Ibu, Aku Juga Anakmu

Ibu, Aku Juga Anakmu
Bab 12. Kencan


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan 🌟🌟🌟🌟🌟. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Bab 12


"Aku punya sesuatu untukmu. Paketnya besok akan datang ke sini. Gunakan barang itu sebaik mungkin," kata Tama masih berbisik.


"Apa itu?" tanya Pelangi penasaran.


"Sesuatu yang akan kamu sukai," jawab Tama sambil menatap Pelangi tanpa melepaskan pelukannya.


"Ehem!" Awan berdeham dengan keras dan membuat kedua sejoli itu langsung melepaskan pelukan hangat mereka.


Pelangi dan Tama memisahkan diri sambil menunduk. Keduanya menjadi salah tingkah dan merasa malu.


"Jaga diri baik-baik, ya!" ucap Tama sebelum pergi dengan menaiki motornya.


Pelangi dan yang lain yang menatap kepergian Tama. Mereka merasa kehilangan dengan pulangnya Tama ke kotanya sendiri.


"Kak Embun, kenapa menangis?" tanya Lembayung.


"Kamu anak kecil, mana tahu perasaan aku saat ini," balas Embun ketus.


Lembayung hanya mengangkat kedua bahunya, saat embun memasuki rumah sambil berlari. Bagi Lembayung, Embun itu sering berbuat hal yang aneh belakangan ini.

__ADS_1


Pelangi masuk ke dalam kamarnya dan membuka kertas yang tadi diselipkan oleh Tama pada tangan. Dia pun membukanya dengan perlahan. Terlihat tulisan Tama yang rapi meski tidak terlalu bagus.


Untuk Pelangi Si Gadis Ceria


Aku sebenarnya ingin mengajak kamu pergi berdua saja sebelum aku pulang ke kotaku. Akan tetapi Embun dan Lembayung selalu saja mengikuti aku. Sehingga tidak punya kesempatan untuk bicara denganmu. Aku tunggu kamu di jembatan. Tentunya aku berharap kamu bisa menemui aku.


Aditama (Kak Tama)


Pelangi pun bergegas mengambil jaketnya dan berlari keluar rumah. Entah kenapa dia juga ingin bertemu dengan Tama sebelum laki-laki itu kembali ke kotanya.


"Pelangi, kamu mau ke mana?" teriak Senja saat melihat putrinya itu berlari keluar rumah.


"Aku ada perlu sebentar, Bu," balas Pelangi.


Pelangi terus berlari ke arah jembatan yang tidak jauh dari rumahnya. Terlihat di sana ada Tama sedang duduk di atas motornya.


"Terima kasih kamu mau menemui aku," ucap Tama sambil berbisik di telinga Pelangi.


"Ada apa? Kenapa Kakak ingin bertemu dengan aku?" tanya Pelangi.


"Aku ingin mengajakmu jalan-jalan ke suatu tempat," jawab Tama sambil menggandeng tangan Pelan, lalu menuju ke motornya.


***


Pelangi merasa sangat senang saat Tama mengajak dirinya taman bermain yang ada di pusat kota itu. Mereka jalan-jalan di sana layaknya orang yang sedang berkencan.

__ADS_1


"Apa kamu ingin menaiki wahana permainan di sana?" tanya Tama pada Pelangi.


"Iya." Seumur hidup Pelangi baru sekarang menginjakkan kakinya di taman bermain yang terkenal ini.


Tama pun mengajak Pelangi untuk menaiki semua wahana yang ada di sana dan ingin di coba. Terlihat jelas pacaran kebahagiaan pada wajah kedua orang itu.


Selama mereka bermain di sana, Tama tidak pernah melepaskan genggaman tangannya dari tangan Pelangi. Dia begitu menjaga dan melindungi Pelangi, dari desakan orang-orang atau para pengunjung wisata.


"Ini sudah siang. Sebaiknya kita makan terlebih dahulu, untuk mengisi energi kita kembali," ajak Tama.


Saat makan Tama pun sesekali menyuapi Pelangi. Awalnya gadis itu menolak, tetapi akhirnya mau juga saat Tama memaksa menyuapinya secara langsung.


Pelangi pulang sore hari dan itu di antar oleh Tama sampai Jembatan. Keduanya merasa senang sudah menghabiskan waktu bersama.


"Kakak, hati-hati saat dalam perjalanan pulang nanti," ucap Pelangi.


"Iya. Kapan-kapan Kakak akan berkunjung lagi ke sini," balas Tama.


"Aku akan selalu menunggu kedatangan Kakak main ke rumah," kata Pelangi.


"Aku pergi dulu, ya."


Tama mencium kening Pelangi sebelum pergi. Ini membuat Pelangi deg-degan karena baru pertama kali ada yang mencium dirinya, meski hanya di kening.


***

__ADS_1


Apakah Pelangi akan ketahuan oleh orang rumah sudah pergi berkencan dengan Tama? Tunggu kelanjutannya, ya!


__ADS_2