Iblis Wanita Jenius

Iblis Wanita Jenius
Persiapan


__ADS_3

Ji Xuan, Ji Jiu, Ji Liang, Ji Hui dan Ji Chen yang mendapat kabar, jika kedua adik perempuan mereka akan bertunangan seolah kebakaran jenggot.


Kelima orang itu segera meminta izin pada guru mereka dan kembali ke Kekaisaran Taiyang secepat mungkin.


Dalam pikiran mereka sama, yaitu ingin mengetahui pemuda seperti apa yang ingin mempersunting kedua adik perempuan mereka, padahal mereka belum cukup memanjakan Hinata dan Ao Xue, setidaknya itulah yang mereka pikirkan.


Mereka sebagai kakak laki-laki tidak ingin adik perempuan yang mereka manjakan akan berakhir dengan sakit hati dan kesedihan mendalam, sudah cukup penderitaan yang dialami oleh kedua adik perempuan mereka, mereka tidak ingin melihat keduanya dalam keadaan terpuruk sekali lagi.


Jika Hinata dan Ao Xue mengetahui apa yang dipikirkan oleh kelima kakak laki-laki mereka, mereka awalnya akan memutar mata bosan, hingga merasa hangat di dalam hati, karena begitu diperhatikan oleh kakak laki-laki mereka.


Di sisi lain, Yuwen dan Haocun sibuk menyiapkan hadiah pertunangan, segala macam harta berharga dikumpulkan, tidak lupa berbagai herbal langka dan material persenjataan juga dikumpulkan sebagai hadiah pertunangan.


hadiah pertunangan yang sangat banyak itu membuat Hongli, Yun Yi dan Zi Hao merasa tidak bisa berkata-kata.


"Beristirahatlah sejenak. Oh ya, bagaimana dengan balasan surat Yun yang dikirim untuk Hua dan Xue."


Haocun mengeluarkan surat dan memberikannya pada Hongli dan Yuwen mengeluarkan kotak brokat yang berisi HuaYunXue 003 di dalamnya.


"Pergilah dan berikan ini pada Yunyun, dia pasti akan bahagia."


"Cun, kau mengusirku."


"Li, aku tidak mengusirmu, tapi lebih cepat kau menyampaikan kedua benda itu, Yun pasti akan sangat bahagia."


"Kau yakin?"


"Sangat yakin, pergilah! biarkan kami menyiapkan semua hadiah pertunangan untuk Hua dan Xue. Kau sih enak sudah mau jadi ayah, sedangkan kami masih harus melalui pernikahan dulu."


Wajah Hongli memerah dan langsung menghilang di udara tipis.


"Siapkan dengan cermat hadiah pertunangan kalian, aku dan Yun Yi akan pergi mengurus sekte yang tidak baik itu dan membantu Xiang dan Xia menangkap musuh mereka agar mereka menyiksa tanpa ampun."


"Ya, semoga mereka bisa bertemu dalam 2 tahun lagi."

__ADS_1


"Hmmp."


Yun Yi dan Zi Hao juga menghilang di udara tipis menyisakan Haocun dan Yewen yang masih melihat dan mempersiapkan hadiah pertunangan mereka.


...


Naruto sangat gembira melihat isi kotak brokat tersebut, dan saat melihat nama senjata itu, dia sedikit sweatdrop.


"Bunga Awan Bersalju? nama yang bagus, tapi orang yang membuat ini sangat mengetahui jenis senjata api yang aku sukai."


"Bacalah surat yang mereka kirim terlebih dahulu." Naruto memandang Hongli dan mengangguk.


"Hai Dobe.


Aku tak menyangka kau yang mendominasi setiap wanita dan meniduri berbagai macam Uke akan menjadi seorang ibu, betapa aku ingin tertawa, tapi selamat dan jaga baik-baik keponakanku."


Tangan Naruto gemetar dan matanya terus terpaku pada surat tersebut.


"Sadako sialaaaan." Meskipun dia mengumpat, ada jejak kegembiraan di kedua manik biru itu. Naruto kembali melanjutkan membaca surat tersebut.


