
Mereka tidak menyangka ada gadis lain yang mengetahui teknik formasi tersebut, tapi ketika mereka melihat pola yang digambar keduanya, mereka mengernyit, karena pola formasi array milik Ao Xue dan Qi Lan Xia sangat berbeda.
Tepat ketika dupa terakhir hampir padam, pedang yang melayang di atas kaldron berubah menjadi tusuk konde dengan penampilan sederhana.
Adapun cambuk Qi Lan Xia tiba-tiba menjadi sabuk kain khusus untuk dipakai oleh perempuan.
Para penyelenggara dan mereka dari lembaga persenjataan menatap tak percaya pada 2 senjata yang berhasil yg oleh 2 gadis kecil dari 2 sekte berbeda.
Melihat senjata yang bisa disamarkan seperti itu, Nangong Fu Tian menatap takjub. Dia pernah membaca buku tentang senjata yang bisa disamarkan, tapi dia tahu jika teknik formasi array telah hilang, dan sama sekali tidak terlihat di alam Nirvana.
Walaupun dia merupakan jenius pemurnian senjata terkenal di alam Nirvana, dia sama sekali tidak mengetahui teknik formasi array yang digunakan Ao Xue dan Qi Lan Xia.
Setelah waktu habis, hanya 6 orang yang berhasil lulus, itu termasuk Ao Xue dan Qi Lan Xia.
Pengumuman untuk pertandingan alkimia dan persenjataan memang tidak langsung diumumkan, tapi mereka jelas melihat jika di dua pertandingan itu, Sekte Musim Semi dan Sekte Bulan Darah tentu berada di urutan pertama.
Usai pertandingan, semua orang langsung pergi melakukan kegiatan mereka masing-masing. Namun, yang menjadi topik hangat masih seputar turnamen 10 tahunan.
Besok adalah pertandingan bela diri yang sangat mungkin para peserta akan kehilangan nyawa mereka di arena, meski mereka pernah melihat beberapa orang kehilangan nyawa ketika pertandingan pertama, yaitu penjinakan binatang, tapi mereka tidak tahu jika pertandingan Alkimia sempat merenggut nyawa Hinata dan Bai Wei Xiang, tapi beruntung keduanya meminum pil yang dibuat oleh Hinata ketika pertandingan hingga nyawa mereka terselamatkan.
Di restoran bahkan banyak yang membicarakan tentang sekte dari benua mana yang lebih kuat. Mereka mengakui memang murid dari beberapa sekte terlihat cantik dan tampan, terutama mereka dari sekte Angin Musim Semi, Sekte Pagoda Putih, Sekte Seribu Racun, Sekte Lembah Obat, Sekte Bintang Kutub, Sekte Bulan Darah, dan beberapa sekte lainnya.
Terutama Sekte Bulan Darah, karena Zhu Jian sendiri merupakan seorang pengontrol wajah. Walau kau berbakat, tapi jika kau tidak tampan atau cantik, kau tidak akan diterima. Jika pada dasarnya wajahmu tampan dan cantik, tapi kau membuat menjadi jelek sedemikian rupa, kau akan tetap diterima dan mereka punya cara untuk membuat wajah jelek kembali normal.
“Aku penasaran sekte dari benua mana yang paling kuat.”
__ADS_1
“Akan sangat disayangkan ketampanan dan kecantikan mereka jika mereka mati di pertandingan nanti.”
“Daripada membicarakan siapa yang akan menang, bagaimana jika kita pergi ke rumah judi untuk melihat sekte mana yang diandalkan sebelum undian keluar.”
Segera mereka setuju dengan saran salah satu dari pengunjung restoran, dan mereka berencana untuk pergi ke rumah judi untuk bertaruh.
Memang mereka belum tahu sekte mana melawan sekte mana, tapi tentu akan ada daftar sekte terkuat berdasarkan penilaian dari tiga pertandingan pertama.
Tidak memedulikan antusiasme orang-orang, Zhu Tian Mo dan yang lainnya memilih kembali ke penginapan. Mereka juga berencana untuk makan di restoran penginapan. Mereka tidak berkeliling karena ingin mengetahui apakah Hinata telah kembali atau belum.
Begitu sampai di penginapan, Ao Xue langsung pergi ke kamar dan mendapati Hinata tengah berkultivasi. Melihat kulit Hinata yang tampak normal, dia menghala napas lega.
