Keduanya kembali diam, dan yang lainnya hanya bisa menyimak, karena mereka tahu jika pembahasan binatang legenda tidak bisa mereka campuri begitu saja. Namun, itu berbeda dengan Zi Mo, dia tahu siapa yang memiliki 2 binatang legenda yang lainnya, karena dia merasakan dengan jelas aura keduanya, tapi dia memilih diam.


Bukannya dia tidak ingin memberitahu, tapi dia memang tidak bisa. Dia hanya roh alat, dan yang tidak bersangkutan dengan ruang antariksa 7 lapis, itu bukan kuasanya.


“Daripada kalian membicarakan mereka yang belum jelas keberadaannya, mengapa kalian tidak berdiskusi tentang siapa yang akan keluar jika Hua Hua dan Ao Xue membutuhkan menggunakan kontraktual?”


Mereka semua saling memandang, merasa apa yang dikatakan Zi Mo adalah kebenaran. Jika master mereka membutuhkan kontraktual, mereka tentu harus siap.


Melihat semua terdiam memikirkan apa yang dia katakan, Zi Mo dengan tenang meninggalkan mereka menuju kadang herbal sambil tersenyum aneh seraya bergumam dalam hatinya.


‘Dasar, kalau lagi serius, gampang sekali mereka jadi lemot dan dikerjain. Xixixi.’


Sebenarnya tidak perlu berdiskusi siapa yang akan keluar jika master mereka membutuhkan kontraktual, karena master mereka sendiri akan memanggil nama mereka jika membutuhkan mereka.


Zi Long yang sadar lebih dulu jika mereka dijailin oleh Zi Mo tampak datar dan mundur perlahan. Dia tidak ingin bergabung dengan kelompok yang anggotanya semua lemot. Padahal dia sendiri juga lemot.

__ADS_1


....


__ADS_2