Jangan Rampas Cinta-ku

Jangan Rampas Cinta-ku
Bab 37


__ADS_3

Laki-laki itu adalah Haikal yang datang bersama dua orang polisi yang memakai seragam penyamaran dan juga ketua panitia lomba perlomba'an basket.


"Kak Haikal! coba jelaskan kenapa kenapa kakak memasukkan kak Anita yang usianya seumuran kakak di tim Bintang?" tanya Eka yang menghampiri Haikal.


"Eka, kamu jangan khawatir, Tenang saja ya!"'ucap Haikal sembari mengulas senyumnya.


"Haikal, semakin yakin aku kalau si pembangkan ini adalah pelakor dari hubungan kita!" seru Yuni yang sangat terlihat kalau dia cemburu dengan Anita.


"Masalah Anita memang aku lah yang menginginkannya, pada saat kalian menantang Anita dalam pertandingan bola basket kemarin, aku melihat ada bakat terpendam dalam diri Anita dalam bermain basket." ucap Haikal.


"Cih! bakat terpendam! kenapa bukan Yuni? kamu tahukan kemampuan Yuni selama ini?" tanya Lisa yang kesal.


"Sekarang saya mau tanya, mobil mewah dengan plat nomer 7154 itu milik siapa?" tanya Haikal seraya menatap Lisa and the geng satu persatu.


"Hah! itu bukannya nomor mobil kamu Lis?" bisik Lala yang berada disamping Lisa.


"Iya, kenapa ya?" gumam Lisa yang penasaran.


"Memangnya kenapa dengan mobil Lisa!" seru Robin yang mewakili saudara sepupunya, Lisa.


"Saya mau tanya, seminggu yang lalu tepatnya pukul lima sore kalian mau kemana dengan mobil itu?" tanya Haikal yang menatap ke arah Lisa and the geng satu persatu.


"Bukannya Robin yang pakai mobil kamu Lis pada waktu itua?" tanya Rini yang mengingatkannya.


"Benar juga, dan dia katanya pamit mau melenyapkan salah satu anggota tim Bintang!" bisik Yuni yang mengingatkan apa yang dikatakan oleh Robin.


"Benar juga!" ucap Lisa yang kemudian menghampiri Robin, sepupunya.


"Robin jelaskan padaku apa yang kamu lakukan dengan melenyapkan anggota tim Bintang?" tanya Lisa yang menatap Robin dengan tajam. Sementara itu Robin hanya diam saja terpaku, seperti menyesali apa yang telah dia perbuat.


"Biar video ini yang menjelaskannya!" seru Haikal yang menunjukkan video kecelakaan yang menimpa Amanda padan Lisa di ponselnya, yang kemarin sempat Haikal perlihatkan pada Anita.


Waktu itu sore hari jam lima sore, ada seorang gadis yang pulang dari latihan basketnya. Seperti biasa dia menggunakan skateboard sebagai kendaraannya kemana pun dia pergi dari rumah.


Kemudian gadis itu berhenti di persimpangan jalan dan dia berada di samping lampu lalu lintas. Lampu hijau telah berganti merah, dan gadis itu yang kebetulan sendirian menyebrang melewati zebra cross.

__ADS_1


Pada waktu gadis itu hampir mendekati trotoar, ada sebuah mobil mewah yang ada disamping gadis itu, dimana sebelumnya berhenti tiba-tiba melaju dan seketika menyeruduk gadis itu dari samping dan gadis itu terpelanting di trotoar dengan kepala dan kaki bersimbah darah.


Dan terlihat jelas kalau mobil itu adalah mobil kepunyaan Lisa, karena warna dan plat nomornya pun sama.


"Astaghfirullahaladziim....!"


Lisa tersentak kaget pada saat melihat kejadian dimana gadis itu ditabrak dan jatuh terguling-guling di trotoar.


"Ro...Robin!" seru Lisa yang memandang ke arah sepupunya itu dengan geram.


Lisa tak menyangka yang dimaksudkan oleh Robin dengan menghilangkan Power Forward tim Bintang itu dengan cara seperti itu, dan menggunakan mobilnya. Itu berarti akan meninggalkan jejak pada dirinya.


"Kak Lisa, ma'afkan aku. Waktu itu Robin pinjam mobil kakak untuk menjemput Almira pulang latihan." ucap Robin yang merasa antara tak enak hati dan juga menyesal telah berbuat sekeji itu dengan menggunakan mobil sepupunya.


