Imam Pengganti Untuk Chayra

Imam Pengganti Untuk Chayra
Till Jannah


__ADS_3


Happy reading 😘😘😘


Alif kembali menyalakan mesin mobil dan melanjutkan perjalanan, membelah jalanan kota Jogja yang cukup padat di malam ini. Ia mengurangi laju kecepatan kendaraan besinya itu ketika tiba di jalan yang dimaksud oleh Keanu, papa Chayra. Ternyata benar ucapan Keanu. Jalan menuju pondok pesantren Al Hidayah sangat licin karena tumpahan oli.


Atas kehendak Illahi, Alif dan Chayra tiba di pondok pesantren Al Hidayah dengan selamat. Keduanya disambut hangat oleh keluarga pasangan yang tengah berbahagia.


"Assalamu'alaikum, Pa, Ma --" ucap Alif dan Chayra kompak seraya menyapa kedua paruh baya yang tengah tersenyum ke arah mereka.


"Wa'allaikumsalam --" Keanu dan Raina membalas sapaan salam putri dan sang menantu tanpa memudar senyum. Alif dan Keanu saling berpeluk singkat, begitu juga Chayra dan Raina.


"Syukurlah, kalian tiba dengan selamat. Kami sangat khawatir --"


"Iya Ma. Alhamdulillah. Oya, Ma. Di mana opa, oma, dan dek Bhisma?" tanya yang terlisan dari bibir Chayra. Wanita berparas cantik itu celingak-celinguk mencari keberadaan Abimana, Kirana, dan Bhisma.


"Opa, oma, dan adekmu bersama tante Khanza, om Rangga, dan keluarga kita yang lain. Mereka duduk di kursi barisan depan, Ra. Acara akan segera dimulai. Lebih baik, kalian menemui Rizqi dan Nadhira terlebih dahulu. Dari tadi, mereka berdua terus menanyakan kalian --"


"Baiklah, Ma --"


"Setelah menemui mereka, segera susul kami ya Sayang! Papa dan Mama juga duduk di kursi barisan depan bersama keluarga kita yang lain."


"Siap Mama sayang."


Raina tersenyum dan mengusap lembut pipi putri sulungnya. Kemudian ia dan Keanu mengayun tungkai menuju kursi yang berada di barisan depan, membaur bersama Husein dan istrinya beserta keluarga mereka yang lain.


"Assalamu'alaikum, Mas Rizqi, Ustadzah Nadhira," sapa Alif dan Chayra yang ditujukan kepada dua insan yang tengah dinaungi oleh atmosfer kebahagiaan. Mereka Rizqi dan Nadhira. Dua insan yang disatukan oleh-Nya dalam ikatan yang halal setelah menjadi pengantin pengganti.


"Wa'allaikumsalam --" balas keduanya bersamaan.


Netra Rizqi dan Nadhira berbinar diikuti lengkungan bibir yang membentuk sabit. Keduanya bergegas menghampiri Alif dan Chayra, kedua tamu spesial yang mereka nantikan sedari tadi.

__ADS_1


"Masya Allah, tamu yang dinantikan sudah datang --" Rizqi menjabat tangan Alif kemudian memeluknya. Sementara Nadhira dan Chayra cupka-cupki serta berpeluk singkat.


"Apa kabar Lif? Bagaimana bulan madu kalian?" Rizqi melisankan tanya setelah melerai pelukan.


"Alhamdulillah, baik Mas. Bulan madu kami cukup menegangkan. Resort tempat kami menginap mengalami kebakaran."


"Innalillah --. Tapi, kalian tidak kenapa-napa 'kan?"


"Alhamdulillah, Mas. Saya hanya mengalami luka bakar ringan, sedangkan istri tercinta saya--Chayra, tidak kenapa-napa."


"Syukur Alhamdulillah. Oya Lif, sebagai tanda terima kasih, kami ingin memberi sesuatu untuk kalian --"


"Tanda terima kasih?" Alif nampak heran. Dahinya mengerut sehingga kedua pangkal alisnya saling bertaut.


"Iya Lif. Tanda terima kasih, karena kami telah sah menjadi sepasang kekasih halal berkat ide konyolmu yang meminta kami untuk menggantikan kamu dan Chayra duduk di singgasana pengantin, menjadi pengantin pengganti sementara ketika malam resepsi pernikahan kalian. Ucapan dan tanda terima kasih yang akan kami beri mungkin tidak dapat mengganti jasamu, Lif. Tapi percayalah, kami mendoakan kalian dengan tulus ... semoga rumah tangga kalian langgeng. Insya Allah, tiil jannah. Ada orang yang berkata 'cinta sejati tidak berakhir saat kematian, jika Allah menghendakinya, akan berlanjut ke surga'. Semoga kata-kata itu juga berlaku untuk kita. Saya dengan Dek Nadhira. Dan kamu dengan Chayra --" Risqi mengulas senyum dan menepuk bahu Alif.


