Idol Or Mafia Elite Member

Idol Or Mafia Elite Member
Titik terang


__ADS_3

Liliy menggelengkan kepala nya " belum "


" Jadi gini jenazah paman nya tuan Joon Woo akan di kebumikan di sebelah kakak kandung Joon Woo " lirih Bernard agar tak kedengaran di telinga Joon Woo.


Episode selanjutnya…


Berjam jam mereka berada di dalam helikopter, karena cuaca yang tiba tiba tidak bersahabat. Kabut putih yang begitu tebal membuat Joon Woo tidak bisa mengemudi helikopter nya dengan cepat, jarak pandang hanya dua puluh meter.


Joon Woo tidak sendirian di samping kiri ada anak buah nya yang bekerja sebagai pilot pesawat komersial. Jadi sewaktu waktu ada kendala Joon Woo tidak kesusahan.


Tepat jam tiga pagi helikopter yang di tumpangi Joon Woo dan Jhonatan dkk telah tiba di markas nya di sana di sambut oleh Arsen , Adit dan juga anak buah nya yang di tugaskan menjaga markas.


Anak buah Joon Woo berbaris rapi di kanan kiri helikopter sampai di depan pintu masuk.


" Arsen urus mayat tuan Yoon. Nanti siang baru kita kebumikan di tempat pemakaman khusus keluarga besar Alexander " titah Joon Woo sambil menepuk pundak Arsen sebelum masuk ke dalam.


Tanpa di sadari orang tua Joon Woo sudah datang sedari tadi dan duduk di ruang khusus diskusi.


Joon Woo yang baru membuka pintu dikagetkan dengan kemunculan orang tua nya dengan posisi duduk menghadap pintu.


" Urusan apa di sini? " Joon Woo duduk bersebelahan dengan ibu nya.


" Aduh!! sakit Bu " keluh Joon Woo di sekitar punggung nya. Karna habis di tabok oleh ibu nya.

__ADS_1


" Dasar anak kurang aja* !! orang tua datang kesini bukan nya menanyakan kabar malah tanya urusan apa ke sini "


" Sudah lah sayang jangan marah, kita kan di sini turut menjelaskan kronologi nya ke pada anak nya Rudy dan Sinta " ayah Joon Woo menenangkan istri nya dengan cara mengelus punggung tangan.


" Ini ada apa ya om dan tante " tanya Adit yang baru sampai.


Ayah Joon Woo menghela nafas sejenak sebelum menjawab pertanyaan dari Adit.


" Duduk lah dulu nak "


Joon Woo yang berada di samping ayah nya mengisyaratkan agar Adit segera duduk di dekat adek nya.


" Pertama saya berserta keluarga saya minta maaf sebesar besar nya kepada kalian berdua Adit dan Liliy. Maaf kan om " menundukkan kepala nya.


Liliy mengerutkan kedua alisnya " ada apa sebenarnya ini? "


Ayah Joon Woo menegakan kembali tubuh nya di sandaran kursi " dulu om dan Yoon sewaktu muda bersahabat dengan papa mu. Kita bertiga selalu bersama sama kemana pun. Om dan juga Yoon sudah menganggap papa mu sebagai bagian dari keluarga ku"


" Beberapa tahun kemudian om menemukan cinta sejati yakni istri om, kami berdua memutuskan menikah melangkahi kakak ku yakni Yoon. Tahun demi tahun tak ada masalah apa pun hingga, suatu hari kakak ku datang menghampiri ku dengan luka di wajah serta tangis yang tak kunjung berhenti. Kakak ku menangis sambil menyebut nama Rudy dan Sinta. Aku tak mengerti ucapan kakak ku, aku mencoba bertanya namun tak kunjung dapat jawaban. Hingga aku dan anak buah ku mencari kebenaran dengan usahaku"


" Tak di sangka ternyata Sinta mama mu itu dulu mantan kekasih Yoon kakak ku mereka menjalin cinta kurang lebih tiga tahun, beberapa bulan kemudian Sinta memergoki Yoon sedang berselingkuh dengan teman wanita nya di sebuah club. Sinta yang status nya masih menjadi kekasih Yoon merasa di khianati , Sinta memilih putus secara sepihak tanpa mau memberi kesempatan Yoon bicara. Sinta memilih pergi menjauh dari kehidupan Yoon. Di situlah Yoon menyesal atas perbuatan nya "


" Berbulan bulan Yoon mencari Sinta, ia di selimuti rasa bersalah dan gelisah ia sering menyendiri di pojok kamar nya. Tiba tiba Yoon mendapatkan undangan pernikahan Rudy dengan Sinta, Yoon tidak mencurigai bahwa nama Sinta itu lah yang ia cari cari. Yoon memutuskan tidak menghadiri pernikahan sahabatnya ia memutuskan pergi ke negara Jepang guna menghilangkan bayangan bayangan wajah Sinta"

__ADS_1


" Terus apa hubungan nya dengan Liliy om? " sela Jhonatan.


