
Happy reading 😘😘😘
Azmi yang semula diam dan hanya menjadi pendengar, membuka suara seraya menawarkan diri. "Bagaimana jika saya saja yang mengantarnya?"
Alif dan Chayra seketika menatap Azmi dengan intens disertai kerutan di antara kedua pangkal alis mereka. Bukannya memberi jawaban, sepasang suami istri itu malah ganti bertanya. "Kamu yakin?" tanya keduanya kompak.
Azmi mengulas senyum dan mengangguk mantap. "Tentu saja saya yakin."
"Tapi, dia bukan mahram-mu, Az --"
"Dan dia juga bukan mahram Mas Alif," sahutnya memangkas ucapan Alif.
"Lalu menurutmu bagaimana, Az? Apa, kamu butuh teman? Setidaknya, supaya kalian tidak hanya pergi berdua?" cecar Chayra menimpali ucapan Azmi.
Azmi menggeleng lalu menjawab dengan mantap seraya mengungkapkan keinginan tulusnya. "Tidak Mbak. Saya tidak membutuhkan teman untuk mengantar Shakilla ke Jakarta. Saya akan menjadikan Shakilla ... istri. Jika Allah meridhoi, saya berniat untuk menikahinya hari ini juga. Sehingga kami bisa pergi ke Jakarta berdua saja. Bukan hanya ke Jakarta, bahkan keliling dunia."
Ucapan Azmi sukses membuat Alif dan Chayra ternganga. Keduanya tidak menyangka ... Azmi memiliki keinginan tulus--menikahi Shakilla.
"Apa kamu yakin dengan niatmu itu, Az? Sementara kamu dan Shakilla belum saling mengenal," ujar Chayra kemudian.
"Tentu saya yakin, Mbak. Bahkan sangat yakin. Di perjalanan tadi, Mas Alif sudah menceritakan semua tentang Shakilla. Dan beberapa menit yang lalu, kami sudah sempat berkenalan meski hanya dengan bahasa tubuh. Nanti sebelum ijab kabul, kami akan berkenalan lagi," Azmi menjeda sejenak ucapannya lalu menatap kedua lawan bicaranya secara bergantian.
"Saya ingin menikahinya dengan niat karena Allah. Insya Allah, benih-benih cinta di hati kami akan tumbuh setelah menikah nanti. Bukankah, pernikahan tidak mesti didasari oleh cinta?" sambungnya seraya melontarkan kalimat sindiran.
Alif dan Chayra sekilas saling bertemu pandang. Keduanya terkekeh kala mengingat bahwa pernikahan mereka pun bermula tanpa didasari oleh cinta sebab saat itu hati Chayra masih tertaut pada Damar.
__ADS_1
Namun seiring berjalannya waktu, benih-benih cinta tumbuh di taman hati. Dan kini rumah tangga mereka sakinah, mawadah, warohmah, karena keridhoan-Nya.
Seusai menunaikan ibadah sholat ashar berjamaah, Azmi menyampaikan niat tulusnya kepada kedua orang tua angkatnya.
Keanu dan Raina tidak merasa keberatan bahkan keduanya memberi restu serta dukungan.
Meski awalnya menolak dengan halus karena merasa insecure ... Shakilla menerima Azmi sebagai calon imam berkat petuah yang diberikan oleh Kirana dan Abimana.
Sebelum tiba waktu maghrib, Aidil Azmi dan Azza Shakilla pun mengikrarkan janji suci di hadapan penghulu beserta para saksi.
Baarakallahu likulii wahidimmingkumaa fii shaahibihi wa jama'a bainakumma fii khayrin.
Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan--doa yang dipersembahkan oleh seluruh keluarga besar CGB 'Alya' (Cinta Gadis Biasa 'Alya'), ICPA (Istri Comel Pilihan Abi), MJB (Mantan Jadi Besan), PTC (Pernikahan Tanpa Cinta), IPUC (Imam Pengganti Untuk Chayra), dan IWANKOR (Ikatan Wanita Anti Pelakor) kepada kedua mempelai.
