Jatuh Cinta Dengan Abangku

Jatuh Cinta Dengan Abangku
Pulang


__ADS_3

"Halo pak Anto, Della ada?" sapa Mita melihat satpam Della yang ada di pos nya.


"Eh... non Mita... ada, masuk non" satpam itu membuka pintu pagar rumah Della.


"Pak, maaf saya ga sendiri... di mobil ada bunda sama kakak nya El pak" kata Mita sambil menunjuk mobil di belakang nya.


"Baik non" pak Anto membuka pintu pagar nya lebih lebar lagi, mempersilahkan tamu tuannya masuk.


"Non Mita... masuk non... mari buk" seperti biasa asisten rumah tangga mama Della mempersilahkan mereka masuk.


"Mari silahkan duduk, saya panggilan nyonya dulu, permisi..." ucapnya lagi, berjalan menuju kamar mama Della.


"Bi, saya ke kamar Della ya, Della di kamar kan? pinta Mita.


"Ada non, silahkan" ucapnya mempersilahkan Mita, yang sudah biasa datang ke rumah itu.


"Permisi bun, kak, bang" kata Mita sambil berlalu.


Tidak lama kemudian mama Della keluar dari kamarnya berjalan menghampiri tamunya.

__ADS_1


"Bunda El... lama ga ketemu" mama Della memeluk, lalu cipika cipiki dengan bunda. Lalu menyalami abang, kak Rani dan dan Mita


"Iya mama Della, sejak ambil rapot semesteran kemarin." kata bunda tersenyum.


"Mama Della kedatangan saya dengan kakak-kakak nya El, juga kami tadi minta tolong Mita untuk mengantar kami. Sebelumnya saya minta maaf jika mengganggu" kata bunda hati-hati.


"Ga bun, saya malah seneng kedatangan keluarga El, juga Mita" jawab mama Della ramah


"Sebenarnya mau bertanya, apa El ada di sini? Maaf ma... semalam El pergi dari rumah eyang nya, memang kami sedang ada sedikit masalah" bunda tertunduk, tidak enak hati dengan mama Della. Mama Della tersenyum ke arah bunda, lalu meraih tangan bunda yang duduk di sebelahnya.


"Namanya juga anak-anak usia segitu bun, masih mencari jati diri. Ehmm... El ada bun, dia datang tadi pagi. Saya juga sudah sempat berbicara sama El, dia hanya butuh waktu untuk memikirkan apa yang sudah di terjadi kok bun" mama Della menenangkan bunda.


"Sudahlah bun, semua yang terjadi sudah kehendak Tuhan, bunda ga boleh menyesalinya" kata mama Della lagi


"Ini minumnya bun, mari silahkan di minun" kata asisten rumah tangga mama Della yang datang membawa minuman dan makanan kecil.


"Bi, tolong panggilan anak-anak kesini ya" perintah mama Della.


"Baik nya, permisi" kata si bibi.

__ADS_1


***


El berjalan pelan menuju ke ruang tamu di apit kedua sahabat nya, dengan rasa bersalah, dia menunduk dalam, mereka baju yang di pakainya. Bahkan dia tidak berani menatap wajah bunda maupun kedua kakaknya. Dia berdiri di depan bunda dengan badan kaku.


"Dek..." bunda memeluk tubuh putri yang di rindukannya, air mata nya mengalir deras, begitupun El.


"Maafin adek bun" El membalas erat pelukan bunda nya. Yang lain menatap mereka haru. Kak Rani bergabung memeluk mereka berdua. Abang berdiri lalu mengacak rambut El, ada perasaan lega dalam hatinya.


"Kita pulang yuk dek" ucap bunda mengusap pipi El, dan dia mengangguk.


"Tante permisi, El mau ambil tas dulu" kata El lalu menarik tangan kedua sahabatnya, setelah dapat anggukan dari mama Della.


"Sekali lagi maaf sudah merepotkan mama Della" ucap bunda setelah anak-anak itu pergi menuju kamar.


"Ga repot sama sekali bun, lagian mereka kan sahabat baik" jawab mama Della tersenyum.


"El pamit ya tante, makasih banyak tumpangan dan nasehat nya" El mencium tangan mama Della.


"Ga usah sungkan, kapan-kapan ajak yang lain ke sini" kata mama Della mencium kedua pipi El.

__ADS_1


"Iya tante" mereka semua keluar setelah semua berpamitan.


__ADS_2