Tiba-tiba saja Almira yang sebelumnya ada di tepi lapangan, melangkahkan kakinya menghampiri Robin.


"Kak Lisa dan yang lainnya, ma'afkan aku. Waktu itu Robin memang sedang menjemput aku, kemudian aku dan Robin jalan bareng. Tak tahu kenapa aku sempat melihat salah satu anggota tim Bintang, dan terlintas dalam pikiran kami untuk melenyapkannya. Karena itulah aku dan Robin terus berpikir seperti itu, dan akhirnya terjadilah kecelakaan seperti itu. Jadi ma'afkan kami kak!" ucap Aliran seraya terisak menahan air matanya.


"Jadi itu ulah kalian!" seru Anita yang geregetan sedari tadi menyimak percakapan mereka.


"Hai pembangkang kau ini siapa? main ikut-ikutan saja!" seru Yuni yang bertambah kesal dengan Anita yang selalu bersama Haikal, mantan kekasihnya itu.


"Sudahlah biar aku kasih tahu pada kalian, biar kalian semua sadar! bahwa sebagai orang yang kaya jangan bertindak seenaknya sendiri!" seru Haikal yang menatap satu persatu mulai dari Robin, Almira dan Lisa and the geng.


"Perlu kalian ketahui bahwa gadis yang kalian tabrak itu adalah adik kak Haikal!" seru Eka yang sejak dari tadi diam tapi mengikuti percakapan itu.


"A....apa!"


Sontak saja Lisa dan the geng sangat terkejut dan tak percaya dengan apa yang telah terjadi.


"A..Amanda! apa betul itu Amanda Haikal?" tanya Yuni yang mendadak wajahnya pucat.


"Iya dia Amanda dan sampai sekarang adikku masih koma. Dan kamu tahu kan Yuni, kalau pertandingan final inilah yang sangat dia impikan!" jawab Haikal yang menatap Yuni, walaupun masih ada rasa cinta untuk gadis didepannya, namun laki-laki itu mencoba menepisnya


Seketika itu juga lutut Yuni gemetaran dan tubuhnya pun lemas, dia ambruk setengah tak sadarkan diri.

__ADS_1


"Yuni!" panggil Haikal yang tiba-tiba bergerak untuk menangkap tubuh Yuni, dan mereka memapah manta kekasih haikal itu ke tepi.


Semua orang memandang apa yang dilakukan Haikal. Anita menghela napasnya panjang.


"Tenang Anita, dia memang bukan milik kamu. Kenapa harus ada rasa cemburu?" ucap dalam hati Anita.


"Haikal masih ada rasa dengan Yuni!' bisik Lala pada Rini dan Lisa yang menyaksikan hal itu.


"Iya" jawab Rini da Lisa bersamaan.


Sementara itu Yuni terus memandang Haikal dengan rasa cinta dan penasarannya.


"Ha...Haikal, apakah kamu memutuskan cinta kita karena masalah kecelakaan itu?" tanya Yuni dengan kedua matanya yang berkaca-kaca.


"Iya, karena aku kira kamu ada di dalam mobil itu!" jawab Haikal yang menatap Yuni.


"Tidak Haikal, aku tidak berada di dalamnya. Kalaupun aku ada didalamnya maka sudah pasti akan aku cegah perbuatan mereka!" ucap Yuni yang saat ini dalam posisi duduk dengan selonjor menatap Haikal yang duduk dengan berjongkok dihadapannya.


Haikal menarik napasnya panjang dan kemudian bangkit dari duduk berjongkoknya. Laki-laki itu melangkahkan kaki kembali ke kerumunan, karena ada masalah yang harus dia selesaikan.


"Karena perbuatan kalian, adikku masih koma sampai sekarang. Dia tak bisa mengikuti lomba, dan tentunya tim Bintang dimana adikku bergabung akan kehilangan sekali salah satu anggotanya." ucap Haikal.


"Iya, mana final tinggal menghitung hari. Dan kami bingung mencari pengganti buat menempati posisi Amanda. Karena itulah aku cerita pada kak Haikal! Dan kak Haikal berjanji membantu mencarikan pengganti Amanda selama Amanda masih koma!" jelas Eka yang menatap Robin, Almira dan Lisa and geng.


"Dan aku menemukan pengganti Amanda, yaitu Anita!" sahut Haikal yang menatap pada Anita,


...~¥~...


...Mohon dukungannya dan terima kasih telah memberikan Like/komentar/rate 5/gift maupun votenya untuk novel Jangan Rampas Cinta-ku ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...Bersambung...


           


__ADS_2