" Bagi dia Adit dan juga Liliy penyebab putusnya hubungan ia dengan mantan pacar nya Sinta " sambung Joon Woo yang sudah tau seluk beluk keluarga Adit dan juga paman nya.


" Lanjutkan om cerita nya " cecar Liliy yang masih penasaran.


" Bertahun tahun Yoon tinggal di Jepang ia memilih tidak menikah dan memiliki anak bagi dia kehadiran anak akan menambah beban pikiran. Ia memilih bersenang senang dengan wanita penghibur yang setiap hari bisa berganti ganti tanpa adanya rasa ikatan pernikahan. Keluarga Rudy memilih menetap di negara Indonesia karna Rudy harus membantu ayah nya membangun usaha yang kian berkembang. Dua tahun pernikahan Rudy dengan Sinta melahirkan anak berjenis kelamin laki-laki yang ia namai Aditya Saputra , mereka berdua amat bahagia telah di karuniai anak. Selang empat tahun lahir lah seorang anak berjenis kelamin perempuan di situlah Yoon sudah tau kalau mantan kekasihnya sudah menikah dengan sahabat nya dan parah nya lagi Yoon bertekat ingin menghancurkan keluarga Rudy dengan perlahan, di situ lah mulai muncul berbagai ancaman dan parah nya lagi kasus penembakan Liliy. Untung nya tuhan masih mengizinkan Liliy untuk hidup kembali " ujar ayah Joon Woo.


Liliy yang mendengar penjelasan dari adek kandung Yoon mendadak melebarkan kedua bola mata seakan akan ingin keluar dari cangkangnya.


Begitu juga Adit tampak menggaruk kepala nya sangking frustasi nya seraya mendesis kesal.


" Pantas saja kasus penembakan waktu tahun lalu belum terungkap hingga detik ini, ternyata dalang semua kejadian itu tuan Yoon. Mengapa identitas dia tidak bisa gue cari , apa jangan jangan…" Liliy melirik ke arah ayah Joon Woo.


Ayah Joon Woo tau akan lirikan Liliy " bukan saya yang melenyapkan identitas Yoon. Tapi dia " Ayah Joon Woo menunjuk dengan dagu nya mengarah ke Joon Woo.


" Agar kau bisa fokus ke karir mu. Tapi semakin identitas saya tutupi semakin menjadi perbuatan paman dan hasil nya kita semua terkena imbas nya " ujar Joon Woo dengan mata nya menatap tajam kearah Liliy.


Destiya menyela pembicaraan " terus yang cewek tadi masuk ke dalam tubuh Liliy hubungan nya dengan tuan Yoon apa? "


" Cewek? masuk dalam tubuh Liliy " ibu Joon Woo memiringkan kepala.


" Begini Tan singkat cerita sewaktu penyerangan di markas tiba tiba tubuh Liliy di kuasai oleh arwah cewek yang cara bicara nya berbeda tidak seperti Liliy. Tepat di sebuah ruangan yang di mana tuan Yoon bergelayut manja di tubuh jalan*. Tiba tiba tuan Yoon di hajar dengan si orang itu sampai babak belur wajah nya tidak sampai di situ saja perkelahian nya. Di tempat lain masih melanjutkan sesi adu jotos hingga tubuh tuan Yoon menggelinding di anak tangga dari atas sampai bawah. Habis itu Liliy tidak ingat apa apa dan kata nya badan nya lemas "

__ADS_1


" Dan satu lagi Tan kata nya si tuan Yoon pernah melukai orang tua cewek itu dan cewek itu semasa kecil nya di bacok kepala nya hingga tewas di tempat. Mungkin arwah cewek tadi membalas dendam atas perbuatan tuan Yoon " ucap Destiya sembari mempraktekkan setiap adegan tanpa terlewat.


Bersambung…


__ADS_2