Jatuh Cinta Dengan Abangku

Jatuh Cinta Dengan Abangku
Belajar melupakan


__ADS_3

Keesokan harinya abang pergi ke kampus untuk urusan wisuda, dia sudah janjian dengan Rey, sahabatnya sejak awal masuk kampus itu.


"Bim, tuh di tungguin fans lo" ejek Rey saat di parkiran, sambil menunjuk ke arah tiga orang gadis yang berdiri di sudut kiri gedung kampus itu. Abang melihat mereka, Lila dan teman-temannya.


"Apa saatnya aku membuka hati untuk cewek lain? Setelah adek nolak aku. Yaaa.... Mungkin sebaiknya aku mulai bersikap baik ke Lila yang selama ini udah baik ke aku" pikir abang.


"Heeeyyy... kok malah bengong, udah jatuh cinta sama fans lo ya?" Rey menepuk bahu abang, dan menggodanya, karena selama ini Rey tahu betul abang ga pernah suka dengan Lila, dia hanya menganggap teman dan tidak lebih.


"Apaan sih lo" abang melangkah ke arah gedung.


"Hai Bim..." Lila tersenyum menyapa abang.


"Hai... sorry ya aku langsung masuk, mau ketemu sama dosen" jawab abang tersenyum ramah.


"Waaah... La... tumben-tumbenan Bima ramah banget sama kamu" tutur Erin, sahabat Lila.


"Iya bener kamu, ada apa ya" ucap Lila berbunga-bunga.

__ADS_1


"Ciee... ada yang berbunga-bunga nih" ledek kedua sahabat nya.


"Aaah.. kalian, apaan sih.." pipi Lila bersemu merah merona.


***


Sementara itu El sedang galau di kamarnya, selama abang pergi dia sama sekali tidak bisa fokus dalam hal apapun. Dia betah berlama-lama di dalam kamarnya. Ketiga sahabatnya mengajak El hangout pun tak pernah di tanggapinya, Gio juga beberapa kali menghubunginya, mengajak untuk hanya sekedar jalan saja di tolaknya. Bunda selalu memperhatikan nya, tapi selama El masih baik-baik saja, bunda membiarkan El dengan maunya sendiri.


"Bang... semarah ini kah abang sampai pergi tanpa pamit setelah penolakkan adek" El mendekap lututnya membenamkan wajahnya, frustasi.


***


Hampir dua minggu abang pergi, El benar-benar kacau, hari itu Della menelepon El yang baru saja selesai mandi.


Drrt.. drrrttt... drrrrrtt...


Della : " El gue minta tolong bisa ga lo?"

__ADS_1


El : "Apaan?"


Della : "Besok nyokap suruh anterin ke stasiun, mau pergi ke rumah tante yang baru lahiran, nginep beberapa hari. Lo dan yang laen gue ajakin nganterin nyokap gue ya, gue sih ngarep kalian bisa nemenin gue tidur di rumah"


El : " Kalo cuma ikut nganter ke stasiun sih gue oke aja, tapi kalo nginep gue ga bisa Del, sorry ya. Kan lo ngerti gue di rumah cuma berdua sama bunda, lagian siang gue sering di suruh bunda buat bantuin kerjaannya, kaya nganterin jahitan, beli keperluan jahit gitu"


Della : "Ehmm... ya udah deh gapapa, yang penting bisa ya ikut nganter ke stasiun, abis itu kita makan bakso favorit, gue yang traktir... kangen lama ga makan bareng disana"


El : "Oke deeh, besok pagi-pagi gue udah sampai tempat lo"


Della : "Thank you ya El"


El : "Iya sama-sama, see you"


Della : "See you too"


El berharap dengan menerima tawaran Della untuk keluar bisa membuat dia melupakan sejenak kesedihannya.

__ADS_1


__ADS_2