Iblis Wanita Jenius

Iblis Wanita Jenius
Traversal lainnya?


__ADS_3

5 sekte dari benua Xiling sendiri selain sekte Angin Musim Semi, 4 sekte lainnya adalah sekte Pagoda Putih yang berada di peringkat pertama, Sekte awan Ilusi yang berada di peringkat 3, Sekte Bunga Hitam di peringkat 4, dan Sekte Lembah Racun berada di peringkat 5. Adapun sekte Angin Musim Semi, sekte tersebut merupakan peringkat 2 di antara 5 sekte besar benua Xiling.


Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia langsung merebahkan tubuh mereka di ranjang begitu mereka memasuki kamar mereka.


...


Di depan rumah harta berdiri sepasang muda-mudi, dari token giok yang tergantung di pinggang mereka, bisa dipastikan jika keduanya berasal dari sekte Pagoda putih. Selain token mereka yang berwarna putih, token tersebut juga berbentuk seperti Pagoda.


Si gadis menatap bangunan rumah harta dengan bingung, pasalnya di benua Xiling setiap Kekaisaran, dia tidak pernah menemukan bangunan sejenis. Bahkan di benua Beiling tempat dia berada saat ini, hanya rumah harta yang memiliki bangunan berbentuk aneh dan paling beda dari bangunan lain.


Sementara itu, pemuda di samping gadis tersebut memandang bangunan rumah harta dengan rumit dan terkejut. Bukan karena bangunan itu terlihat aneh seperti yang dipikirkan oleh sang gadis, tapi dia sangat akrab dengan bangunan tersebut.


Ya, dia sangat mengenali bangunan rumah harta, karena dia sendiri bukan jiwa pemilik tubuh yang saat ini berdiri di depan rumah harta, tapi jiwa dari dunia lain di mana bangunan rumah harta sangat wajar.


Di dunia itu, dia adalah seorang prajurit militer yang memiliki pangkat Letnan di usianya yang 27 tahun. Sebenarnya pangkatnya bisa saja lebih tinggi, tapi dia melanggar perintah militer ketika melakukan misi hingga membahayakan nyawa rekannya membuatnya tetap berada di pangkat Letnan untuk seumur hidupnya dan itu tidak akan bisa naik lagi.


Kebetulan tubuh yang dia gantikan jiwanya memiliki nama yang sama dengannya yaitu Jing Lei. Dia telah menempati tubuhnya yang saat ini selama 5 tahun lamanya, dan satu hal yang terburuk sebelum dia menempati tubuhnya saat ini. Tubuhnya saat ini merupakan pangeran yang terbelakang mental. Bayangkan saja di usia yang 15 tahun dia masih berperilaku layaknya, anak usia 5 tahun.


Meskipun dia merupakan seorang pangeran, tidak ada satu pun keluarga Kekaisaran yang memperlakukannya dengan baik, justru dia hanya dianggap aib, bahkan oleh rakyatnya Kekaisaran tersebut.


Dari sekian banyaknya orang yang membencinya, hanya ada seorang saja yang memperlakukan dirinya dengan baik, bahkan menganggap dirinya seperti pemuda pada umumnya, dan tidak memperlakukan dia layaknya anak kecil.


Orang itu adalah gadis yang tengah berdiri di sampingnya yang tidak lain adalah kekasihnya. Gadis yang tidak lain memiliki nama yang begitu cantik yang menyinari kegelapan di hatinya. Lan Yue nama gadis tersebut, bahkan menganggapnya kekasih meski dia memiliki mental seorang anak berusia 5 tahun.

__ADS_1


Mengalihkan pandangannya dari bangunan rumah harta, dia menatap Lan Yue dan mengusap kepalanya.


“Yue'er, ayo masuk! Jika ada yang kau inginkan, katakan saja.”


Lan Yue menatap Jing Lei, dia bersyukur dan bahagia, karena pilihannya tidak salah. Meski Jing Lei dulu memiliki mental seorang anak kecil, tapi dia yakin jika pemuda yang dia cintai dapat sembuh, dan penantiannya akhirnya membuahkan hasil.


