
Hai pembaca semua, hari ini adalah episode penutup Oppa dan Yuna.Terima kasih sudah menemani menyelesaikan cerita bagian kedua dari Jalan Cinta Sang Dokter ini, bulan Juli nanti ada cerita Dr. Andreas.
Lagu penutup kisah ini adalah Love Story dr LYN (kalian download atau streaming bisa dengarkan di latar) dari OST Legend of The Blue Sea {kalian bisa menemukan lirik lagunya dan terjemahannya di akhir cerita ini)
Selamat membaca...
^^^^^^^^^^^
This is love story
that I can’t hide away
__ADS_1
너의 가슴 속에서 neoui gaseum sogeseo - In your heart
깊이 잠들고 싶어 gipi jamdeulgo sipeo- I want to deeply fall asleep
이건 사랑이야 igeon sarangiya - This is love
이게 행복이야 ige haengbogiya - This is happiness
혹시 꿈 속일까봐 hoksi kkum sogilkkabwa In case this is a dream
This is my love story
사랑해 너만을saranghae neomaneul - I love you, only you
__ADS_1
Aku mencintaimu, hanya kamu...
Sebuah lagu favorite kami diputarkan di lantai dansa wedding dance kami, aku memandang matanya, pipiku panas karena bahagia, ini dansa pengantin pertama kami, sementara semua mata memandang kami, keluarga kami, sahabat dan teman kami bertepuk tangan untuk kami, ikut merayakan kebersamaan kami, tapi aku tak perduli, akhu hanya ingin menikmati moment kamu, hanya Oppa yang ada dalam pandanganku.
“Kau berhasil menghapal langkahnya...” Dia menggodaku. Aku ingin ada dansa pertama, kami untuk pertama kalinya kami yang tak pernah belajar dansa mempelajari sebuah langkah sederhana ditengah rumitnya persiapan upacara pernikahan kami. Setelah beberapa pengaturan melelahkan, akhirnya dalam lima bulan kami berhasil menyelesaikan semua yang diperlukan dan hari ini upacara pernikahan kecil kami berlangsung. Tak banyak yang kami undang hanya keluarga dan teman-teman dekat.
“Kita berhasil, kita tak menginjak satu sama lain...” Aku membalasnya sambil menahan tawa sampai lagu tiga menit itu berakhir dan kami memberi hormat satu sama lain, yang kemudian berlanjut ke pemotongan kue pernikahan.
“Selamat buat kalian. Bahagia terus sampai kakek nenek.” Bu Melisa dan Dokter Vincent memberi selamat kepada kami, dia sedang hamil lima bulan sekarang, saat kami mingle ke meja mereka.
“Terima kasih.” Aku dan Oppa menerima wine toss mereka.
“Hei, congrat buat kalian.” Sekarang dr. Sandra yang berdiri menghampiri kami. Dia tampaknya belakangan terlihat cukup banyak tersenyum belakangan, tidak bersikap memusuhi kami lagi, bahkan terakhir dia pernah minta maaf padaku karena sikap buruknya padaku, kurasa karena kebersamaannya dengan Dokter Andreas yang ada disampingnya malam itu. Seseorang teleh berhasil menawarkan hatinya yang pahit nampaknya.
__ADS_1
Aku melihat Erwin juga yang datang bersama seorang gadis cantik bernama Gisella, yang kemudian kukenal sebagai seorang perancang busana kenamaan, kupikir dia akan datang bersama gadis yang kemarin kulihat, tapi pengacara-pengacara ini cukup rumit.
Acara malam itu dipenuhi kegembiraan bersama keluarga dan teman-teman dekat kami. Tapi sebenarnya semua acara ini cukup melelahkan, aku menyesal memilih heels yang cukup tinggi untuk acara ini. Harusnya aku memilih sepatu kets saja di balik gaunku. Aku duduk kelelahan di bangku pengantin setelah selesai acara foto, menunggu beberapa hal dibereskan oleh tim wedding organizer bersama Oppa. Sementara sebagian keluarga sudah kembali tadi.