Tangis haru memenuhi seisi ruang batin tatkala Azmi melabuhkan kecupan di kening Shakilla untuk pertama kali ....
....
Atas persetujuan dari Shakilla, ketiganya dimakamkan malam ini juga.
Setibanya di pemakaman, Azmi dan Shakilla disambut oleh Robi--pengacara sekaligus sahabat mendiang papa Nathalie (Shakilla).
"Nathalie, akhirnya om bisa bertemu denganmu, Nak. Ke mana saja kau selama ini? Kata bibimu dan Hani, kau pergi dari rumah tanpa berpamitan."
"Gue ... mmm, saya ... diusir dari rumah, Om. Nanti setelah acara pemakaman selesai, saya ceritakan semuanya kepada Om Robi," balas Shakilla seraya menanggapi ucapan Robi.
Awan hitam bergulung-gulung disertai angin yang berhembus kencang, mengiringi pemakaman Doni dan keluarganya.
__ADS_1
Shakilla tak kuasa menahan tangis kala menyaksikan tiga peti mati yang berisi ketiga orang yang ia sayang ... dimasukkan ke liang lahat. Terbayang olehnya saat papa dan mamanya dimakamkan dengan cara yang sama.
Air langit mulai tertumpah. Satu persatu para peziarah meninggalkan area pemakaman, tak terkecuali Azmi, Shakilla, dan Robi.
Robi membawa Azmi dan Shakilla ke hotel Juno untuk makan malam sekaligus beristirahat.
Setelah menandaskan makan malam, Shakilla menceritakan semua yang dialaminya kepada Robi. Selanjutnya, Robbi menyampaikan pesan dari mendiang Doni ....
"Sehari sebelum kejadian naas itu, Doni menitipkan semua surat-surat berharga ini kepada om, agar dikembalikan kepadamu. Doni menyesal telah serakah. Dia bilang, setiap malam mendiang papa dan mamamu selalu mendatanginya. Keduanya memaksa Doni untuk mengembalikan semua harta yang seharusnya menjadi hakmu. Sebenarnya, pamanmu itu tidak jahat. Dia hanya terpengaruh oleh istri dan anaknya --"
Shakilla bergeming. Rasa sesak memenuhi ruang kalbu saat mengetahui kebenaran yang disampaikan oleh Robi. Ia merasa bersalah sebab sempat membenci sang paman yang ternyata tidak seburuk dan sejahat yang ia kira.
"Mengenai Erdward ... sejak satu bulan yang lalu, dia mendekam di penjara karena tertangkap basah mengkonsumsi obat terlarang dan mengedarkannya. Bukan hanya itu saja, Erdward telah melakukan pelecehan terhadap seorang anak pejabat. Om bisa memastikan ... Erward akan menerima hukuman yang sangat berat," lanjutnya setelah sejenak meraup udara dalam-dalam.
"Terima kasih, Om. Mengenai perusahaan papa, untuk sementara waktu ... saya percayakan kepada Om Robi. Dan sebagian harta yang ditinggalkan oleh kedua orang tua saya, separuhnya akan saya gunakan untuk membangun masjid berkubah perak, di tanah--bekas rumah kami," cetus Shakilla tanpa keraguan.
Azmi semakin mengagumi Shakilla. Di dalam benak, ia melangitkan kalimat syukur karena Illahi telah memberinya jodoh seorang bidadari berhati mulia--Azza Shakilla ....
🌹🌹🌹🌹
Lanjut nggak boncapnya? 😁
Alhamdulillah, karya baru yang berjudul 'DERANA' sudah rilis. 😊
Meski mengisahkan tentang penderitaan seorang gadis desa, tetapi seperti biasa ... author menyelipkan komedi dan hikmah. 😊
Mohon maaf jika ada salah kata dan bertebaran typo. 🙏
__ADS_1
Terima kasih dan salam cinta 😘😘😘