Jodohku Seorang Cassanova

Jodohku Seorang Cassanova
Kepergian Nayla


__ADS_3

Dengan menarik taxi, kini Nayla sudah sampai di depan gedung apartemen nya. Ia langsung berlari untuk menuju unit nya. Di pikiran Nayla saat ini hanya satu, ia ingin pulang.


"Mom!" Nayla terkejut saat membuka pintu apartemen ternyata sudah ada Mom Yeon sedang duduk di sofa ruang tamu.


"Nayla kemari Nak," kata Yeon begitu lembut.


"Tidak Mom, maaf tapi Nayla tidak punya banyak waktu lagi," lirih Nayla lalu ia segera berlari menuju kamar nya. Ia ingin cepat pergi dari apartemen karena ia takut kalau Chen akan mengejarnya.


"Nay, kamu mau kemana?" Tanya Yeon saat melihat Nayla mengemasi barang barang nya ke dalam koper.


"Mom, maafkan Nayla bila selama ini Nayla banyak salah sama Mom dan juga Dad. Maafkan Nayla yang belum bisa menjadi menantu yang baik untuk Mom dan Dad." Kata Nayla pelan sambil menggenggam tangan Yeon.


"Nayla—" ucap Yeon terkejut sekaligus bingung mengapa Nayla berkata seperti itu.


"Mom, Nayla mohon. Izinkan Nayla pergi, Nayla sudah lelah." Nayla langsung bersimpuh di hadapan Yeon, air matanya tumpah tak bisa ia bendung lagi.


"Sayang," kata Yeon langsung memeluk tubuh Nayla.


"Kamu mau pergi kemana?" Tanya Yeon.

__ADS_1


"Nayla mau pulang hiks hiks." Jawab Nayla sambil terisak.


"Ikut Mom yah," kata Yeon tersenyum. Sebenarnya sebelum dirinya datang ke apartemen anak nya, ia sudah mendapatkan laporan dari Billy mengenai kedatangan Sisil dan pertengkaran Chen dengan Nayla.


"Mom sudah tau semuanya," ucap Yeon sedih. "Maafkan anak Mom, dan Mom mohon jangan bercerai dengan nya." Lirih Yeon dengan mata berkaca kaca.


"Mom," gumam Nayla pelan lalu langsung memeluk Yeon dengan erat.


———


Chen sudah sampai di apartemen nya, ia langsung berlari mencari keberadaan Nayla namun tidak ada. Apartemen itu kosong dan juga barang Nayla sudah tidak ada.


"Sayang, kamu dimana?" gumam Chen lirih karena tidak menemukan keberadaan Nayla.


Chen calling Billy 📞


"Hallo Tuan," jawab Billy di seberang sana.


"Kamu lacak dimana keberadaan Nayla!" Perintah Chen dingin.

__ADS_1


"Tuan, Nona Nayla berada di apartemen," ucap Billy setelah memeriksa gps hape Nayla.


"Apartemen? Aku sedang di dalam apartemen, dan Nayla tidak ada disini!" Seru Chen karena memang dirinya hanya sendiri di apartemen.


"Tapi memang gps nona Nayla mengatakan bahwa ia di apartemen Tuan." ucap Billy.


"Kau kemari sekarang!" Ucap Chen lalu ia segera mematikan sambungan telfon nya.


Chen kembali lagi mencari keberadaan Nayla dis seluruh ruangan Apartemen, berharap ia menemukan keberadaan Nayla, namun tetap saja ia tidak menemukan dimana Nayla.


Tak berapa lama, Billy pun datang dan Chen langsung menyuruh Billy menemukan dimana hape Nayla.


"Tuan, ini hape nona Nayla." Ucap Billy saat menemukan hape Nayla berada di dalam kamar mandi.


"Hape nya saja? lalu dimana Nayla?" Tanya chen saat menerima hape Nayla.


"Maaf Tuan, saya tidak tau." Jawab Billy.


Chen mencoba membuka hape Nayla yang ternyata memang tidak di kunci. ia membuka semua nomor, chat, panggilan dan semua isi hape Nayla dengan detail.

__ADS_1


"Sial mengapa tidak ada nomor lain selain nomor ku!" ucap Chen dengan kesal karena ternyata Hape itu sudah kosong. tidak ada nomor ataupun Chat dari siapapun selain dirinya.


__ADS_2