Jodohku Seorang Cassanova

Jodohku Seorang Cassanova
Otw Pantai


__ADS_3

Sesuai rencana hari ini pagi pagi sekali Shiming sudah berada di apartemen Chen untuk menjemput Nayla.


Nayla dengan senang hati menyiapkan sarapan untuk Shiming dan Chen tentu nya.


"Untuk apa kau pagi pagi kemari?" Tanya Chen ketus saat melihat Shiming sudah duduk di mei makan.


"Untuk menjemput Nayla, apa lagi memang nya?" Ucap Shiming.


"Shiming, dia itu istri ku kalau kau lupa." Ucap Chen penuh penekanan.


"Aku tidak lupa itu bro. Tapi bukankah sebentar lagi perjanjian kalian akan selesai? Jadi tidak ada salahnya kan kami dekat? Lagi pula hanya tinggal beberapa bulan lagi kan." Ucap Shiming.


"Sampai kapan pun aku tidak akan menceraikan nya." Ucap Chen dingin.


"Hahaha lalu apa kau akan menjadikan dia boneka? Sedangkan di otak kamu masih kau isi dengan bayang bayang Sisil." Cibir Shiming.


Chen hanya diam mendengar ucapan Shiming, dia tidak rela Nayla pergi dengan sahabat nya, namun ia juga sudah ada janji dengan Sisil pagi ini.


"Sudahlah Chen, lepaskan Nayla." Ucap Shiming lagi lagi membuat amarah Chen memuncak.


"Apa kau tak kasian dengan nya? Dia masih lugu dan polos. Dia sangat cantik dan menarik. Dia juga sangat lucu dan juga manis." Ucap Shiming tersenyum membayangkan wajah dan kecerewetan Nayla.


Brak!

__ADS_1


"Jangan pernah memuji istri ku lagi. Lebih baik kau pulang sekarang, Nayla biar aku yang mengantar." Ucap Chen marah.


"Kampret kamu apa apaan sih ngusir Shiming." Kesal Nayla yang baru datang bergabung di meja makan.


"Disini shiming adalah tamu ku. Jadi kamu tidak berhak mengusir nya. Dan lagi juga kau bukan nya mau pergi dengan selingkuhan mu kan? Sana pergi." Ucap Nayla ketus lalu ia mendudukkan dirinya di samping Shiming.


"Shiming apa kau mau mencoba nasi goreng buatan ku?" Tanya Nayla.


"Boleh juga." Jawab Shiming sambil menahan tawa nya melihat ekspresi Chen.


Chen yang melihat Nayla fokus melayani Shiming di mei makan pun merasa panas dan geram, pasalnya dirinya tidak di anggap disini.


Tanpa berkata apapun Chen langsung pergi meninggalkan apartemen nya.


"Bisa jadi." Ucap Shiming sambil memakan nasi goreng buatan Nayla. "Hemm lumayan juga masakan kamu." Ucap nya lagi.


"Tentu saja. Habiskan setelah itu kita jalan jalan." Ucap Nayla bersemangat.


"Bukankah kau akan ke kampus?" tanya Shiming.


"Tidak, hari ini aku kosong. Aku mau ke pantai." Kata Nayla semangat.


"Hemm baik lah." Kata Shiming pasrah.

__ADS_1


...Hotel CNN...


"Shiitt!" Umpat Chen kesal, ia sampai melampiaskan kekesalan nya pada berkas yang berada di meja nya.


"Bagaimana bisa Shiming dengan Nayla." Ucap Chen.


"Tidak, aku tidak akan membiarkan mereka bersama." Ucap Chen, lalu ia membuka hape nya dan melihat notif Wa nya rupanya Sisil marah karena Chen melupakan janji nya. Chen tidak membalas Chat Sisil, ia malah membuka SW Nayla.


"Otw pantai dong with my boyfriend."


Sebuah story Wa yang di unggah oleh Nayla di sertai foto berdua dengan Shiming sukses membuat darah Chen mendidih hebat.


"Aaarkkkhhhg." Chen menendang nendang kursi dan meja untuk melampiaskan kekesalan nya.


"Tuan, ada yang ingin bertemu dengan anda." Ucap Billy saat masuk ke dalam ruangan Chen.


"Siapa?" Tanya Chen.


"Nona Sisil." Jawab Billy.


"Bilang kita ada meeting penting, dan yah kamu ikut aku sekarang!" Kata Chen sambil berjalan keluar ruangan.


Billy speaclees melihat isi ruangan Chen yang lumayan berantakan. Billy pun segera menghubungi layanan kebersihan untuk membersihkan ruangan Chen lalu ia berlari mengikuti Chen.

__ADS_1


__ADS_2