Iblis Wanita Jenius

Iblis Wanita Jenius
Daftar Nama


__ADS_3

Hinata dan Ao Xue yang baru sampai di kafe langsung bertemu kelompok demon lord sebelum mereka memasuki ruang pribadi yang merupakan tempat pertemuan dengan ayah dan kakak mereka dari sekte bulan darah.


Sebelum Hinata menuju ruang pribadi, Yuan Haocun menarik tangannya dan mereka keluar dari kafe.


“Cun, ada apa?”


“Tidak apa-apa, aku hanya ingin mengajakmu berkeliling sebelum kau memasuki sekte. Kau tahu sendiri, jika orang tanpa token khusus, mereka tidak bisa memasuki sekte.”


“Baiklah.”


Hinata terkekeh, memang benar apa yang dikatakan oleh Yuan Haocun. Tidak peduli sekuat apa dirinya, dia tidak bisa keluar masuk dari sekte bulan darah dengan sesuka hati.


5 demon lord juga sering merasa heran, bisa dikatakan tidak ada tempat yang ingin mereka kunjungi, tapi tidak bisa mereka datangi di seluruh alam nirvana, tapi hanya sekte bulan darah saja yang tidak bisa mereka datangi dengan sesuka hati.


Keduanya berkeliling ibukota Kekaisaran sambil membeli banyak jajanan dan aksesori, meski tidak terlihat berharga, tapi berbelanja memiliki kesenangan sendiri.


Keduanya tentu mengetahui jika ada seseorang yang mengamati mereka, tapi tidak ada kebencian dari tatapan tersebut, melainkan sedikit kesedihan dan kelegaan. Namun, tatapan itu tidak berlangsung lama, karena ketika mereka ingin melihat siapa yang menatap mereka, orang itu sudah tidak lagi ada.


Puas berkeliling, Yuan Haocun membawa Hinata ke tempat yang tampak seperti taman bunga, hingga membuat Hinata terpesona.


“Hua, ketika kau sampai di sekte, jaga dirimu dan berlatih keras. Pertandingan 10 tahunan tidak sederhana turnamen biasa, karena nyawa akan menjadi taruhannya. Sampai saat ini juga masih belum diketahui hadiah utama bagi pemenang, tapi aku mau kau tetap berhati-hati.”


“Aku mengerti.”


Keduanya terdiam untuk waktu yang lama menikmati keindahan di depan mereka. Beberapa saat kemudian, Yuan Haocun memecahkan keheningan di antara mereka.


“Kemungkinan kita akan bertemu di hari turnamen, aku akan merindukanmu.”


“Aku juga.”

__ADS_1


Di sisi lain di sekte angin musim semi, Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia berjalan menuju aula tengah, karena perintah dari tetua.


Hal itu dikarenakan tetua akan mengumumkan daftar nama yang akan menjadi peserta untuk turnamen 10 tahunan.


Semua murid internal berkumpul di aula utama dengan wajah serius dan tegang. Mereka berharap nama mereka akan ada dalam daftar, tapi beberapa dari mereka juga sadar jika kemampuan mereka tidak memadai untuk menjadi peserta, dan berharap mereka yang terpilih adalah yang terbaik dan dapat membawa nama bagi sekte mereka.


Tidak lama setelah semua murid internal berkumpul, seorang tetua naik. Mereka tentu mengenal tetua tersebut, jadi tidak banyak bertanya.


“Baiklah, kalian semua tahu tujuan kalian dikumpulkan di sini, karena 2 bulan dari sekarang, peserta terpilih akan berangkat menuju benua Beiling guna mengikuti turnamen. Jadi dengan dikumpulkan kalian di sini, aku akan mengumumkan siapa saja yang menjadi peserta, dan hanya ada 10 orang yang terpilih. Yang namanya dibacakan, persiapkan diri kalian.”


Tetua itu berbicara, dan semua murid internal tampak semakin serius.


“Xie Ran, Hua Wen, Cai Ming, Fu Han, Wen Zhan, Mu Qin, Bai Wei Xiang, Wei Rui, Gu Yun, dan Qi Lan Xia. Nama yang aku sebutkan, silakan pergi menyiapkan perlengkapan dan kebutuhan kalian dan langsung menuju kediaman pemimpin sekte. Sebelum berangkat ke benua Beiling, kalian masih harus dilatih dengan keras oleh pemimpin sekte.”