"Jenderal Long Ao Xue?" Naruto seketika berbinar. Bukan rahasia di antara dia dan Hinata, jika keduanya mengagumi jenderal wanita muda itu.


Bahkan Naruto pernah berniat menjadikan jenderal muda itu sebagai istrinya, tapi dia dihajar habis-habisan oleh Hinata.


"Tentang binatang Legenda, dari membaca suratmu. Aku yakin kau memiliki satu, tapi aku tidak tahu jenis apa itu, aku memiliki Zi Long sang Azure Dragon sebagai binatang kontrakku dan Xue memiliki Suzaku sebagai binatang kontraknya, dengan begitu kita hanya perlu mencari 2 pemilik lainnya."


Sampai di sini Naruto sangat gembira, jadi dia tidak harus repot mencari tahu empat, tapi dia hanya perlu mencari 2 lagi.


"Jangan lupa, kita juga harus menjadi kuat agar bisa pergi melintasi ruang dan waktu. Jika hanya kemampuan kita saat ini, aku yakin kita hanya akan mati. Aku dan Xue juga masih perlu mencari siapa orang tua kami yang sebenarnya. Oh satu lagi, hilangkan kebiasaanmu saat mabuk yang akan menyerang siapa saja, dulu kau bahkan hampir menyerangku, jika aku tidak melumpuhkan juniornya pada waktu itu, aku jamin kau sudah mati di tanganku."


Naruto tertawa canggung, dan bergumam tak jelas.


"Hei, aku sudah kena batunya tahu."

__ADS_1


"Mari berlatih dan menjadi kuat hingga waktu akan mempertemukan kita kembali. Namun, setidaknya aku tahu jika kau juga berada di dunia ini. Untuk kelompok mafiamu nanti, tolong jangan beri nama norak seperti saat di kehidupan sebelumnya dan biarkan aku yang akan menamai kelompok mafia ini nanti.


Salam sayang dari Hyuuga Hinata/ Zi Hua."


"Apa yang dia tulis di sana? Kenapa aku tidak bisa membaca?”


"Lupakan, ini adalah bahasa rahasia kami."


"Baiklah, tapi apa yang mereka katakan?"


"Mereka setuju untuk bekerja sama denganku dan Hua merupakan sahabatku di kehidupan sebelumnya."


"Jadi begitu."


"Ya.”


Percakapan mereka terus berlanjut dan Naruto tengah asyik bermanja-manja di pelukan Hongli.


...


Hinata dan Ao Xue memandang datar pada kelima kakak laki-lakinya yang saat ini mengajukan banyak pertanyaan pada mereka.


"Dari pada menghawatirkan kami, kenapa kalian tidak memperhatikan diri kalian yang masih belum menemukan wanita sebagai istri kalian. Terutama untukmu Dage, kapan kau akan mengambil Putri mahkota, hmmp?"


"Tenang saja, kami tidak akan menikah sebelum kalian menemukan pasangan kalian."


Kelima pemuda tampan itu menjadi blank dengan ucapan kedua adik perempuan mereka.


"Untuk menjawab semua pertanyaan kalian, yang jelasnya mereka sangat tampan dan bukan kuda jantan. Mereka sama dengan kalian yang masih bersih dan polos, mereka juga berjanji akan menjadikan kami satu-satunya wanita di sekitar mereka. Untuk siapa identitas mereka, kakak berlima akan mengetahuinya besok."


Kelima pemuda itu akhirnya lega mendengar apa yang dikatakan Ao Xue, mereka tidak ingin adik mereka merasakan sakit hati.


"Hua, Xue kau bisa tenang. Untuk kandidat Putri Mahkota, Dage telah memiliki calon. Tinggal mengamatinya saja dan memastikan jika dia benar-benar cocok."

__ADS_1


Semua memandang Ji Jiu dengan antusias, pasalnya mereka sangat ingin tahu siapa gadis beruntung itu.


"Tidak perlu terlalu penasaran, jika waktunya tiba, aku akan memperkenalkan dia pada kalian."


__ADS_2