
Gadis itu segera keluar dari kamar mandi dan melangkahkan kaki ke tempat tidur yang super empuk dibandingkan waktu di desa kemarin.
Setelah sampai di tempat tidur, Anita segera merebahkan diri dan berdoa. Perlahan-lahan kedua matanya pun terpejam dan gadis itu hanyut dalam mimpinya.
****
Pagi hari ini adalah hari yang istimewa bagi tim basket yang dimana Eka sebagai kaptennya dan kawan-kawannya yaitu tim "Bintang”, karena hari ini adalah Babak Final Kejuaraan Basket tingkat kecamatan.
Untuk itu Anita, Eka, Haikal dan yang lainnya telah sampai di arena perlombaan, dan mereka telah bersiap-siap untuk bermain basket.
Sementara itu Haikal didakwa sebagai pelatih, sudah memberikan seragam milik adiknya pada Anita. Dan Anita sudah memakainya tadi di ruang ganti.
Eka sebagai kapten tim basket Bintang tengah sibuk mengatur strategi untuk menghadapi tim Bulan. Dalam permainan ini Eka yang sebagai Center, Anita sebagai Power Forward, Fitri sebagai Small Forward, Ela sebagai Point Guard, dan Sita yang sebagai Shooting Guard.
Mereka bertekad akan bermain dengan maksimal dan memberikan yang terbaik sesuai posisinya masing-masing.
"Priiiit....!"
Terdengar suara peluit Tip-off, semua pemain mulai menunjukkan bakatnya dalam memainkan bola basket. Tim Bintang bermain dengan baik, begitu pula dengan tim Bulan.
Mereka sama-sama tim yang kuat dan disegani oleh tim-tim basket yang lain. Waktu pertandingan tinggal lima menit lagi, sementara itu skor dari kedua tim seimbang yaitu 87-87, dan semua pemain tampak tegang dan mulai terlihat kelelahan. saat lawannya lengah, Iyung merebut bola dari lawannya kemudian mengumpannya kepada Eka.
Setelah Eka mendapatkan bola, ia langsung men-dribble bola ke arah ring dan melakukan slam-dunk. Pertandinganpun selesai , berkat slam-dunk dari Eka dan tim Bintang dapat memenangkan pertandingan dengan skor 89-87.
Setelah pertandingan selesai kedua tim saling berjabat tangan satu sama lain. Eka, Anita dan kawan-kawannya dengan bangga mengangkat Piala Kemenangan didepan para penonton pertandingan.
"Selamat ya! kalian memang luar biasa. Dan kamu Anita, tidak salah kalau aku memilih kamu. Rekaman ini akan menjadi dokumentasi, dan akan aku perlihatkan pada Manda setelah siuman nanti!" seru Haikal dengan gembiranya.
Sementara itu di bangku penonton, ada empat orang gadis dan seorang pemuda yang slalu memperhatikan tim Bintang dan Haikal sejak awal hingga akhir pertandingan.
Gadis itu tak lain adalah Lisa and the geng dan sepupu Lisa yang bernama Robin, yang mempunyai kekasih salah satu anggota dari tim Bulan yang bernama Almira.
"Kurang ajar, bisa menang juga mereka!" gerutu Robin yang terus mengernyitkan kedua alisnya pada saat melihat ke arah tim Bintang.
"Iya, katanya kamu sudah menumbangkan salah satu dari anggota tim Bintang, Robin!" seru Lisa yang penasaran.
"Menumbangkan salah satu anggota tim Bintang?" tanya Yuni yang penasaran.
__ADS_1
"Iya, Robin tak mau kalau Almira kalah dalam pertandingan Final ini, karena bagi yang menang akan berlanjut lagi ke tingkat yang lebih tinggi. Dan Robin ingin mengabulkan keinginan Almira untuk menjadi pemain basket tingkat internasional." jelas Lisa.
"Tapi kenapa mereka anggotanya masih utuh?" tanya Rini yang ikut memperhatikan.
"Tunggu dulu! itu....itukan Haikal! Kenapa dia ada bersama anak-anak ingusan itu!" seru Yuni penasaran dan membuat yang lainnya lebih teliti melihat ke arah tim Bintang.
