
Tidak ada yang tahu Jika darah Hinata merupakan racun yang paling mematikan, karena darahnya pula, Hinata sangat kebal terhadap racun apa pun, hanya binatang kontraknya yang mengetahui keistimewaan darah Hinata.
Kali ini hanya kegilaan dan kegembiraan yang ada di manik ungu Hinata, Hinata juga terlihat bangga dan sangat keras kepala.
Ao Xue mundur dan membiarkan Hinata menjinakkan Kalajengking Api Merah terlebih dahulu.
Meski dia cemas, tapi dia percaya jika Hinata punya rencananya sendiri. Hal yang sama juga dialami oleh Keluarga Kekaisaran.
"Manusia, kau ingin bertaruh denganku? Bagaimana jika aku meracunimu, jika kau bisa bertahan, aku dan seluruh keturunanku akan menjanjikan kesetiaan mutlak padamu. Sebaliknya jika kau mati tidak ada yang menghalangiku untuk pergi."
Mendengar taruhan berat sebelah yang diajukan oleh Kalajengking Api Merah, membuat Hinata semakin bahagia dan bahkan tertawa terbahak-bahak.
Wajah Haocun sendiri sudah sangat gelap, tapi melihat kegembiraan Hinata, dia tidak berkata apa-apa.
"Hahahaha Kalajengking jelek, kau pikir aku idiot, dengan racun mematikanmu, siapa saja tidak akan bertahan selama 3 detik. Apa aku benar?" Wajah Kalajengking sangat jelek tidak menyangka jika ada yang sangat mengetahui efek racunnya.
"Tapi aku terima kondisimu, jika aku bisa bertahan dalam 3 detik, kau dan seluruh keturunanmu akan tunduk dan menjadi binatang kontrakku."
Di dalam ruang antariksa 7 lapis, Zi Bai, Zi Long, Zi Zi, dan Zi Mo menyeringai bahagia.
Hinata mengeluarkan gelas kosong dan memberikannya pada Kalajengking yang telah berubah menjadi gadis cantik yang terlihat sangat licik.
"Wujud manusiamu tidak buruk, aku akan memberimu nama Zi Yao hehehehe.."
Di dalam ruang, semua penghuni sudah tertawa terbahak-bahak, merasa kasihan pada Kalajengking Api Merah, yang hampir seluruh tubuhnya berwarna merah, tapi di beri nama Zi Yao.
Gelas sudah penuh dengan racun yang diisi oleh Kalajengking Api Merah dan Hinata memandang dengan gembira gelas tersebut membuat Kalajengking Api Merah memiliki firasat buruk.
"Imouto, jangan konyol!" Ji Jiu sangat cemas dan khawatir.
"Dage percayalah, aku tidak akan melakukan sesuatu jika aku tidak memiliki kemampuan."
Tanpa memedulikan reaksi semua orang dan di bawah pengawasan semua orang, Hinata meminum habis racun yang berada di gelas tersebut.
__ADS_1
Bukannya merasa tidak nyaman, tapi Hinata merasa ada arus hangat yang perlahan mengalir di dalam Meridiannya dan mengisi dantiannya.
Kalajengking Api Merah mengawasi Hinata dari awal sampai akhir, memastikan Jika Hinata meminum racunnya.
"Racunmu tidak buruk, beri aku satu gelas lagi, aku merasa akan memasuki terobosan."
Semua yang menyaksikan hal itu tercengang dan tidak bisa berkata-kata, bahkan Kalajengking Api Merah sangat malu karena rencananya tidak berhasil.
Dia langsung berlutut dengan satu lutut serta satu tangan berada di dada di mana jantungnya berada.
"Mulai saat ini aku Zi Yao, Kalajengking Api Merah dan seluruh keturunan hanya akan setia pada Tuan."
Hinata tersenyum lembut dan membelai kepala Kalajengking Api Merah.
"Kau bisa memanggilku Zi Hua seperti yang lainnya." Hinata melukai tangannya dan memberikan darahnya di kening Zi Yao dan tanda kontrak terbentuk.
Setelah kontrak selesai Hinata menatap keluarganya dan pemuda yang akan menjadi suaminya.
