Iblis Wanita Jenius

Iblis Wanita Jenius
Melawan Monster Air


__ADS_3

Tepat tengah malam, Qi Lan Xia dan Bai Wei Xiang keluar dari kediaman pemimpin desa.


Keduanya menyelinap melalui jendela dan menggunakan ilmu meringankan tubuh, berlari di atap rumah penduduk hingga sampai di sungai yang dimaksud.


Di sana sudah menunggu Feng Zi Hao dan Shangguang Yun Yi.


"Kalian akhirnya datang!"


"Tentu Yi, kami pasti datang."


"Lalu di mana monster airnya?"


"Xia, kamu selalu sangat tidak sabar ya."


"Hehehe, tapi seperti biasa, biarkan kami yang menaklukkannya. Jika kami dalam bahaya barulah kalian membantu kami."


"Tentu Xiang'er.”


Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia mendekat ke arah sungai di mana ada monster air di sana.


Mereka mulai mengganggu ketenangan monster tersebut hingga beberapa menit.


Air yang awalnya hanya memiliki riak kecil perlahan riaknya menjadi gelombang kecil kemudian perlahan membesar.


Brusssssh


Roaaaaaarrrr


Percikan air sungai disertai raungan marah monster air memecah keheningan malam.


Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia dapat melihat makhluk tersebut, seluruh tubuhnya berwarna biru keperakan dan bentuk tubuhnya sangat panjang dan besar kemudian kepalanya menyerupai kepala Naga.


Memandang sebentar saja, mereka tahu jika kedua makhluk tersebut berada di peringkat Saint aura Hijau.


"Naga air?"


Mendengar pertanyaan tak pasti Bai Wei Xiang, Shangguang Yun Yi tersenyum simpul penuh makna.


"Bagaimana? Sangat langka kan?" Yun Yi


"Tapi kalian harus menaklukkan mereka." Zi Hao.


Raut wajah keduanya seketika menjadi serius. Kedua monster air tersebut meraung marah pada Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia.


Keduanya segera mengambil pedang mereka dan mengalirkan qi mereka pada pedang.


Pedang keduanya bersinar dan ketajamannya meningkat.


Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia langsung berpencar setelah memilih lawan.

__ADS_1


Bai Wei Xiang dengan gesit terbang dan menyerang monster air yang menjadi lawannya. Monster air itu juga tidak tinggal diam dan menyerang Bai Wei Xiang. Dengan gerakan berputar di udara, Bai Wei Xiang menggores kulit binatang air yang menjadi lawannya.


Brukg


Tanpa diduga, Bai Wei Xiang terlempar akibat hantaman monster air yang sedang berhadapan dengannya.


Boooom.


Pohon yang menjadi sandaran Bai Wei Xian seketika hancur dihantam oleh ekor milik monster air. Beruntung dia menghindar dengan cepat, tapi masih terkena efeknya.


Darah perlahan mengalir dari sela bibirnya, dia tersenyum. Atau lebih tepatnya menyeringai, kembali memposisikan pedang dalam posisi bertarung.


Shadow Eternal ice Sword


Perlahan terbentuk bayangan dari pedang milik Bai Wei Xiang dalam bentuk es dan langsung menyerang ke arah monster air.


Roaaaaaarrrr


Monster air yang menjadi lawan Bai Wei Xiang meraung kesakitan merasakan kulitnya diiris oleh banyak pedang es milik Bai Wei Xiang.


Freze


Perlahan air di sekitar monster air membeku dan membatasi pergerakan miliknya. Meskipun Bai Wei Xiang mengalami cedera, tapi dia masih menyunggingkan senyum.


Dia melompat ke udara menyamakan tingginya dengan Monster air tersebut.


Memegang kepala monster air dan menggumam pelan, Bai Wei Xiang tidak langsung mengontraknya, tapi menjinakkan terlebih dahulu.


*Aku Nanggong Zi Xiang mengontrakmu menjadi partnerku dalam pertempuran, berjanji tidak akan memperlakukanmu dengan tidak adil.*


Seolah tersihir dengan kata yang terdengar di kepalanya, monster laut juga mengikuti prosedur kontrak dan kontrak keduanya terbentuk.


Hal serupa juga terjadi dengan Qi Lan Xia, dia juga telah berhasil menaklukkan monster laut yang menjadi lawannya.


