Imam Pengganti Untuk Chayra

Imam Pengganti Untuk Chayra
Hukuman


__ADS_3


Happy reading 😘😘😘


Satu jam berlalu. Anak buah Rafa berhasil membawa Fauziah ke hadapan Ameer dan Nafira.


Raut wajah Fauziah nampak pias seiring tubuhnya yang berguncang hebat. Kentara sekali bahwa ia teramat ketakutan ketika indra penglihatannya menangkap dua objek yang sangat familiar.


"Bawa suami dan anaknya ke hadapanku!" Ameer bertitah dengan suaranya yang terdengar menggelegar karena dikuasai oleh amarah.


Rafa mengangguk patuh. Ia segera memerintahkan anak buahnya untuk membawa Fariz dan Fahmi keluar dari kamar, tempat mereka disekap.


"Tu-tuan Ameer --" Nada suara Fariz terdengar bergetar saat anak buah Rafa membawanya ke hadapan Ameer, mantan majikan yang telah dikhianati olehnya.


"Aku tidak pernah menyangka, ternyata kalian manusia-manusia berhati iblis. Kalian membalas kebaikanku dengan kejahatan. Kalian tega menghancurkan kebahagiaan kami dan mendorong Nayla ke lembah penderitaan. Demi putriku, aku akan membuat hidup kalian hancur-sehancur hancurnya," ucapnya dengan meninggikan intonasi suara dan penuh penekanan.


"Tu-tuan, ampuni kami! Kami sangat menyesal Tuan. Jangan hukum kami --" Fariz berlutut dan mencium kaki Ameer. Namun Ameer mengibaskan kakinya sehingga Fariz terjengkang.


"Tuan, Nyonya, kami mohon ... berilah pengampunan kepada kami --" Fauziah melakukan hal yang sama dengan suaminya. Namun yang diciumnya bukan kaki Ameer, melainkan kaki Nafira.


Nafira mengibaskan kakinya dengan kuat, sehingga nasib Fauziah pun sama seperti suaminya.


"Tuan, Nyonya, yang bersalah adalah papa dan mama saya. Hukum saja mereka dan lepaskan saya," pinta Fahmi dengan menunjukkan keegoisannya.

__ADS_1


"Dasar anak durhaka. Kamu juga bersalah, tol --" Ucapan Fariz terpangkas saat Ameer melayangkan pukulan yang tepat mengenai wajahnya.


Amarah Ameer tak lagi bisa dibendung. Ia bergantian memukuli wajah Fariz dan Fahmi hingga bibir keduanya mengeluarkan darah segar.


"Suamiku, jangan kotori tanganmu lagi!" Nafira menahan tangan Ameer yang sudah melayang di udara.


"Tapi aku ingin membunuh mereka dengan tanganku, Ma --"


Nafira menggeleng dan menatap lekat manik mata suaminya yang terbingkai api amarah.


"Jangan, Pa! Lebih baik--kita serahkan mereka kepada penegak hukum. Dan memastikan mereka bertiga dihukum seberat-beratnya. Hukuman seumur hidup ditambah hukuman ke-biri. Namun sebelum kita menyerahkan ketiga penjahat ini kepada penegak hukum, gunduli dan telanja-ngi mereka. Kemudian kita arak ketiga penjahat ini sehingga mereka akan merasa teramat malu. Menurut mama, itulah hukuman yang pantas untuk ketiga penjahat yang telah menghancurkan kebahagiaan kita dan Nayla."


Tanpa berpikir panjang, Ameer menyetujui usul istrinya. Ia pun meminta anak buah Rafa untuk menggunduli Fariz, Fahmi, dan Fauziah.


Zidan dan Alif yang sedari tadi berusaha menahan diri, mengalungkan tulisan di leher Fariz, Fahmi, dan Fauziah.


Kata-kata yang mereka tulis berbunyi:


'WE ARE DEMONS. COVER US WITH GARBAGE!!!'


(Kami manusia iblis. Lempari kami dengan sampah!!!)


Tiga orang anak buah Rafa mulai mengarak Fariz, Fahmi, dan Fauziah mengelilingi kota Kairo sebelum menyerahkan mereka kepada penegak hukum.

__ADS_1


Tangan ketiga penjahat itu diikat dengan rantai dan tubuh mereka dibiarkan bermandi peluh karena terkena sengatan sinar sang raja siang.


Ketiganya menjadi pusat perhatian. Tidak sedikit orang yang meludahi dan melempari mereka dengan sampah setelah membaca tulisan yang dikalungkan oleh Alif dan Zidan.


Fauziah menangis dan meratap. Sementara Fariz dan Fahmi berusaha menahan air mata yang hampir tertumpah dengan menundukkan kepala.


Hukuman yang diberikan kepada Fariz, Fahmi, dan Fauziah terasa begitu berat. Namun tidak seberat penderitaan yang dialami oleh Ameer dan keluarganya--terutama Nayla, akibat kejahatan yang dilakukan oleh Fariz beserta anak dan juga istrinya itu.


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


UP nya segini dulu ya Kakak-kakak ter love. Insya Allah jika ada waktu, nanti disambung lagi 😉🙏


Mohon maaf jika ada salah kata dan bertebaran typo. 😉🙏


Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak dukungan berupa like, komentar, vote, dan gift untuk menyemangati author.


Trimakasih dan banyak cinta 😘💝


Sambil menunggu UP nya si ALCHA, mampir ke Istri Comel Pilihan Abi, yuk 😘


__ADS_1


__ADS_2