
“Baiklah, kedua benda ini akan aman bersamaku.”
Hinata tersenyum dan memeluk Yuan Haocun. Jika dia bisa mengakses ruang antariksa, tentu dia akan menyimpan di dalam sana, tapi untuk sementara ruang antariksa dikunci.
Bai Wei Xiang juga menyerahkan kalung liontin miliknya pada Yun Yi, Yun Yi sendiri terkekeh dan mengacak rambut Bai Wei Xiang.
Hinata dan Ao Xue terdiam melihat Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia yang tidak merasa mual ketika bersentuhan kulit dengan kekasih mereka.
“Tidak perlu heran, dari awal mereka bertemu, entah mengapa A Xiang dan Xia'er tidak memiliki rasa jijik pada Yun Yi dan Zi Hao.”
Hongli menjelaskan, dan itu membuat Hinata dan Ao Xue menatap kedua gadis itu penuh arti.
Mereka berpikir jika mereka hanya dilecehkan biasa, mereka tidak akan mengalami trauma seperti itu. Terlebih keduanya terbilang cukup kuat dan mereka tahu jika Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia bukan tipe gadis yang mengandalkan atau bersembunyi di belakang punggung orang lain.
Karena Hinata dan Ao Xue merasa jika mereka tidak menyembunyikan apa pun dari kekasih mereka, dia yakin jika Bai Wei Xiang tidak akan menyembunyikan apa pun.
“Jiejie, bolehkan aku bertanya?”
Bai Wei Xiang menatap Hinata dan mengangguk.
“Bisa ceritakan bagaimana kalian bisa mengalami trauma yang sangat hebat, hingga membuat kalian mual, tapi ketika bersentuhan dengan kekasih kalian, kalian tidak memiliki reaksi penolakan.”
__ADS_1
Bai Wei Xiang tertegun, sama halnya dengan Qi Lan Xia. Mereka berdua berharap tidak ada yang akan mengetahui kisah kelam mereka, tapi mereka juga tidak ingin berbohong pada orang terdekat mereka.
Mereka berdua menghela napas dan mulai menceritakan kisah mereka. Tentu saja mereka juga tidak menyembunyikan tentang kelahiran kembali mereka. Begitu mendengar jika keduanya mengatakan sekelompok pemuda datang di saat terakhir mereka dan 2 dari 5 orang tersebut menutupi tubuh mereka dengan kain dan menggendong mereka untuk menguburkan mereka di tempat yang terlihat indah. Meski mereka tidak bisa melihat dengan jelas, tapi mereka hafal aroma tubuh keduanya.
Hinata, Ao Xue, Yuan Haocun, Zhang Yuwen, Yun Yi, dan Zi Hao tidak pernah menyangka kehidupan kedua gadis itu begitu sengsara. Pantas saja, mereka memiliki reaksi yang begitu kuat ketika melakukan kontak fisik dengan orang lain, tapi hal ini tentu tidak berlaku jika mereka bersama kekasih mereka.
Mendengar kisah keduanya, Hinata dan Ao Xue sangat sedih. Jika orang-orang itu belum ditangani, mereka ingin membuat hidup orang-orang yang menganiaya Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia merasakan apa itu siksaan yang sesungguhnya. Mereka bahkan berpikir hukuman yang diberikan oleh Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia terhadap orang-orang itu masih sangat toleran.
Meski mereka merasa kasihan pada keduanya, baik Hinata dan Ao Xue tidak menunjukkan di permukaan. Mereka tahu jika Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia tidak ingin dikasihani.
Yun Yi dan Zi Hao memiliki wajah muram dan tinju mereka terkepal hingga buku jari mereka memutih. Jika mereka mengetahuinya lebih awal, mereka tentu tidak akan membiarkan Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia untuk membunuh orang-orang itu agar mereka bisa menyiksa orang-orang itu dengan cara yang paling mengerikan.
Mendengar ucapan Bai Wei Xiang dan anggukan persetujuan Qi Lan Xia membuat mereka tertekan. Hinata dan Ao Xue bahkan berpikir seandainya di dunia ini ada psikolog, mungkin mereka bisa menyembuhkan trauma mendalam kedua gadis itu, tapi sayang, di dunia saat ini tidak ada yang namanya psikolog.