"Kau akanku panggil Ling Yi."


"Ya, master."


Segera Ling Yi menghilang dari hadapan Bai Wei Xiang, Bai Wei Xiang berbalik dan memberikan senyum lebar pada kedua Lord yang menyaksikan dirinya dan Qi Lan Xia bertempur.


"Uhuk."


Bai Wei Xiang tiba-tiba terbatuk dan mengeluarkan darah.


"Cih, sepertinya cedera internal?"


Dia dengan cepat mengambil pil untuk memulihkan cedera internal miliknya.


Setelah menelan pil tersebut, dia akhirnya bernapas lega.

__ADS_1


Qi Lan Xia juga segera mendekati mereka. Kemudian Feng Zi Hao mengeluarkan tubuh monster air tingkat rendah dan menaruhnya di sisi sungai.


Mereka berdua kemudian menggendong Qi Lan Xia dan Bai Wei Xiang dan kembali dengan cepat ke rumah milik pemimpin desa.


Setelah itu malam hening kembali dan dengan perlahan digantikan dengan pagi cerah.


Xu Han Ming, Lu An Ran dan Yin Xu Jin beserta Qi Lan Xia dan Bai Wei Xiang sedang menikmati sarapan.


Begitu mereka selesai sarapan, mereka segera bergerak menuju sungai.


Saat sampai, wajah lima orang itu terkejut melihat tubuh monster air yang tak bernyawa.


Xu Han Ming mengamati ekspresi mereka semua dan dia tahu jika junior dan kedua temannya tidak mengetahui perihal tubuh monster air tersebut.


Dia kemudian mengamati sekeliling dan mendapati bekas pertarungan sengit. Tidak jauh dari posisi monster air, mereka bisa melihat tubuh monster lain yang merupakan monster amfibi.


"Sepertinya semalam ada yang membunuh monster ini. Ayo kembali dan bawah tubuh kedua monster jelek ini." Xu Han Ming tidak mengerti kenapa, tapi tidak masalah.


Mereka segera membawa tubuh monster air yang telah mati ke depan warga.


Segera kertas misi mereka dinyatakan selesai dan pemimpin desa memberikan mereka token yang menandakan jika mereka telah menyelesaikan misi.


"Terima kasih atas kerja kerasnya."


"Tidak apa-apa tetua, keselamatan warga adalah prioritas." Yin Xu Jin menepuk bahu pemimpin desa.


Setelah itu mereka pamit dan kembali ke Akademi. Sepanjang perjalanan, Xu Han Ming memikirkan tubuh monster yang dia temukan dan efek pertarungan yang tidak mungkin dihasilkan oleh monster air tingkat rendah seperti itu.


"Sepertinya ada sesuatu yang terlewat."


"Maksud senior Xu?"


"Junior Qi, aku tahu kalian cerdas. Tubuh monster air yang kita temukan dan efek pertarungan yang dihasilkan tidak sepadan. Menurut kalian apa yang terjadi?"


"Masuk akal, tapi kita telah mengecek lokasi dan tidak ada tanda-tanda monster air lainnya kan?"


"Menurutku, mungkin mereka mengambil monster air tersebut dan menukarnya dengan tubuh monster lain. Bukan begitu Junior Bai, Junior Qi."


Keduanya seketika berwajah datar memandang Lu An Ran yang tersenyum jahil.


"Sepertinya dugaan Senior Lu ada benarnya." Qi Lan Xia


"Aku melihatnya loh tadi malam. Nyonya Devil Lord dan Nyonya Hell Lord." keduanya kemudian menghela napas.


"Melihat kalian bertarung dengan Monster Air peringkat Saint aura Hijau membuatku sadar jika kita hanya perlu mengandalkan diri sendiri. Lagi pula kalian sebenarnya bisa saja menangkap monster air tersebut tanpa kesusahan dengan bantuan kekasih kalian, tapi kalian lebih memilih mengandalkan diri sendiri."


"Senior Lu, siapa Anda sebenarnya? Kami bahkan tidak menyadari keberadaan Anda."


"Ooo kalian akan tahu nanti, kakak Ming dan kakak Jin juga sama sepertiku.”

__ADS_1


*Aska


__ADS_2