Jatuh Cinta Dengan Abangku

Jatuh Cinta Dengan Abangku
Kantor abang


__ADS_3

Tok.. Tok.. Tok..


"Masuk" sahut suara dari dalam.


"Papaaa" El berjalan cepat mendekat ke calon papa mertua angkatnya.


"El..." pak Arya berdiri menyambut El, lalu memeluknya, seperti ayah yang berpisah lama dengan anaknya.


"El ganggu papa ga?" kata El manja.


"Ga dong... papa mama kangen sama kamu. Ayo duduk. Apa kabar kamu nak?" tanya pak Arya berjalan menuju sofa tamu, di ruangannya.


"Baik pa. Papa mama sehat?" tanya El yang ikut duduk di sebelah abang.


"Sehat semua... kamu tadi di culik abang kamu dari kampus?" tanya pak Arya tertawa.


"Iya, tadi abang ajak El makan siang, trus di ajak ke kantor. Karena El kangen papa jadi ajak ke abang sini dulu" celoteh El panjang.

__ADS_1


"Harus dong, wajib ke orang tua dulu... hahaha" kata pak Arya yang sangat bahagia karena anak-anak angkatnya mampu mengobati kangen terhadap anak-anak kandungnya sendiri.


"Papa mau cobain hasil praktik El tadi?" El menyodorkan kotak makanan ke pak Arya.


"Boleh..." pak Arya mengambil tissue dan mengambil kue dalam kotak itu.


"Hmm... enak.. Abang kamu ga di tawarin, tuh dia diem karena cemburu sama kita" kelakar pak Arya yang membuat mereka semua tertawa.


"Abang tadi udah El suapin di mobil" kata El malu-malu.


"Tuuh Bim.. jadi ga boleh cemburu lagi ya, papa ga di suapin sama calon menantu papa" lagi-lagi pak Arya suka menggoda abang.


Di sela tawa mereka telpon kantor berbunyi, pak Arya mengangkat telpon nya.


"Maaf pak, mengganggu, utusan dari kantor Putra Perkasa sudah datang, apa saya minta untuk menunggu? atau saya persilakan masuk?" ucap Sari dari seberang telpon.


"Suruh masuk" ucap pak Arya, yang langsung menutup telpon nya.

__ADS_1


"El papa minta maaf ya, papa ada tamu, kapan-kapan kalo ada waktu El main aja ke sini, bawa kue-kue enak lagi hahaha.."kata pak Arya.


"Iya pa, ga papa, kapan-kapan El dateng lagi" El mendekat hendak mencium tangan pak Arya, tapi pak Arya kembali memeluk El, lalu El mencium punggung tangan pak Arya.


Bersamaan dengan Sari yang membawa masuk tamunya, setelah ketukan pintu. Dan Sari terkejut dan heran melihat pak Arya dan El yang seperti ayah dan anak.


***


"Maaf itu tadi calon istri anak angkat saya" kata pak Arya menjelaskan ke tamu nya supaya tidak salah paham. Setelah abang dan El keluar dari ruangan pak Arya.


"Iya pak... anaknya dan pasangannya terlihat serasi pak" kata tamu nya.


***


Sementara itu, abang mengajak ke ruangannya masih dengan menggandeng El.


"Enak ya bang tempatnya? Apa papa memberi tempat yang spesial untuk abang?" tanya El, mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan, matanya tertuju ke figuran kecil di samping laptop, di hadapan abang. El berjalan mendekat ke meja abang.

__ADS_1


"Ga lah sayang... semua kepala bagian sama saja, karena papa tetap profesional di kantor, bahkan ketika kemarin ada masalah pun keuangan pun abang tetap di periksa" kata abang


__ADS_2