Memikirkan tentang psikolog, Hinata langsung menatap Ao Xue. Tentu saja Ao Xue mengerti arti tatapan Hinata, dia kemudian memandang semua orang yang ada di ruangan dengan wajah serius.
“Aku mungkin memiliki cara untuk menyembuhkan trauma A Xiang dan Xia'er, tapi kita harus mencari keberadaan 2 binatang legenda yang tidak lain adalah harimau putih dan kura-kura hitam berekor ular.”
Mendengar ada harapan seperti itu, segera semua orang menatap Ao Xue. Mereka tidak tahu cara seperti apa yang dapat menyembuhkan trauma seperti itu.
Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia tertegun, sebenarnya ada cara untuk menyembuhkan mereka. Menyebutkan mereka berarti membantu mereka menghilangkan bayangan mengerikan itu. Mereka berdua saling memandang dan Bai Wei Xiang berbicara.
__ADS_1
“Tidak perlu mencari, Aku memiliki Bai Hu bersamaku, dan tuang kura-kura bersama Xia’er. Namun, apa hubungannya mereka dengan trauma kami?”
Hinata tidak berbicara, dan Ao Xue memilih menceritakan tentang dirinya di dunia modern.
“Aku juga seperti kalian, aku pernah mati sekali, tapi ini agak berbeda, karena jiwaku pernah terlahir kembali di dunia lain. Di dunia itu sangat canggih, dan ada yang disebut sebagai psikolog yang ahli dalam masalah trauma mendalam seperti yang kalian alami. Di dunia itu, aku merupakan seorang perwira yang setara dengan jenderal muda di dunia ini. Namun, aku meninggal dalam kecelakaan di mana pesawat yang membawa pasukan milikku meledak, tapi aku tidak mati dan kembali ke dunia ini ketika kedua putri jenderal Ning menyiksaku. Dan hubungannya dengan binatang legenda, karena jika 5 binatang legenda berkumpul, kita bisa menjelajahi dunia paralel sesuka kita, tapi syaratnya kita harus memiliki kekuatan yang cukup.”
Ucapan Ao Xue membuat Bai Wei Xiang menatap tak percaya, mereka kemudian melihat ke arah Hinata yang masih diam.
“Aku sama dengan Ao Xue.”
Tentu saja Ao Xue dan Hinata menyembunyikan fakta tentang mereka adalah jiwa dari dunia lain. Untuk tidak membuat Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia gelisah, mereka mengatakan jika mereka pernah mati sekali di tangan keluarga yang menyiksa mereka dan terlahir kembali di dunia lain. Namun, di dunia itu, mereka mati dan tidak menyangka mereka kembali ke dunia ini.
“Jiejie, Xia'er, kalian tidak perlu bersedih tentang kami. Hal itu menjadi berkah tersembunyi bagi kami, karena kami mempelajari banyak keterampilan di dunia itu yang tidak ada di dunia ini.”
Hinata tidak ingin kedua gadis itu merasa sedih dan tertekan. Faktanya pengalaman hidupnya tidak terlalu menyedihkan jika dibandingkan dengan pengalaman hidup Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia. Walaupun dia tidak mendapatkan kasih sayang dari keluarga Hyuuga, tapi dia masih memiliki ibu dan sahabat yang baik padanya.
“Jadi ayo menjadi kuat bersama. Setelah menyelesaikan urusan kita di dunia ini, kita akan pergi ke dunia itu untuk menyembuhkan kalian.”
Qi Lan Xia dan Bai Wei Xiang mengangguk. Tentu saja mereka tahu, masalah untuk menemukan orang tua kandung Bai Wei Xiang dan kembarannya tidak boleh ditunda terlalu lama.
Setidaknya itu yang dipikirkan oleh Qi Lan Xia. Dia tidak tahu jika Ao Xue dan Naruto juga harus mencari kebenaran tentang orang tua mereka
__ADS_1