Jadi Pelayan Tuan Muda

Jadi Pelayan Tuan Muda
Undangan


__ADS_3

Malam hari


Raisa bersiap-siap untuk pulang, sesaat kemudian datang seorang pria dengan perawakan tinggi kekar bertamu ke rumah majikannya. Raisa segera menghampirinya dan menanyakan kedatangannya.


"Permisi nona."


"Maaf, anda siapa ya?"


"Nama saya Li, saya adalah sekretaris tuan muda, apakah dia ada di rumah?"


"Oh silahkan duduk. Saya panggilkan dulu."


Raisa naik ke lantai atas menuju ke kamar tuannya.


"Tuan, ada yang mencari anda."


Raisa mengetuk pintu


"Tuan."


Raisa mengetuk pintu lagi


"Tuan!"


Ada apa sih orang itu? Kenapa tidak membuka pintunya? Apa jangan-jangan dia pingsan di dalam.


Raisa mengetuk pintu sekali lagi.


"Tuan! ada yang mencarimu!"


Masa bodoh. Ku buka saja pintunya


"Tuan."


Nicho tersentak, dengan cepat membalikkan ponselnya di tempat tidur.


"Raisa! ketuk pintunya dulu sebelum masuk!" bentak Nicho dengan raut marah


"Maaf tuan, saya sudah mengetuk pintu berkali-kali. Tapi anda tidak menjawab."


Aku tahu, kau pasti sedang menonton video itu kan. Haha

__ADS_1


"Kenapa kamu senyam senyum!"


"Saya mengerti tuan, anda tidak perlu gugup. Sebagai laki-laki menonton video itu adalah hal yang normal."


Raisa tersenyum.


"Memang kamu pikir aku sedang menonton apa ha!"


"Saya rasa hal itu tidak perlu di jelaskan."


Nicho menatap tajam, membuat Raisa tersenyum kikuk.


"Siapa yang mencariku?"


"Dia sekretaris Li."


"Kenapa dia kesini?" Nicho bergumam sendiri


"Ya sudah, aku ganti baju dulu."


Raisa masih berdiri tersenyum di depan pintu


"Maaf." Raisa terkejut, dengan cepat menutup pintunya.


***


Nicho keluar menuruni anak tangga, sekretaris Li segera berdiri dari duduk memandangnya dari ruang tamu.


Nicho : "Apa kamu sudah menunggu lama?"


Li : "Tidak tuan muda."


Nicho : "Ada urusan apa mendadak ke rumahku?"


Li : "Ayah anda, Tuan Evander meminta saya untuk memberikan kabar pada anda. Beliau baru saja keluar kota siang tadi."


Nicho : "Apa! mendadak sekali."


Li : "Katanya ada urusan menyangkut bisnis, dan beliau meminta anda untuk menggantikan posisinya ke acara pesta perusahaan malam ini."


Nicho : "Aku malas datang ke acara seperti itu."

__ADS_1


Li : "Tapi ini permintaan beliau dan anda harus hadir."


Nicho : "Baiklah, jam berapa?"


Li : "Jam 8 malam."


"Ya sudah, nanti aku kesana." jawab Nicho pasrah


Terdengar suara langkah kaki dari arah ruangan belakang.


Raisa : "Tuan, saya permisi untuk pulang."


Nicho : "Malam ini kamu jangan pulang dulu."


Raisa : "Apa! Tapi kenapa? bukankah ini sudah jam saya untuk pulang?"


Nicho : "Malam ini aku ada undangan pesta perusahaan. Aku ingin kamu menemaniku."


Raisa melotot kaget.


Nicho : "Aku tahu kamu pasti mau menolak kan? Jangan khawatir, gajimu akan ku tambah untuk jasamu malam ini."


Raisa : "Saya dapat gaji?"


Nicho : "Tentu saja, kamu pikir kamu kerja disini tanpa dapat uang sepersen pun? tentu saja tenagamu ku hargai. Urusanku dengan ayahmu berbeda lagi."


Raisa tersenyum sambil menyentuh dagunya tampak berpikir


Raisa : "Kalau soal itu sepertinya bisa saya pikirkan lagi."


Nicho : "Kamu pikir kamu bisa menentukan keputusanmu sendiri, apapun yang ku minta kamu harus.."


Raisa : "Tentu, kalau gaji saya di tambah saya bersedia menemani anda malam ini."


Raisa memotong ucapan Nicho.


Gadis ini, giliran soal uang saja dia jadi semangat menuruti keinginanku.


Bersambung


Jangan lupa like & komen ya😀

__ADS_1


__ADS_2