"Aku akan memberitahu rahasiaku pada kalian semua, Aku Zi Hua kebal terhadap semua jenis racun, karena darahku merupakan racun mematikan di seluruh alam ini, mengonsumsi racun sama dengan memberikanku Qi Spiritual tambahan hehehe, maaf membuat kalian cemas."
Ao Xue tersenyum kecil memandang Singa Api Emas yang terlihat sombong, dia mengeluarkan Recovery Soul Water dan melangkah menuju kandang Singa Api Emas.
"Menjadi Kontraktualku dan kau akan sejahtera."
Meskipun Singa Api Emas sombong, tapi melihat kebanggaan yang sama dengan Hinata melekat pada Ao Xue membuatnya sedikit ragu.
Melihat keraguan Singa Api Emas membuat Ao Xue tersenyum lebar dan memberikan botol giok yang berisi Recovery Soul Water.
"Bersedia menjadi Kontraktualku?" melihat Botol yang diberikan Ao Xue dan perkataan Ao Xue membuat Sang Singa memandangnya penuh arti, tapi saat membuka botol tersebut, tidak ada lagi jejak kebanggaan yang melekat yang ada hanya kepatuhan.
Singa Api Emas masih terluka akibat pertempurannya bersama 2 pemuda yang menempatkannya dalam kurungan, saat melihat Recovery Soul Water, itu membuatnya sangat bahagia.
Ao Xue beruntung masih memiliki banyak Recovery Soul Water, tentu Hinata tahu itu dan dia tidak masalah.
__ADS_1
Singa Api Emas juga mengambil posisi seperti Kalajengking Api Merah, Ao Xue tidak menunggu lagi dan melakukan ritual kontrak.
Setelah semua selesai, Yuwen dan Haocun berlutut dengan satu lutut di depan Kaisar membuat Kaisar sedikit canggung, pasalnya gelar kedua calon menantunya lebih terhormat dari gelarnya sendiri.
"3 Tahun dari sekarang, aku akan menikahi Zi Hua dengan pesta yang paling megah."
Yuwen juga mengucapkan hal yang sama, setidaknya hadiah pertunangan telah dikirim dan semua disimpan di Istana Bulan kediaman Hinata dan Ao Xue.
"Bangun, aku merestui kalian. Namun, kalian harus tahu, meski Hua'er dan Xue'er bukanlah putri kandungku, tapi aku menyayangi mereka seperti Putriku sendiri jadi jangan kecewakan aku dengan menyakiti mereka."
"Fuhuang harap yakin, Menantu tidak akan mengecewakan Anda.”
Para pangeran mengangguk puas, tapi mereka juga memiliki kesedihan mereka sendiri, merasa kehilangan adik kesayangan mereka.
...
Sebulan berlalu dan kini Naruto berada dipuncak gunung kabut menunggu 200 orang yang diperintahkan untuk melatih fisik tanpa menggunakan kekuatan spiritual.
Naruto juga ditemani oleh Akuma yang setia di sampingnya sambil memainkan HuaYunXue 003.
Dari jauh, sudah terdengar suara gemeresik dan suara terengah-engah menandakan jika 200 orang mendekat.
Saat semua sampai, Naruto sangat terkejut karena 200 orang itu tidak ada yang kurang, meski pun dipenuhi oleh luka, tapi semangat dan tekad mereka berkobar.
Naruto tidak berharap jika 200 orang itu akan tiba dengan jumlah yang sama, tapi siapa sangka sedari awal orang-orang ini telah memberikan kesetiaan padanya.
Naruto terharu dan dia tersenyum tulus memandang 200 orang itu. Jika seperti ini, maka tidak diragukan lagi jika kelompok mafia yang akan dia bangun tidaklah lemah dan bukan macan kertas.
"Selamat karena berhasil melalui tantangan yang aku berikan. Mulai hari ini kita semua adalah keluarga dan satu tubuh, satu sakit semua sakit, penghianat tidak dibutuhkan. Majulah satu persatu!"
Mereka tidak menolak dan satu persatu maju kemudian membungkuk di depan Naruto.
"Ulurkan tanganmu!"
__ADS_1
Saat orang pertama mengulurkan tangannya, Naruto kemudian mengukir tato kepala rubah berwarna Hitam menggunakan Qi Spiritualnya.
Begitu terus hingga sampai pada orang terakhir..