Idol Or Mafia Elite Member

Idol Or Mafia Elite Member
Italia


__ADS_3

Telah tiba hari yang di tunggu yakni hari di mana Joon Woo berserta Jhonatan dkk terbang ke negara I. Tak ketinggalan para kru (yang bertugas sebagai MUA) dan 20 bodyguard ikut menemani perjalanan ke negara I.


Kini Jhonatan dkk telah sampai di bandara Incheon–Seoul. Di sepanjang pintu masuk menuju bandara terdapat bodyguard yang siap menjaga calon idol yang akan debut di bawah naungan agensi X milik Joon Woo. Ya walaupun Jhonatan dkk bisa menjaga diri dari musuh , tetap saja keamanan nomor satu.


Di balik penjagaan ketat terdapat rahasia besar yaitu tidak boleh ada yang tau bahwa calon idol nya merupakan anggota Mafia Black King yang di pimpin langsung oleh Joon Woo. Sangat sempurna bukan menutupi identitas aslinya.


Korea Selatan ke Italia menempuh perjalanan 12 jam 12 menit. Lagi lagi pesawat yang mereka tumpangi merupakan pesawat pribadi Joon Woo alis CEO agensi X. Joon Woo menyuruh anak buahnya yang menyamar jadi bodyguard untuk mengusir atau menghalau adanya Sasaeng Fans dan Dispatch.


Seperti biasa Jhonatan dkk asik dengan dunia nya sendiri seperti halnya Samuel yang sedang asik main game menggunakan earphone , Bernard membuat lagu di Tab nya , Jhonatan sedang menonton pertunjukan bola basket , Reyhan asik di alam mimpi , Destiya meluangkan waktu sebaik mungkin untuk membuat komik yang sempat Hiatus dan tokoh utamanya yaitu Liliy , ia sedang menonton Drakor yang sedang hitz yang berjudul bad and crazy.


"Aaa… bang Lee Dong-wook ganteng banget jadi pengen bibir nya hehe… " ujar Liliy.


" Plak" menepuk pipinya sendiri " sadar Liy dia udah om-om ya kali gue suka om-om. Tapi kalau bentuk nya kayak Lee Dong-wook bisa di bicarakan dulu" begitulah Liliy saat nonton Drakor yang ia fokuskan para pemain bukan jalan ceritanya.


...**...


Interior bagian dalam pesawat terbang bukan main tempat duduk yang biasanya 2 sampai 3 bangku. Yang ini beda jauh 1 orang 1 tempat duduk di dalam pesawat terdapat mini bar , kamar mandi dan juga ruang private yaitu tempat tidur yang di khususkan untuk Joon Woo seorang.


Dan satu lagi fitur yang tak kalah menakjubkan berupa setiap kursi penumpang di fasilitas kan berupa selimut , bantal , meja kecil , tv ukuran sedang ,dan lampu belajar. Tak lupa kursi penumpang bisa di jadikan tempat tidur alias kasur.


" wah betah nih gue di sini " ujar Liliy yang sedang rebahan manja di kursi penumpang. " Mana lapar lagi di sini ada nasi apa enggak ya?, dari tadi pagi gue belum sarapan mana jam sudah sore lagi" Liliy memegang perutnya menahan lapar , cacing yang berada di dalam perut sudah pada demo minta keadilan berupa makanan yang lezat.


Liliy mengintip keadaan sekitar " duh mana nih pramugari sama pramugara kok enggak nongol nongol sih , udah perut ini enggak bisa di ajak kerjasama". gerutu Liliy.


Saat kemudian Pramugara berjalan melewati Liliy sambil mendorong kereta dorong yang isi nya makanan dan minuman dan terdapat juga cemilan.


Untungnya Liliy tadi sempat meregangkan ototnya ke kanan dan ke kiri, saat menoleh ke kiri bertepatan itu juga pramugara lewat sambil membawa makanan.


" Nah Pucuk dicinta ulam tiba " batin Liliy yang sedang senang karna keinginan ya sudah di depan mata.


" excuse me sir "panggil Liliy tak lupa mengangkat tangan.


Sang Pramugara menghampiri Liliy" yes, I can help you"


" I'm hungry , is there any food? " ucap Liliy.

__ADS_1


" I happened to bring bulgogi, kimbab and bungeo ppang" ucap pramugara.


Setelah mendapatkan makanan Liliy menganggukkan kepala " Thank you" .


" You are welcome" Pramugara kembali mendorong kereta makanan.


" Hmm " Liliy mencium aroma masakan yang berada di depannya " kayak nya enak , semoga enak beneran rasanya. Bismillah… " sebelum di usahakan berdoa terlebih dahulu agar setan tidak mengganggu.


Di suapan pertama Liliy benar benar tercengang akan rasa nikmat dari daging sapi " wow… wow… ini benar benar enak , gue salut sama kokinya" gumam Liliy di sela sela mengunyahnya.