Tidak ada yang tahu betapa dia sangat takut jika terjadi sesuatu pada Hinata. Selain Hinata adalah saudarinya, Hinata juga merupakan orang dari dunia yang sama dengannya. Jika terjadi sesuatu pada Hinata, dia tidak tahu harus berbuat apa.
Walaupun dia memiliki Zhang Yuwen sebagai kekasih dan masih ada Naruto yang berasal dari dunia yang sama, tapi itu sangat berbeda dengan Hinata. Dia mengakui walaupun dia mandiri dalam segala hal, tapi ketika sampai di dunia yang tidak dia kenali, dan bertemu Hinata untuk pertama kali, jauh di lubuk hatinya, dia sangat bergantung pada Hinata. Jika Hinata tak ada, dia akan menjadi sosok yang kehilangan arah.
“Hua, aku sangat takut kehilanganmu.”
“Tidak apa-apa, aku baik-baik saja sekarang. Bagaimana pertandinganmu hari ini?”
“Berjalan lancar, tapi apakah kau bisa ikut bertanding besok?”
“Aku akan hadir, tapi untuk saat ini aku tidak akan langsung ikut bertarung di arena.”
Ao Xue mengangguk, dia berpikir wajar jika Hinata belum turun untuk bertarung saat ini, karena kemungkinan masih ada gejala sisa dari cedera yang dialami Hinata.
__ADS_1
Keduanya mengobrol hingga mereka mendengar ketukan pintu, segera saja Ai Xue membiarkan mereka masuk.
Melihat siapa yang datang, Hinata tersenyum lembut, tapi untuk beberapa detik, masih ada kilatan aneh melintas di manik ungunya.
Di luar, ada Zhu Jian, semua murid Sekte Bulan Darah yang ikut bertanding, ada juga 5 pangeran yang tampak khawatir. Bahkan Meng Qi Ying juga ada, yang tidak terpikirkan oleh Hinata dan Ao Xue adalah kehadiran Nangong Fu Tian dan Long Ao Rong.
Melihat Hinata tersenyum lembut pada mereka, mereka menghela napas lega. Dengan cepat Zhu Jian menghampiri Hinata dan membawanya ke dalam pelukannya.
“Hua'er, tolong jangan buat ayah khawatir. Ayah tidak ingin merasakan kehilangan lagi.”
Hinata merasa hangat, kehangatan seorang ayah yang dia rasakan dari Zhu Jian dan Kaisar Kekaisaran Taiyang tidak dapat dia peroleh dari Hiashi di dunia modern.
“Maaf ayah, tapi Hua tidak berjanji tidak membuat Anda khawatir.”
“Gadis nakal.”
Hinata terkekeh dan tato bulan sabit yang meneteskan darah di antara kedua alisnya memancarkan kilau merah, tapi itu hanya sekilas.
Zhu Tian Mo terkekeh dan menyentil dahi Hinata begitu Zhu Jian melepaskan Hinata dari pelukannya.
“Awas saja jika lain kali kau bertindak ceroboh seperti itu. Bukan hanya aku yang akan menghukummu, tapi 5 pangeran posesif juga akan ambil bagian.”
Menatap Zhu Tian Mo, dia kemudian mengalihkan pandangannya pada 5 pangeran tertentu yang sedang menyeringai. Membayangkan apa yang dilakukan oleh Ji Xuan dan yang lainnya di dalam benaknya, Hinata langsung bergidik.
Dia segera menghampiri Ji Xuan dan yang lainnya dan tersenyum menyanjung.
__ADS_1
“Hehehe Dage, Anii-sama, Aniki, Nii-san, Gege, jangan marah ya. Aku tidak akan membuat kalian khawatir.”
Ji Jiu, Ji Chen, Ji Liang, Ji Hui, dan Ji Xuan tersenyum tipis dan menarik Hinata ke dalam pelukan mereka. Tentu mereka tidak sanggup jika harus kehilangan Hinata, pasalnya dengan hadirnya Hinata di dalam keluarga Kekaisaran Taiyang, mereka merasakan kebahagiaan yang tidak pernah mereka rasakan. Bahkan Hinata bisa membuat ayah Kaisar mereka tertawa terbahak-bahak.