"Semuanya lihat! yang menjadi Power Forward itu bukannya si pembangkang!" seru Lala seraya menunjuk ke arah Anita.
"Mana, coba lihat!" seru Rini yang ikut penasaran.
"Iya lho! edyan anak kuliahan main sama anak SMP! Gila...!" umpat Lisa dengan kesalnya.
"Apa maksudnya Haikal dan si pembangkang itu teman satu kampus dengan kalian?" tanya Robin yang sangat terkejut.
"Iya, mereka satu kampus! bahkan si pembangkang itu satu fakultas dengan Lisa!" jawab Lala yang menjelaskan.
"Tak bisa dibiarkan!" seru Robin yang kemudian melangkahkan kaki menuruni tribun atau tempat duduk penonton menuju ke lapangan basket.
"Robin kamu mau apa?" tanya Lisa yang khawatir dan dia mengikuti langkah Robin dan diikuti oleh para anggota Lisa and the geng.
Tak berapa lama mereka telah sampai di tengah lapangan.
"Dewan Juri! aku mohon pertandingan ini dibatalkan!"seru Robin yang posisinya saat ini berhadapan dengan para juri dalam pertandingan final bola basket itu.
Dan suasana stadion yang seharusnya para penonton keluar dari stadion, tapi pada saat mendengar apa yang diserukan oleh Robin, mereka mengurungkan niat untuk pulang.
Para penonton itu sangat penasaran dengan apa yang telah terjadi di tengah lapangan, karena itulah mereka kembali dudu di tribun penonton.
Suasana yang sebelumnya riuh menjadi hening dan hanya terdengar suara Robin dan yang berseteru dengannya.
"Apa-apa'an ini! siapa yang menyuruh mereka ini ke tengah lapangan!" seru salah satu juri lomba bola basket itu.
"Saya tidak terima jika ada perbedaan usia diantara para pemain!" seru Robin dengan garangnya.
"Maksud kamu apa?" tanya Eka yang penasaran.
"Kalian memasukkan anggota yang usianya lebih tua diatas kalian!" seru Lala yang ikut memanas dalam situasi tersebut.
__ADS_1
"Apa maksud kamu dengan anggota yang usianya lebih tua diatas kami?" tanya Sita yang ikut nimbrung.
"Kalian kira amki tak tahu siapa power Forword kalian!" seru Lisa yang juga geram dalam situasi itu.
"Anita? usianya kan sama dengan kita!" seru Eka yang membela timnya.
"Heh, tanya saja dia! perlu kalian tahu dia itu satu kampus dengan kita dan baru kemarin dia berseteru bertanding basket Sam kita!" seru Yuni yang menampakkan kemarahannya karena masih ada rasa kecemburuan dia pada saat melihat Anita bersama Haikal.
"Anita, benarkah apa yang mereka katakan?" tanya Eka yang mencoba meyakinkan dirinya dari ucapan Lisa and the geng.
"Iya, saya baru datang beberapa hari dan Saya kuliah satu kampus dengan Lisa !" seru Anita yang menjawab pertanyaan mereka.
"A..Anita!":seru Eka, Ela, Fitri dan Sita secara bersamaan.
"Haikal dimana kamu? kenapa hal ini tak terpikirkan olehku!" gerutu dalam hati Anita yang menebarkan pandangannya mencari keberadaan laki-laki yang membawanya masuk ke tim Bintang.
""Hei pembangkang! kenapa kamu bisa ikut bersama mereka!" seru Yuni yang penasaran.
"Haikal lah yang mengenalkan ku pada mereka!" jawab Anita yang apa adanya.
"Haikal!" seru Lisa and the geng yang juga mencari keberadaan mantan kekasih Yuni itu.
"Apa kalian mencari aku?" terdengarlah suara laki-laki yang mereka cari-cari.
Laki-laki itu adalah Haikal yang datang bersama dua orang polisi yang memakai seragam penyamaran dan juga ketua panitia lomba perlomba'an basket.
...~¥~...
...Mohon dukungannya dan terima kasih telah memberikan Like/komentar/rate 5/gift maupun votenya untuk novel Jangan Rampas Cinta-ku ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
...Bersambung...
__ADS_1