
Sampai ditingkat akhir perkuliahan, Keysha tidak pernah tahu jika pensubsidinya selama ini adalah Radit.
Dan pihak kampus juga tidak pernah membocorkan rahasia itu baik kepada Keysha maupun kepada orangtua Radit yang merupakan donatur di sana.
Mereka sangat bersyukur memiliki mahasiswa seperti Keysha yang sering mengharumkan nama kampus di setiap event dan pertukaran mahasiswa antar universitas negeri.
Alan, Radit dan Keysha memang memiliki kepintaran di atas rata-rata, hingga mereka bisa menyelesaikan perkuliahan tepat pada waktunya. Ketiganya lulus, masing-masing mendapatkan nilai cumlaude.
Sebulan sebelum acara wisuda dilakukan, Radit rutin setiap hari sepulang dari kantor meluangkan waktu untuk menemui dan mengajak Keysha pergi, dengan alasan untuk menemaninya makan malam.
Keysha seringkali menolak karena dia tidak ingin dianggap benalu oleh orangtua Radit, tapi Radit tidak kehabisan akal hingga membuat Keysha menyerah.
Menurut Radit, mereka harus membuat moment indah kebersamaan di saat-saat terakhir menjadi mahasiswa.
Akhirnya Key menuruti permintaan Radit dengan syarat makan di cafe sederhana dan saling bergantian membayar makanan pesanan mereka.
Radit setuju, yang penting setiap hari dia bisa melihat tawa wanita yang sejak dari sekolah menjadi idamannya.
Malam ini, Radit ingin melakukan pendekatan hati, dia sengaja memberi kejutan romantis untuk menyatakan perasaannya kembali. Perasaan cinta yang dulu pernah ditolak oleh Keysha.
Saat mereka sedang asyik makan, tiba-tiba datang pemain musik yang menghibur dengan alunan musik dan lagu-lagu romantis.
Setelah itu sebuah kembang api memancarkan cahaya warna warni di udara dan meninggalkan tulisan ungkapan cinta Radit, "I love you Key, until I die."
Keysha tertegun melihat kejutan yang Radit berikan, dia menutup mulutnya dengan telapak tangan.
Semua wanita pasti akan bahagia mendapatkan kejutan seperti itu, tidak terkecuali dengan Keysha.
Namun hal itu juga membuatnya sedih, kenapa kejutan itu musti dari Radit, pria sekaligus teman yang sangat baik, tapi tidak pernah Keysha cintai dan bahkan harus dia hindari atas desakan serta ancaman keluarga Radit sendiri.
"Kenapa Key? Kamu tidak suka dengan kejutanku ini?" tanya Radit.
Keysha tidak menjawab, dia bingung mau berkata apa. Keysha tidak tega untuk mematahkan kembali hati sahabatnya ini, seperti apa yang dia lakukan pada 4 tahun silam. Saat dia menolak pernyataan cinta Radit di hari kelulusan dengan alasan masih ingin fokus belajar.
__ADS_1
Radit yang melihat Keysha termenung, lalu berkata lagi, "Ku mohon Key, aku tidak bisa mencintai siapapun selain dirimu. Aku pernah mencoba untuk berpaling, nyatanya aku tidak bisa. Aku setia menanti jawabanmu dan saat inilah yang aku harap tepat, setelah kita lulus dan telah berhasil meniti karir masing-masing," ucap Radit.
Kemudian Radit berkata lagi, "Aku akan datang ke kampung untuk meminang mu Key, setelah hasil tes lamaran mu untuk menjadi dosen keluar."
"Lulus ataupun tidak, tidak ada pengaruhnya bagiku, aku akan tetap mendukungmu sampai kapan pun. Tolong izinkan aku menjadi pendamping mu seumur hidupku."
Keysha menitikkan airmata, dia tahu cinta Radit begitu besar terhadapnya. Selama 4 tahun Radit telah membuktikan dengan tulus serta bersungguh-sungguh bahwa dirinya selalu ada meski Keysha berada disaat tersulit sekalipun.
Soal rasa cinta terhadap Alan, mungkin masih bisa Keysha kesampingkan dan korbankan, tapi ketidak sukaan keluarga Radit menjadi ganjalan terbesar bagi Keysha hingga dia merasa berat untuk menerima cinta Radit.
Radit yang melihat Keysha masih saja diam, kemudian berkata lagi, "Key, tolong jawab aku! Jika memang kamu mencintai pria lain, aku ikhlas mundur, asalkan kamu jujur dan mengatakan siapa pria itu, agar aku bisa pastikan bahwa dia benar-benar layak untukmu," ucap Radit sembari memegang dan menggenggam kedua tangan Keysha.