“Ya.”


Barang penting mereka tentu selalu bersama mereka, karena mereka menyimpan semua barang mereka di dalam cincin penyimpanan, jadi tidak ada apa pun di asrama mereka.


Mereka tentu tidak kembali ke asrama mereka, melainkan pergi ke kediaman pemilik sekte.


Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia saling menatap dan tersenyum, karena tidak lama lagi mereka akan bertemu Zi Hua, Ao Xue dan Liu Yun.


Karena mereka tahu jika mereka telah terpilih menjadi peserta, mereka tidak lagi menaruh harapan kosong.


...


Hinata dan Yuan Haocun kembali bergabung dengan kelompok demon lord, kemudian mereka berpisah.


5 Demon Lord pergi bersama Naruto dan hanya meninggalkan Hinata dan Ao Xue. Keduanya saling melirik dan mengangguk.

__ADS_1


“Ayo bergabung dengan yang lain.”


“Uhm.”


Hinata mengiyakan ajakan Ao Xue dan mereka berjalan menuju ruang pribadi di mana semua anggota sekte bulan darah telah menunggu mereka.


Begitu keduanya memasuki ruangan, semua atensi mengarah pada mereka yang membuat keduanya terkekeh salah tingkah.


“Ayah, Mo ge, dan semuanya, maaf kami terlambat.”


“Ya, tak apa.”


7 orang lainnya menatap Hinata dan Ao Xue dan merasa heran. Bukankah kedua gadis yang baru datang ini merupakan putri dari Kekaisaran Taiyang? Tapi ketika melihat tato di kening keduanya, mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurut mereka, hal tersebut adalah urusan keluarga pemimpin sekte, dan mereka sebagai murid tidak berhak ikut campur.


Hinata dan Ao Xue duduk di tempat kosong dan mulai saling memperkenalkan diri dengan 7 orang lainnya yang hanya ada 2 gadis.


Mereka adalah Yu Shen, Qin Qing, Shen Mei, Lin Tian, Gong Yu, Xia Jun, dan Ai Chen. Yang merupakan perempuan adalah Qin Qing dan Shen Mei. Meski begitu, mereka tampaknya lebih tua beberapa tahun dari Hinata dan Ao Xue yang saat ini tengah menginjak usia 16 tahun.


Hinata dan Ao Xue makan beberapa hidangan dan mereka semua kembali ke sekte bulan darah setelah membayar tagihan. Tentunya mereka kembali ke sekte tidak membutuhkan waktu lama, karena hanya membutuhkan token pengenal mereka. Berbeda jika mereka ingin pergi ke suatu tempat dari sekte, hal itu akan memerlukan waktu tertentu.


Begitu sampai di sekte, Zhu Jian membawa mereka ke halaman milik mereka sendiri dan mengatakan untuk berlatih keras dan mempersiapkan diri, karena 2 bulan lagi mereka akan berangkat menuju benua Beiling.


Hinata dan Ao Xue mengangguk, halaman mereka tentu tidak dipisah berdasarkan keinginan mereka. Hal itu juga untuk memudahkan Hinata dan Ao Xue kalau mau berlatih bersama di dalam ruang.


Bukannya berlatih, tapi mereka berdua memasuki ruang dan mempersiapkan banyak hal seperti pil dan senjata agar mereka tidak kekurangan jika ada sesuatu yang tak terduga selama turnamen. Mereka juga tahu, turnamen kali ini tidak sederhana turnamen biasa, karena bisa saja nyawa melayang saat pertandingan.


Mereka juga tahu dari Haocun dan Yuwen, jika turnamen tidak hanya sekadar pertarungan arena, tapi juga pemurnian pil, pemurnian senjata, penjinakan binatang buas dan pertarungan arena.


Baik Hinata dan Ao Xue, mereka memutuskan untuk menggunakan api surgawi mereka ketika pertandingan nanti. Saat ini mereka tidak lagi lemah, terlebih ada sekte bulan darah di belakang mereka. Tidak hanya itu, selain tetua Mo yang merupakan guru Hinata, ada juga 5 Demon Lord yang siap membantu mereka jika mereka dalam bahaya.

__ADS_1


__ADS_2