"Aamiin yaa Allah. Semoga Allah meng-ijabah, Mas --" sahutnya yang juga mengulas senyum. Alif sangat berharap, semoga doa tulus yang dilisankan oleh Rizqi, diijibah oleh Allah.


"Iya Mas."


"Mari, kita membaur dengan yang lain! Kalian duduk bersebelahan dengan kami ya!" pintanya sambil meraih tangan Nadhira dan membawanya ke dalam genggaman.


"Iya Mas." Alif dan Chayra mengangguk dan tersenyum.


Disodorkannya lengan terbuka, agar Chayra bersedia mengalungkan tangan. Namun sayang, Chayra menolaknya dengan gelengan kepala.


Alif menghembus nafas berat lantas meraih tangan istri tercintanya itu untuk dibawanya ke dalam genggaman.


Rizqi dan Nadhira berjalan terlebih dahulu kemudian diikuti oleh Alif dan Chayra.


Setelah mereka mendaratkan bobot tubuh di kursi, acara tasyakuran pun dimulai dengan pembacaan kalam cinta yang dilantunkan oleh ustadz Fadhlan. Kemudian dilanjutkan ... sambutan yang disampaikan oleh Husein. Usai sambutan dari Husein, MC mempersilahkan ustadz Ilham untuk memberikan tausiyah.

__ADS_1


Semua hadirin mendengarkan tausiyah ustadz Ilham dengan takzim, tak terkecuali Alif dan Chayra.


".... Saudaraku, Rasulullah SAW bersabda, ada dua dosa yang akan didahulukan Allah siksanya di dunia ini, yaitu ... Al bagyu dan durhaka kepada kedua orangtua. Al Bagyu adalah berbuat sewenang-wenang, berbuat dzalim dan menganiaya orang lain. Dan Al Bagyu yang paling dimurkai adalah berbuat dzalim kepada istri, menyakiti hatinya, merampas kehangatan cintanya, merendahkan kehormatannya, mengabaikan dalam mengambil keputusan, dan mencabut haknya untuk memperoleh kebahagiaan hidup bersama Anda. Karena itu Rasulullah SAW mengukur tinggi rendahnya martabat laki-laki dari cara ia bergaul dengan istrinya, Nabi yang mulia bersabda : β€œTidak akan memuliakan wanita kecuali laki-laki yang mulia, dan tidak akan merendahkan wanita kecuali laki-laki yang rendah pula."


Dan untuk saudariku, kelak bila bahtera rumah tangga Anda bertubrukan dengan batu karang yang sangat kokoh, bila impian di masa remaja telah berganti menjadi kenyataan yang pahit, bila bukit-bukit harapan diguncangkan gempa cobaan, tetaplah teguh di samping suami Anda. Anda tetap tersenyum walaupun langit mendung. Pada saat seperti itu mungkin tidak ada yang paling menyejukkan suami Anda selain melihat pemandangan yang mengharukan. Ia bangun di malam hari, didapatinya Anda tidak ada disampingnya. Tetapi, ia dengan suara yang dikenalnya betul.


Di atas sajadah dan di atas lantai yang dingin, suami Anda menyaksikan seorang wanita bersujud. Suaranya bergetar. Ia memohon agar Allah menganugerahkan pertolongan bagi suaminya. Pada saat seperti itu suami Anda akan mengangkat kedua telapak tangannya ke langit dan dengan airmata yang menetes ia berdo’a : β€œYa Allah, karuniakanlah kepada kami istri dan keturunan yang menentramkan hati kami, dan jadikanlah kami penghulu orang-orang yang bertaqwa ...."


Usai menyampaikan tausiyahnya, ustadz Ilham menengadahkan kedua telapak tangan seraya melangitkan pinta. "Barokallahu laka wa baaraka β€˜alaika wa jama’a bainakumaa fi khoir. Semoga Allah memberikan keberkahan dan menetapkan keberkahan itu padamu serta menghimpun kalian berdua di dalam kebaikan .... Aamiin yaa robbal allamiin."


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


Mohon maaf baru bisa UP, dari kemarin authornya kurang enak badan, sehingga inginnya merem terus πŸ˜…πŸ™πŸ™


Mohon maaf jika bertebaran typo dan salah kata πŸ˜ŠπŸ™


Semangat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ya Kakak-kakak ter love 😘


Dukung dan semangati author dengan selalu meninggalkan jejak like πŸ‘


Beri komentar


Tabok ❀ untuk favoritkan karya


Tabok juga ⭐⭐⭐⭐⭐


Beri gift atau vote seikhlasnya


Trimakasih dan banyak cinta πŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2