Radit menatap dalam-dalam manik mata Keysha untuk menemukan jawaban dan kebenaran tentang perasaan Keysha sesungguhnya.
Keysha tak kuasa melawan tatapan mata Radit, dia tertunduk, lalu memberi jawaban, "Aku akan menerima lamaran mu Dit, asalkan keluargamu setuju. Jika nanti mereka menolak, mungkin kita memang ditakdirkan hanya untuk berteman."
Mendengar hal itu Radit tersenyum bahagia dan spontan diapun mencium tangan Keysha yang sejak tadi masih ada dalam genggamannya.
Radit pun dengan yakin berjanji, secepatnya akan memberitahu dan mengajak papa mamanya untuk datang menemui orang tua Keysha guna mengajukan lamaran.
Kesya berusaha tersenyum, meski dirinya belum yakin jika orangtua Radit akan merestui keinginan putranya.
Seperti yang selama ini Keysha tahu, keluarga Radit selalu berusaha mencekal pekerjaannya, hingga dia hampir saja dipecat gara-gara fitnah yang keluarga Radit lakukan.
Bahkan mereka menggunakan uang serta kekuasaannya agar Keysha tidak diterima mengajar dimanapun.
Namun kebusukan tetaplah sebuah kebusukan dan bagaimanapun orang menutupinya serapat mungkin, akhirnya tercium juga, meski Keysha sempat di non aktifkan dari kegiatan mengajarnya.
Walaupun begitu, Keysha tidak pernah memberitahukan hal itu kepada Radit, karena Keysha tidak mau hubungan Radit dengan orangtuanya menjadi rusak hanya karena dirinya.
Setelah mendapatkan jawaban dari Keysha, Radit mengambil sesuatu dari kantong jasnya.
Dengan iringan musik romantis, Radit berlutut, dia melamar dengan memasangkan sebuah cincin berlian yang sangat indah di jari manis Keysha.
__ADS_1
Keysha tidak bisa berkata apapun selain menitikkan air mata, hari ini dia harus ikhlas mengubur perasaan cintanya terhadap Alan demi berkomitmen dengan Radit.
Radit bangkit, dia mengecup kening Keysha, lalu mengajaknya berdansa.
Keysha yang tidak pernah berdansa merasa malu dan kikuk, hingga dia menginjak kaki Radit dan hampir saja terjatuh.
Untung saja Radit tanggap dan sigap, diapun spontan memeluk pinggang ramping Keysha hingga tubuh Keysha tidak jatuh ke lantai melainkan jatuh ke dalam pelukannya.
Keysha menyembunyikan wajahnya di dada Radit, saat Radit berhasil mencuri kesempatan mencium pipinya yang memerah karena menahan rasa malu.
Kemudian Radit menggendong Keysha ala bridal style dan mendudukkannya kembali ke bangku tempat dimana mereka tadi menikmati makan malam.
Malam ini, Radit dan Keysha memutuskan untuk menikmati hari jadian mereka dengan berkeliling kota, melihat kerlap kerlip lampu dan semilirnya angin malam, sampai jam menunjukkan pukul sebelas malam, barulah keduanya memutuskan untuk pulang.
Sesampainya mereka di tempat kost-kostan, Radit pun langsung pamit, karena hari sudah sangat larut dan dia merasa tidak enak jika sampai di lihat tetangga.
Sementara Keysha yang baru masuk ke dalam kamar, langsung mendapatkan berbagai macam pertanyaan dari Kinan, saat Kinan melihat sebuah cincin melingkar di jari manis Keysha.
Kinan adalah kakak stambuk yang masih tetap kost disana walaupun sudah tamat sekitar setahun lalu.
Hubungan keduanya sudah sangat akrab layaknya kakak beradik, hingga tidak ada hal yang bisa Keysha sembunyikan dari Kinan, termasuk perasaan cintanya terhadap Alan.
Dan malam ini sambil tiduran, Keysha menceritakan bahwa, dia telah memutuskan untuk menerima Radit sebagai tunangannya, meski komitmen mereka belum diketahui keluarga, kedua belah pihak.
Bersambung.....
Sambil menunggu aku Up lagi, yuk pada mampir ke dalam karya kak Ag Sweetie, yang pasti nggak kalah seru lho dan jangan lupa, tinggalkan jejak kalian di karya kami. Terimakasih 🙏😘
__ADS_1