Jhonatan , Destiya , Samuel dan Bernard memandang ke arah Liliy yang sedang asik makan sambil menonton Drakor. " Liy makan apa tuh?" tanya Bernard.


" Oh ini gue makan bulgogi di campur sama telur mata sapi. Mau??" Liliy menawari ke Bernard.


" Mau lah Liy dari baunya udah enak " Bernard bangkit dari duduk , tak lupa yang lainnya mengikuti dari belakang. Bernard tak menyadari bahwa di belakangnya di ikuti oleh Jhonatan , Samuel dan Destiya yang sama sama penasaran akan kelezatan dari makanan Liliy.


Saat sampai di hadapan Liliy Bernard mengambil mangkok yang berada di tangan Liliy dan "hap" Bernard memasukan daging sapi bersamaan nasi dan irisan telur mata sapi ke dalam mulutnya.


Mereka berempat menunggu review dari Bernard tentang bulgogi yang dia makan. " Gimana enak? " tanya Samuel yang sama sama ingin mencicipi rasa daging sapi itu.


Bernard masih sibuk mengunyah enggan menanggapi ucapan Samuel "glup!!" Bernard baru menelan makanannya " enak banget ini , elu pesan di mana Liy. Gue mau pesen ini " tanya Bernard.


" Oh… tadi toh , gue lihat tadi lewat di samping gue. Kirain bawa cemilan jadi gue enggak mesen" ucap Destiya.


Jhonatan , Samuel Dan Destiya giliran mencicipi bulgogi yang di pesan oleh Liliy. " Jangan di habisin dong kan gue masih lapar" Liliy merebut mangkok tersebut.


" Hehehe… sorry Liy , habis enak sih " ucap Destiya.


" Liy tadi elu pesen di mana?" tanya Jhonatan.


" Iya Liy pesen di mana , gue juga mau" tanya Samuel.


" Coba elu tanya ke pramugara di bagian mini bar , barang kali masih ada" sambil menunjuk ke arah mini bar." Hus…sana kalian pergi ganggu ketengan gue aja"ujar Liliy.


" Bye Liy hati hati kalau keterusan nonton Drakor nanti ada yang marah ,hihi… " Destiya menggoda Liliy sebelum si empu mengamuk.

__ADS_1


" Haaa!!… apa Des gue enggak denger" dan untung nya Liliy tidak mendengar ucapan Destiya , kalau dengar bakalan ada perang dunia ke 4.


...**...


Dan sekarang telah tiba di Bandara Internasional Fiumicino negara Italia. Sampai di sana suasana malam hari sekitar jam 10.Mereka semua selamat sampai tujuan tidak ada kendala.


Untung nya masyarakat negara Italia tidak begitu kenal dengan rombongan Joon Woo , jadi lebih leluasa dan bebas.


Rombongan kendaraan roda 4 telah tiba di bandara sejak 2 jam yang lalu. Lagi lagi yang menjadi supir anak buah Joon Woo. Anak buah Joon Woo tersebar di 5 Negara yaitu Indonesia , Singapura , Korea Selatan , Jepang dan Amerika serikat.


Markas utama terletak di negara Korea Selatan dan tentu saja cabang nya lagi lagi di negara Indonesia , Singapura , Korea Selatan , Jepang dan Amerika serikat.


Sungguh Kuat Mafia Black King yang di pimpin oleh Joon Woo


Bersambung…


Hay jangan lupa subscribe dan like ya! dan


Ikuti novel ku yang baru berjudul CEO Dingin Vs Gadis sixth sense


...Sinopsis...


Akara Abimanyu seorang pebisnis terkaya nomor 1 di negara Indonesia tepatnya di kota Jakarta pusat. ia menjadi CEO di bidang property di usia sangat muda yaitu 25 tahun. sifatnya yang sangat angkuh ,arogan dan dingin tak tersentuh masa lalu yang sangat kelam membuat dia enggan menjalin asmara dengan lawan jenis.


Bora Santika Paradista gadis cantik , periang dan sedikit bar-bar ia mempunyai mimpi ingin menjadi pelatih nari di usia 26 tahun. namun saat ini usianya baru menginjak 20 tahun. ia kuliah jurusan hukum di kota Jakarta. namun di usia 17 tahun ia di beri Wahyu dari tuhan sebuah Indra keenam bisa di sebut sixth sense. Bora nama panggilannya ia bisa melihat masa lalu dan masa depan.


Suatu ketika Bora tak sengaja menabrak Akara di dalam Mall.


brak....


Bora menyenggol lengan Akara yang sedang menenteng paper bag dan seketika belanjaan Akara jatuh berserakan di bawah.


" Hey!! nona anda punya mata apa tidak" bentak Akara.


" saya tidak sengaja tuan , maafkan saya" ucap Bora

__ADS_1


tak sengaja Bora melihat masa lalu pria yang ada di depannya melalui bola matanya.


Mampukah Bora dapat menyembuhkan luka masa lalu Akara. atau mendapatkan kesialan?


__ADS_2