Jadi Pelayan Tuan Muda

Jadi Pelayan Tuan Muda
Khayalan


__ADS_3

"Tidak terasa aku sudah bekerja disini selama 1 minggu. Oh iya, besok kan hari libur. Rasanya aku ingin keluar, tapi kemana ya?"


Raisa bergumam sembari menjemur pakaian


***


Sore harinya, Nicho baru pulang kerja disambut oleh para pelayannya.


Dimana gadis itu


Nicho naik ke lantai atas untuk mencari Raisa, dilihatnya Raisa sedang menyetrika pakaiannya di salah satu ruangan.


"Ehem!!"


Nicho berdehem membuat Raisa agak terkejut


"Tuan.."


Nicho berjalan mendekati Raisa dan menatapnya dengan serius, sedangkan Raisa menunduk.


"Kenapa kamu tidak turun?"


"Apa maksud anda?"


"Aku baru pulang, tapi kamu tidak menyambutku."


"M maaf, saya masih.."


"Apapun yang kamu lakukan, setiap aku pulang kantor kamu harus menyambutku."


"Iya, saya akan ingat pesan anda. Sekali lagi saya minta maaf."


"Sekarang cepat siapkan air."


"Baik tuan."


***


Astaga..


kenapa aku jadi ingat momen kemarin.


Raisa, berhenti berpikir yang tidak-tidak.


"Tuan, airnya sudah siap. Saya permisi."


"Tunggu."


Ada apa lagi ini? Kumohon berhentilah membuatku senam jantung


Nicho hendak melepas handuknya


"Tuan! jangan dilepas!"

__ADS_1


"Kenapa?"


"Saya lupa tadi saya menyalakan kompor, permisi."


Raisa keluar dari kamar mandi, dengan cepat dia menutup pintu dan bergumam diluar.


"Astaga, jantungku.. pria itu sudah kehilangan akal."


***


Jam 7 malam, seperti biasa Raisa diantar pulang oleh supir pribadi Nicho. Sesampai dirumah, Raisa mengedarkan pandangannya. Tidak ada orang dirumah, ayah dan ibunya sedang pergi, sementara kakaknya juga tidak ada. Raisa langsung masuk ke kamarnya untuk istirahat.


***


Keesokan harinya


Raisa bersiap-siap untuk pergi ke suatu tempat, dia menikmati mandi uap.


"Hmm nyamannya.. sudah lama sekali aku tidak kesini. Badanku rasanya pegal-pegal dan belakangan ini pikiranku kacau."


***


Nicho duduk di ruang tamu dengan terus memandang ke arah pintu dan melihat jam tangannya.


"Dimana gadis itu, kenapa dia belum datang juga. Dari tadi aku telfon ayahnya tidak diangkat. Apa jangan-jangan dia kabur."


Nicho keluar memanggil 4 pengawal pribadinya lalu bergegas ke rumah Raisa.


***


"Tuan? ada perlu apa ya, anda datang ke rumah kami? Mari, silahkan masuk."


"Tidak perlu, aku datang untuk mencari putrimu."


"Raisa, dia sudah pergi dari tadi pagi."


"Tapi dia belum datang juga ke rumahku."


"Kemana anak itu? Emm tuan, biar saya telfon dia."


"Silahkan."


Ibu Raisa mengambil ponsel di kamarnya, Raisa mendengar ponselnya berdering yang dia letakkan tidak jauh darinya.


"Hallo, ada apa ibu?"


"Kamu dimana?"


"Aku sedang berendam di pemandian air panas."


"Kamu tidak bekerja tapi malah keluyuran?"


"Ini kan hari libur ibu."

__ADS_1


"Sekarang beritahu aku alamatnya."


"Green Sauna, memangnya ada apa?"


telfonnya dimatikan


"Hallo? ibu.."


***


20 menit kemudian


Menyenangkan sekali.. selama 1 minggu bekerja dirumah laki-laki aneh itu sekarang aku bisa istirahat sejenak.


Raisa memejamkan matanya dan bersandar


"Kyaaaa!!!"


"Ini kan tempat pemandian wanita, kenapa laki-laki bisa masuk kesini?"


Para wanita di pemandian itu berhamburan keluar setelah ada 5 pria masuk kesana.


"Raisa?"


Siapa itu yang memanggilku? Dari suaranya sepertinya tidak asing.


"Raisa!"


Aku baru saja memikirkan pria itu, sekarang aku dengar suaranya. Sepertinya aku sudah gila.


"Pantas kamu tidak datang ke rumahku, ternyata kamu sedang bersantai disini."


Raisa membelalak


"Astaga!! sampai-sampai aku melihat dia berdiri di depanku, sepertinya aku harus ke psikiater."


"Raisa! kamu.. hei kalian berempat, pergilah."


"Ya, tuan." jawab para pengawalnya serempak


Nicho turun ke air mendekati Raisa yang masih berendam.


"Jadi kamu pikir kamu sedang berkhayal?"


Nicho tersenyum licik


"Sekarang akan ku buktikan padamu kalau aku nyata di depanmu."


Nicho mengangkat dagu Raisa, menempelkan bibir mereka. Mata Raisa terbelalak, Nicho mengecup bibirnya."


"Bagaimana? sekarang kamu sudah sadar kan kalau aku bukan khayalan."


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2