Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 102 [S 3]


__ADS_3

"Anda benar-benar percaya pada diri anda jika anda bisa membunuh saya?" 


Pesona (sihir) Xin Dao semakin besar bahkan melebihi pesona yang dikeluarkan oleh Xiao Xing Chen, membuatnya semakin waspada dengan hal itu. Para pejabat surgawi hanya bisa menunggu guncangan hebat akan kembali terjadi di alam mereka. 


Jika kaisar cahaya akan membuat guncangan yang lebih hebat dari sebelumnya, apakah kita akan tetap diam saja dan tidak menghukumnya sama sekali? 


Bagaimanapun juga, jika para hakim dewa menyetujui untuk penghukuman yang akan dilakukan oleh para pejabat surgawi seperti kita ini, mungkin saja saya akan membunuhnya menikamnya dari belakang. 


Pertarungan kembali dimulai! Xiao Xing Chen melakukan penyerangan pertamanya dengan mengayunkan tombaknya di atas kepala Xin Dao diikuti dengan beberapa pedang di belakang tubuhnya untuk bergerak dengan cara menikamnya dari arah manapun itu. Xin Dao membalas dengan sebuah serangan pedang cahaya, yang akan membelah tubuh lawannya dari jarak 4 meter dari jangkauan pedang tersebut. 


Xiao Xing Chen berhasil melompat menjauh dari pedang yang dipegang oleh Xin Dao meskipun ia hanya mengalami luka sayatan pedang cukup dalam pada bahunya, itupun sudah cukup mengeluarkan banyak darah! 


"Saya tidak mengira akan bisa mengeluarkan pesona sebesar ini. Kira-kira apa yang akan dikatakan oleh shifu anda jika mendengar bahwa saya telah melukai murid kesayangannya ini?" Xin Dao berkata sambil menancapkan pedangnya di atas gundukan tanah. 


Xiao Xing Chen kembali menghunuskan tombaknya: "Jangan berkata apapun tentang shifu saya! Saya yakin jika ia baik-baik saja di tempat tinggalnya sendiri!" 


"Benarkah seperti itu? Kita lihat saja apa yang akan terjadi jika saya berhasil membawa anda kembali ke alam iblis dan membunuh anda disana, agar saya bisa melihat wajah anda yang mengatakan jika shifu anda baik-baik saja." Xin Dao berkata dengan menunjukkan ekspresi sangar tidak pemaaf dan terlihat mengerikan dari sebelumnya. Orang ini benar-benar layak disebut dengan seorang dewa iblis yang kejam! 


Sementara ini, Guan Wei melakukan pertarungan dengan Tang Yin yang menghalanginya untuk mencari dan menemukan Xiao Xing Chen yang juga sedang bertarung dengan Xin Dao entah dimana itu hingga sampai ke bukit pegunungan Bing Yi, tempat yang sama dengan beradanya lembah neraka dan menjadi latar tempat pertarungan Xin Dao juga dengan Xiao Xing Chen.


Guan Wei memegangi bahunya yang terus mengeluarkan darah itu dengan sangat keras agar tidak terjadi pendarahan yang serius padanya. Rasanya seperti terbakar! Apa mungkin pedang itu sudah dilumuri dengan racun? 


Guan Wei mencoba untuk berdiri menggunakan pedangnya ia berhadapan dengan Tang Yin yang masih mampu untuk berdiri tegak tanpa goyah sedikitpun. Saya cukup merasa tertegun dengan kemampuan mereka yang mampu bertahan dengan luka sebanyak itu? 


"Nah, bagaimana shifu? Apa anda ingin saya melukai anda sekali lagi atau anda menginginkan saya agar saya bisa membunuh anda?" Tang Yin berkata berhenti sebentar lalu melanjutkannya kembali: "Janganlah bertindak lemah seperti ini. Saya menjadi tidak tega untuk melukai anda lebih lanjut lagi." 


Guan Wei menunjukkan ekspresi tidak biasa dan kembali mengangkat pedangnya menggunakan kedua tangannya ia mengatakan dengan keras: "Saya akan merasa terhormat jika saya bisa membunuh anda." 

__ADS_1


Tang Yin tersenyum tiga perempat mengatakan; "Hal yang sama yang pernah dikatakan oleh murid kesayangan anda. Namun, sayangnya ia tidak pernah lagi mau berhadapan lagi dengan saya dan hanya menginginkan tuanku Xin Dao untuk menjadi lawannya." 


Guan Wei tampak mengabaikan perkataannya dan melancarkan serangan! Pedangnya melesat nyaris mengenai Tang Yin dan akhirnya Menghancurkan sebuah dinding batu besar di depannya. Bukan hanya ini saja! Lagi-lagi Guan Wei kembali mengangkat pedangnya, mengayunkannya hingga merusak tanah yang seharusnya rata dengan rerumputan liar berubah menjadi hitam pucat karena pesona (sihir) yang diayunkan mengenai tanahnya. Mengerikan sekali! Guan Wei sama sekali tidak dibesarkan oleh seorang ibu yang mengajarkannya tentang rasa lembut dan penuh perhatian, melainkan seorang ayah yang tegas dan tanpa ampun mengajarkannya. Wajar saja, Guan Wei tidak pernah memperkirakan seberapa jumlah pesona (sihir) yang dikeluarkan untuk melawan musuhnya kali ini. 


Lalu, bagaimana dengan keadaan alam surga sekarang ini? 


Kenapa disaat semua pejabat surgawi takut dengan guncangan yang disebabkan pertarungan mereka, ini benar-benar tidak terjadi?


Apa yang kaisar cahaya lakukan hingga membuat guncangan ini tidak terjadi? 


