Jalan Cinta Sang Dokter

Jalan Cinta Sang Dokter
SEASON 2 Part 43. Korea 2


__ADS_3

“Iya tentu saja Oppa, aku ingin mengucapkan salam dan  berdoa untuk mereka. Apa rasanya masih sangat sedih?"


"Tidak, aku sekarang lebih banyak menghargai kenangan yang diberikan padaku. Mereka sudah bahagia di surga, takdir kami mungkin sudah diatur seperti yang kau bilang padaku, aku  sudah bisa menerima kenyataan, tak usah khawatir." Aku tersenyum dan menggengam tangannya.


"Aku ingin sekali bertemu mereka. Aku tahu kau akan selalu merindukan  mereka sebagai bagian yang pernah ada buatmu. Jika aku disini sekarang, aku tak akan merubah apapun, setiap ke Seoul kita akan selalu mendoakan mereka."


"Aku sekarang tahu aku telah dipertemukan dengan gadis  cerewet tapi bisa sok bijak dan sok tua kadang-kadang." Aku tertawa mendengar pujiannya. "난 영원히 당신을 사랑할 거야." I’ll love you forever! Sebuah kata yang membuat pipiku panas dan mataku tak bisa lepas darinya.


"Sarangheo Oppa."


 


Dan jadilah kami mendarat dan tiba di Bandara Incheon, di suatu sore di musim semi yang indah di minggu ke pertama bulan Juni.


__ADS_1



“Seoul  again...” Aku menginjakkan kakiku di Seoul, dan tersenyum lebar, merasakan udara sejuknya berhembus, sama sekali aku tak menyangka aku akan bersama seseorang kali ini. Menakjubkan, walaupun belum resmi berkenalan dengan keluarga Oppa aku sudah sangat berbahagia kali ini. Kota ini seperti rumah kedua bagiku. Memang takdirku ternyata bahwa aku menemukan Oppa bersamaku kali ini.


“Kau gembira sekali...”  Oppa merangkulku saat kami berjalan bersama.


“Gembira karena bisa kesini bersamamu kukira.” Aku menatapnya.


“Bergembiralah bersama teman-temanmu oke. Begitu kau di hotel aku akan menemuimu... Aku minta maaf harus begini awalnya.”


“Baiklah, semoga semuanya lancar.”


Anak keluarga Park, Seung-won menjemputku di bandara. Aku mengenalkannya pada Oppa sebelum berpisah dengannya. Keseruan menjelajah bersama teman-temenku di Seoul sudah terbayang, jadwal kami sudah penuh mereka sengaja mengosongkan  jadwal mereka akhir pekan ini.


Banyak yang kulakukan di Seoul, yang pertama harus dilakukan adalah ke Myeongdong, surga kosmetik  di Seoul, membeli  produk-produk terbaru Etude, Missha hingga Tony Moly dan  banyak lagi yang merk bisa kau coba, mengumpulkan sample gratisnya sampai tasmu penuh. Dan sebagai orang asing aku bebas melakukannya, mereka yang terpesona dengan kelancaran bahasa Koreaku, yang kadang-kadang aku berpura-pura sedikit tidak lacar, dengan senang hati memberiku sample gratis. Shin Hye dan Gyu-ri teman-temanku disana dengan senang hati memanfaatkanku untuk mengumpulkan sample itu.

__ADS_1



Kami jalan-jalan ke Seoul Tower, Mount Namsan, memanjat sampai puncaknya, makan  street food sampai puas, pergi ke cat café bermain kucing, belanja murah di Edae,  tentu saja mengajak mereka belanja oleh-oleh  di Lotte Mart. Mereka mengajakku ke berbagai restoran baru yang hits baru-baru ini,mengunjungi show di Gangnam. Tiga hari -tiga malam rasanya sangat kurang.


Akhirnya hari keempat  sore hari aku berpindah ke hotel dan salah satu   yang menggembirakanku adalah berita dari Oppa.


“Mama dan Papa tidak menentang rencanaku. Mereka bilang mereka   senang aku bisa menemukan seseorang. Jadi mereka belum tahu aku sudah membawamu kesini,besok sore kuajak kau makan malam dirumah oke, malam ini teman-teman priaku mengajakku minum, aku tak bisa mengajakmu, kau tak apa bukan sendiri di hotel malam ini.”


“Tak apa Oppa, aku bisa jalan-jalan sendiri,...”


“Jangan pulang terlalu malam oke, besok aku akan memberitahu Ayah dan Ibu, siang jam 2  aku akan mengajakmu ke makam, dan kita akan bertemu Ibu dan Ayahku.”


“Iya Oppa, aku senang kita bisa melewati ini.” Akhirnya kami bisa melewati satu tahap lagi dalam hubungan kami, persetujuan orang tua Oppa. Tak ada yang lebih membahagiakan dari berita ini. Rasanya tak sabar menunggu besok.


💐💐💐💐💐

__ADS_1


Sorry ya lagi nulis Erwin, nulis yg ini tersendat jadinya. Nanti akan diumumkan kapan release Erwin. Sedang diburu crazy upnya buat kalian.


__ADS_2