5 tahun lalu Jing Lei akhirnya pulih dan bisa bertindak seperti pemuda pada umumnya, bahkan lebih dewasa dari kebanyakan pemuda yang sepantaran dengannya.


Karena tidak ingin orang-orang yang pernah meremehkan mereka mendekati dengan maksud lain, jadi dia membawa Jing Lei kabur dari Kekaisaran Chu menuju Kekaisaran Tianyuan dan bergabung dengan sekte pagoda putih yang kebetulan merekrut murid baru ketika mereka sampai pada hari pertama.


Dia juga bersyukur karena meminta Jing Lei yang bermental anak 5 tahun untuk menyembunyikan tingkat kultivasi yang dimilikinya. Untuk teknik bertarung, mereka sering berlatih berdua di tempat yang jarang didatangi oleh orang-orang.


Dia sendiri merupakan putri tidak sah Jenderal besar Kekaisaran Chu dan cukup tak dianggap di dalam keluarga. Hal tersebut juga yang membuat tekatnya untuk meninggalkan Kekaisaran Chu bersama Jing Lei semakin mantap.


“Tentu, sebagai seorang suami, kau memang harus menanggung kebutuhanku.”


Jing Lei terkekeh dan memegang tangan Lan Yue. Keduanya memasuki rumah harta dengan perasaan campur aduk.


Di dalam rumah harta, mata mereka dimanjakan oleh barang berkualitas dan ada beberapa yang cukup langka.


Sejak mereka sampai di ibukota Kekaisaran Beiling, mereka telah mendengar reputasi rumah harta yang bahkan bisa menyediakan harta langka yang tidak mudah di dapat.


Melihat barang yang dipajang di lantai 1 rumah harta dan harga yang tertera, Lan Yue merasa luar biasa. Pasalnya barang tersebut cukup langka dan tidak ada barang umum.

__ADS_1


Pandangan Lan Yue jatuh pada artefak pertahanan yang tidak lain adalah pakaian yang tampak untuk pasangan dengan model yang agak unik.


“Suami, ingin itu!!”


Jing Lei melihat ke arah yang ditunjuk oleh Lan Yue, dia tersenyum dan mengangguk.


Pelayan yang bertugas langsung mendekat dan membantu untuk melepas pakaian pasangan tersebut dari patung pajangan.


Meski Jing Lei dan Lan Yue masih belum membayar, pelayan tersebut tidak marah dan dengan ramah memperkenalkan beberapa barang pasangan.


“Tuan, Nyonya, selain artefak pertahanan ini, rumah harta juga menyediakan senjata pasangan dengan model baru, dan senjata ini untuk sementara hanya tersedia di Kekaisaran Beiling dan Kekaisaran Taiyang di benua Weixiang.”


Keduanya menatap pelayan tersebut dengan rasa ingin tahu dan itu membuat pelayan yang tidak lain adalah salah satu anggota Xiwang Hua tersenyum.


“Mari ikuti saya.”


Dia tidak mengatakan lebih banyak, tapi langsung mengajak keduanya ke tempat di mana senjata tersebut berada.


Begitu mereka sampai, dan Jing Lei melihat senjata yang dimaksud, dia tercengang dan terkejut. Senjata yang tidak lain adalah senjata api yang disebut elang gurun di dunia asalnya, tapi ketika melihat nama senjata tersebut terukir jelas dengan nomor serinya, dia mengernyit dan berpikir dalam hatinya.


“Ternyata tidak hanya aku yang mengalami hal aneh seperti jiwa berpindah dunia, ternyata ada orang lain juga yang mengalami hal yang sama. Aku hanya tidak tahu apakah aku mengenal orang tersebut atau tidak, tapi setidaknya dengan senjata api ini bisa mengobati rasa rinduku pada rekan tim yang gugur bersamaku.”


Jing Lei tanpa ragu langsung membeli senjata api tersebut dan hal itu membuat Lan Yue merasa bingung, karena dirinya tidak tahu cara menggunakan senjata tersebut. Tentu saja dia tidak melupakan pelurunya.

__ADS_1


“Nona, kalau bisa, aku beli bersama pelurunya.”


“Ya, Tuan.”


__ADS_2