Jodohku Seorang Cassanova

Jodohku Seorang Cassanova
Kepulangan Chen


__ADS_3

"Sayang," panggilnya lembut dengan tertatih menghampiri Nayla.


"Chen, kenapa kau memanggilnya sayang?" tanya Sisil menahan lengan Chen agar tak mendekat ke arah Nayla.


"Lepas!" titah Chen dingin menatap lengan nya yang di pegang oleh Sisil.


"Enggak, aku gak mau mendekati wanita lain Chen. Aku cemburu!" seru Sisil kini mulai meneteskan air mata.


"Dia istriku Sil, dan berulang kali ku katakan aku bukan suami mu!" seru Chen yang sudah mulai lelah.


"Kamu jahat Chen! Kamu sudah menghamili ku dan kamu malah bilang kalau ternyata kamu menikah lagi di belakang ku!" teriak Sisil berdera air mata.

__ADS_1


Hatinya begitu sakit kala ternyata Chen memiliki istri selain dirinya. begitulah pemikiran Sisil.


"Keluarlah, selesaikan urusan kalian. Jangan ganggu aku," ucap Nayla datar lalu ia mulai merebahkan tubuhnya dan memunggungi Chen.


Orang tua Chen dan Nayla yang melihat itu pun kembali naik pitam. Sedari tadi Zainal begitu kesal dan marah terhadap Chen yang tiba-tiba datang dan membawa seorang wanita yang tengah hamil besar. Atas izin dari Adinata dan Yeon akhirnya Zainal melayangkan bogeman syantik di wajah Chen untuk meluapkan amarah nya.


"Ceraikan anak saya!" ucap Zainal datar membuat semua orang terkejut, begitupun dengan Nayla yang langsung membulatkan matanya. Namun sedetik kemudian ia memejamkan matanya serta menggigit bibir bawahnya agar tidak menangis meskipun air mata sudah membanjiri bantal.


"Pah, kamu urus administrasi rumah sakit, dan kita bawa Nayla ke bandung hari ini juga!" ucap Ratna menatap tajam penuh kebencian ke arah sang menantu.


"Tidak Mah, Nayla tidak akan kemana-mana. Biar Chen yang merawatnya disini, Chen mohon. Mah, Pah!" ucap Chen tidak terima.

__ADS_1


"Maaf Chen, kami akan menunggu surat cerai kalian ke alamat kami. Dan selama itu jangan pernah menemui Nayla kami lagi." Ucap Ratna dingin.


Yeon dan Adinata hanya bisa diam dan pasrah menerima keputusan besan nya. Mereka akui mereka juga ikut andil salah besar dalam masalah ini, dan mereka akan ikut apapun yang terbaik untuk Nayla dan calon cucunya.


Tapi kalau bercerai? sejujurnya Yeon tidak terima itu, ia tidak mau anak nya bercerai dengan Nayla.


"Mah, Chen mohon jangan seperti ini, tolong berikan kesempatan untuk Chen," ucap Chen kini sudah berlutut di depan kaki Ratna.


"Berapa kali kami harus memberikan kesempatan padamu hah! Mau sampai kapan kamu terus menyakiti anakku? Aku yang mengandung nya, aku yang melahirkan nya dan aku yang membesarkan nya, untuk apa? Untuk membuat nya bahagia! Tapi apa yang kamu lakukan pada putri ku? kau menyakitinya sekali dua kali oh tidak tapi berkali-kali! Anakku aku lahir kan tidak untuk di sakiti Chen!" teriak Ratna meluapkan emosi nya.


Nayla hanya diam membekap mulut nya sendiri menahan tangan dengan tangan satunya lagi yang terus memegang perut nya.

__ADS_1


'Kamu kuat Nak, harus kuat. Bantu mom mu untuk bertahan Mom mohon sayang, harus kuat!" Gumam Nayla dalam hati kala dirinya mulai merasakan kram itu lagi. Kini tidak hanya hatinya yang terluka namun fisiknya pun juga ikut terluka, bahkan anak nya juga sangat terluka.


__ADS_2