
"Guys otw ke tempat Jenar kuy, sumpah gue BT." Sebuah pesan dari Chaca seketika membuat Mood Nayla langsung berubah.
Nayla pun segera bergegas mengganti pakaian dan pergi menuju rumah Jenar.
Chaca calling 📞
"Hallo Nay, dimana lo?" Tanya Chaca di ujung telfon.
"Aku otw nih gila macet banget." Kata Chaca sambil melihat jalanan yang begitu macet.
"Oh ya sudah lah, gue sama Hanna sudah di rumah Jenar. Cepetan yah." Kata Chaca.
"Oke deh, bye." Nayla langsung mematikan sambungan telfon nya dan kembali bermain hape sambil menunggu kemacetan.
Sekitar 30 menit taxi Nayla baru tiba di kediaman Pranata, Nayla segera membayar ongkos dan berlari ke dalam rumah.
"Mbok, dimana Jenar dan yang lain?" Tanya Nayla saat hendak mengetuk pintu ternyata pintu sudah di buka oleh mbok Ni.
"Ada di gazebo belakang non." Ujar mbok Ni lalu mempersilahkan Nayla untuk masuk.
__ADS_1
"Oke deh, makasih ya mbok." Kata Nayla lalu ia segera menuju Gazebo.
"Yuhuuuu!" Teriak Nayla saat baru tiba di gazebo.
"Eh Nay, gimana efek mabuk lo kemaren?" tanya Chaca penasaran.
"Yaelah Cha, baru juga mau naruh *@**@* udah di semprot pertanyaan begitu." Ucap Nayla cemberut.
"Kamu tau Nay, kemaren pas kamu pergi Aa Arlan ternyata jemput aku sama kakak ipar nya Jenar." Kata Hanna.
"Hah serius!" Ucap Nayla terkejut. "Terus terus gimana cha?" Tanya Nayla.
"Gimana apa nya. Awalnya gue ngerasa itu mimpi anjir. Gue berasa kek terbang hahaha." Kata chaca kembali menerawang saat saat kebersamaan nya dengan Dimas.
"Buruan cerita ke kita. Gue penasaran smaa lo semalem gimana? Lo belah duren gak?" Tanya Chaca.
"Boro boro." Ucap Nayla cemberut. "Nih yah, aku gak akan belah duren sampe hati aku bener bener yakin." Ucap Nayla yakin.
"Nah cakep tuh." Kata Jenar memberikan dua jempol nya pada Nayla.
__ADS_1
"Eh Je lo dulu gimana pas belah duren nya. Kalau di pikir pikir kan pernikahan lo sama Nayla gak beda jauh. Kalian sama sama nikah tanpa cinta." tanya Chaca.
"Hemm iya yak, aku baru sadar hahaha." Kata Jenar tertawa.
"Aku dulu berapa bulan yah setelah menikah baru buka segel? Aku lupa." Ucap Jenar malu malu.
"Yang jelas kami ngelakuin itu pas udah saling mengungkapkan perasaan masing masing." Imbuhnya dengan menahan senyum. jenar kembali menerawang saat saat ia akan membelah duren di malam hari. 🙈
"Kaga usah flashback juga Je. ntar lo pengen berabe. Laki lo masih kerja." ucap Chaca tertawa.
"Menurut kalian aku sama si kampret berjodoh gak sih?" tanya Nayla lirih membuat tawa ketiga sahabat nya seketika berhenti.
"Nay, jodoh gak jodoh semua di tangan yang di atas. Tugas kamu berusaha. Maksud ku berusaha adalah, bagaimana niat kamu akan membawa pernikahan kamu kelak. Bila kamu ingin berjodoh maka lakukan sebaik mungkin, terus berdoa semoga suami kamu cepet dapet hidayah dan ngejauhin kelakuan dia saat ini. Nah itu adalah tugas utama kamu. Bagaimana bisa kamu berjodoh kalau kamu dan dia gak mau berusaha mempertahankan atau memulainya." kata jenar panjang lebar.
"Tapi Nay, saran aku ya jangan sampai kamu melakukan itu di saat suami kamu belum mencintai kamu. Menurut novel yang aku baca kemarin nih yah seorang Cassanova gitu tuh doyan banget gonta ganti lubang, nah aku cuma takut kalau sampai dia ngelakuin itu ke kamu sebelum dia berubah maka dia tidak menutup kemungkinan akan ninggalin kamu dan kamu rugi besar. Tapi kalau dia ninggalin kamu saat kamu masih segel why not tidak ada masalah. Malah hot janda rasa perawan." Kata Jenar.
"Nah bener tuh kata Jenar, jangan takut jadi janda kalau kamu masih perawan Nay. Kamu tau Nay jaman Sekarang tuh Janda semakin di depan itu buat para laki laki apalagi janda nya bersegel beuh pasti banyak yang antri." Kata hanna.
"Dan bagi para perempuan juga begitu Duda semakin di depan. Tuh contohnya di depan kamu ngejar ngejar Duda padahal yang perjaka aja banyak yang ngantri." sindir Hanna melirik Chaca.
__ADS_1
"Kalian gak tau aja kalau Duda itu paling menawan, hot panas gimana gitu" ucap Chaca. "Apalagi nih yah, kata si Jenar om duren itu gak pernah main perempuan dia gak pernah mau asal masukin burung nya ke sarang yang belum halal. So kalian bisa bayangin dia puasa selama ini dan nanti kalau malam pertama sama gue beuh gue jamin panas banget." Ucap Chaca.
"Duhh gara gara kalian otak suci dan polos gue jadi traveling ngebayangin malam pertama gue." Kata Chaca langsung mendapatkan tabokan dari Hanna dan Nayla sekaligus. Sedangkan Jenar hanya tertawa sambil memakan rujaknya.