Jodohku Seorang Cassanova

Jodohku Seorang Cassanova
Chen ke China


__ADS_3

Glek.


Nayla menelan Saliva nya dengan kasar kala menatap sang suami kini tengah menatap nya dengan begitu tajam. Kini dirinya tengah berada di dalam salah satu hotel dengan suami nya. Awalnya Nayla menolak keras namun Chen yang sudah di kuasai amarah berhasil membawa paksa Nayla pergi dari kantor Pranata grup.


Chen yang awalnya ada temu janji dengan Arya, terpaksa harus ia cancel karena melihat Nayla juga berada di kantor itu. Chen tidak menyangka bahwa Nayla bekerja di sana. dan jangan lupakan bagaimana Nayla tertawa lepas bersama seorang pria.


Chen dan Nayla masih sama-sama diam. Tidak ada yang buka suara satu pun, mereka berdua sama-sama sibuk dengan pikiran nya masing-masing.


Hingga tiba-tiba sebuah dering ponsel Chen mengalihkan dan membuyarkan lamunan mereka berdua.


Ucknown Number 📞


"Hallo," jawab Chen.


" .... "


"What!" Chen berteriak dan seketika langsung berdiri dari duduk nya membuat Nayla terkejut.


" ... "


"Alright, I'll be there soon," jawab Chen lalu ia segera mematikan sambungan telfon nya.

__ADS_1


"Kita harus ke China sekarang!" ucap Chen tegas.


"Kamu aja yang pergi, aku disini." Jawab Nayla ketus.


"Kita pergi berdua SEKARANG!" Kata Chen penuh penekanan.


"Kamu gak bisa maksa aku begitu Chen. Klaua aku bilang enggak ya berarti enggak!" kata Nayla.


"Baiklah, kamu disini. Aku akan segera kembali ke jakarta begitu permasalahan di sana selesai." Ucap Chen mengusap wajah Nayla dengan lembut namun Nayla malah memalingkan wajah nya.


Nayla begitu penasaran sebenarnya dengan apa yang terjadi, namun ia begitu enggan menanyakan kepada Chen. Ia juga enggan untuk ikut dengan Chen karena dirinya masih begitu kesal dengan Chen.


Nayla message Mom Yeon 📨


Ting!


Mom Yeon : Kami baik sayang, ada apa? Apakah kamu merindukan Mom hem?


Nayla : hehehe,


Mom Yeon : Mengapa kau tidak kemari saja sayang? Mom sangat merindukan mu dsn juga cucu Mom.

__ADS_1


Nayla : Maaf Mom. Untuk saat ini kandungan nayla belum bisa di bawa terbang ke sana. Mom tau bagaimana ucapan Dokter kemarin.


Mom Yeon : Iya sayang. Biar Mom saja yang ke sana. Mungkin bulan depan Mom sudah pulang ke jakarta.


Nayla : Oke Mom, jaga kesehatan dan juga Dad ya,


Mom Yeon : Iya sayang, kamu juga kalau ada apa-apa segera hubungi Mom Oke.


Nayla : Oke Mom, see you 😘


Nayla sedikit bernapas lega saat tau kabar mertua nya baik-baik saja. Lalu ia kembali teringat dengan telfon Chen, siapa yang menghubunginya? apakah pekerjaan nya yang sedang bermasalah. batin Nayla.


Sejujur nya hati Nayla begitu sakit saat melihat Chen harus pergi ke luar negri meninggalkan nya sendiri seperti ini, namun apalah daya. Dirinya tidak bisa ikut ke sana. Dan juga Nayla belum sempat memberitahu Chen pasca kehamilan nya.


"Nayla kamu dari mana aja sih jam segini baru balik?" Tanya Hanna saat melihat Nayla baru kembali ke kosan dengan wajah lesu.


"Dari hotel," jawab Nayla lirih laku ia segera merebahkan tubuhnya di atas kasur.


"Hotel? ngapain?" tanya Hanna mengerutkan dahinya.


"Bertemu kampret," ucap Nayla pelan namun tanpa terasa air matanya menetes tiba-tiba saat mengingat Chen ke luar negri.

__ADS_1


"Ngapain kamu di hotel sama Chen? Jangan bilang abis main burung dan Chen nengokin anak nya." kata Hanna.


"Boro-boro main burung atau nengokin anak, baru ngobrol sebentar dia harus ke luar negri." Nayla tiba tiba terisak sendiri hingga membuat Hanna terkejut dan bingung.


__ADS_2