Para pejabat surgawi kembali memperhatikan pertarungan tersebut. Terlihat aneh sekali! Ada yang tidak beres dengan lembah neraka tempat mereka melakukan pertarungannya. Terlihat seperti ada sebuah atap tembus pandang dan tembus fisik di atas bukit lembah neraka, array penghalang! 


Teknik kultivasi yang sangat aneh untuk pertama kalinya mereka melihat sebuah array penghalang yang mampu meredam getaran! 


Emosinya memuncak! Pesonanya sangat diluar dugaan! Ini pastinya akan menyelamatkan seluruh penghuni alam surga!  


Cahaya pedang dan suara indah hentakan pedang itu terdengar hingga di telinga para pejabat surgawi. Mungkin getaran guncangannya tidak terasa tapi, hentakan pedang mereka sangat terasa di telinga mereka. Mungkinkah pertarungan ini tidak akan selesai hingga ujung nyawa penghabisan mereka? 


Tidak! Itu tidak akan terjadi! Xin Dao memiliki pelayan yang sangat banyak bahkan tidak terhitung. Kalaupun Xin Dao akan kalah dalam pertarungan ini, pastinya pelayannya akan segera membantunya segera! 


"Lalu, apakah anda berharap jika kaisar cahaya akan kalah dalam pertarungan ini?" 


Sudah sejauh ini, bagaimana jumlah darah yang sudah anda keluarkan dengan percuma? 


Xiao Xing Chen memegangi perutnya yang mengeluarkan banyak darah. Darah ini tidak akan berhenti mengalir jika tidak ada perantaranya untuk menghentikan darah yang mengalir seperti ini! Begitupula dengan Xin Dao yang juga mengalami luka cukup parah di lengannya akibat ayunan tombak Xiao Xing Chen yang cukup dalam, hingga membuat lengan kanannya nyaris terputus. 


Mereka lebih tampak seperti sudah sampai di ujung kekuatan mereka! 

__ADS_1


"Saya tidak bisa membunuhnya kali ini!" Batin Xin Dao yang masih saja memegangi tangannya yang nyaris terputus ini. "Membawanya kembali ke alam iblis dan mengulanginya dari awal, mungkin saja itu akan terjadi!" 


Xin Dao mulai berpikir dari awal dan tidak memikirkan konsekuensinya jika kembali membawa Xiao Xing Chen. sama sekali tidak mengingatnya jika Xiao Xing Chen adalah seorang kaisar cahaya dalam alam iblis? Mungkin saja ia akan menguasai sebagian dari kekuasaan anda di alam iblis nantinya dan cepat atau lambat, ia akan segera menjadi malaikat maut untuk anda! 


Xin Dao segera melompat ke arah Xiao Xing Chen yang sudah sama sepertinya, terpuruk akan kalah! Tangannya bergerak mencekik leher Xiao Xing Chen hingga membuatnya tidak bisa bernafas dengan baik. Xiao Xing Chen memanfaatkan kesempatan saat Xin Dao mendekat padanya dengan mengayunkan beberapa pedangnya ke arah Xin Dao namun, dengan mudah di tepisnya menggunakan pedang di tangan kanannya. Bagaimana bisa, tangan yang nyaris putus itu masih bisa bergerak? 


"Saya yang memberikan kekuatan berlebih pada anda dan bukankah anda seharusnya melindungi saya dan melayani saya?" 


Tangannya sangat keras hingga tidak memampukan Xiao Xing Chen untuk melepaskan tangannya dari lehernya. Sulit untuk bernafas! Apa yang seharusnya dilakukan sekarang ini? 


"Namun, sayangnya saya masih membutuhkan anda. Tidak keberatan jika saya kembali mengurung anda di alam iblis?" 


Mendengar perkataan itu, tiba-tiba saja Xiao Xing Chen merasa dirinya sedang ditarik oleh sebuah cahaya bayangan hitam, pergi ke sebuah tempat lembab dan gelap seperti tidak ada udara di dalamnya. Panas! Apa yang terjadi disini? Apa mungkin saya, sudah mati sekarang ini!? 


Sementara itu, pertarungan Tang Yin dengan Guan Wei juga sedang berada di penghujung nyawa mereka, bertarung sekuat tenaga dan berpegang pada pedang mereka masing-masing sebagai penyangga mereka berdiri. Ini adalah sebuah pertarungan melawan iblis yang pernah mengalahkan saya! Tidak seharusnya saya tertidur di hadapan musuh saya sekarang ini! 


"Kenapa saya tidak pernah berpikir jika anda semakin meningkat saja. Pesona apa yang selalu anda keluarkan ini? Kenapa dengan satu ayunan pedang anda, bisa merubah tanah hijau ini menjadi merah?"


Guan Wei memutuskan untuk menutup mulutnya disaat ia sedang terpuruk seperti ini. Baginya dengan mengeluarkan satu kata saja jika sedang seperti ini, itu hanya akan membuang-buang waktumu! 


Cahaya putih berkilauan memancar, melesat secepat cahaya itu kemudian berhenti di hadapan Tang Yin seperti sedang mengayunkan pedangnya di hadapannya. Siapa orang ini? Dan siapa yang dibelanya kali ini? 


Hawa dingin ini semakin terasa! Ini seperti sedang menapak pada sebuah gunung es yang sangat dingin dan nyaris membuat membeku. Pedang itu, diayunkan berkali-kali membuat Tang Yin menjadi lemah dan semakin lemah karena dingin yang semakin parah ini. Pedang pedangnya juga membeku akibat es yang terus mendaki tubuhnya. Memangnya siapa lagi yang mampu berkultivasi pedang es seperti itu terkecuali Zhi Lian yang menghampiri Guan Wei untuk membantunya mengalahkan orang ini? 


Pedang es berhasil menembus tubuh Tang Yin dengan mudah! 


Seketika hancur berkeping-keping, hujan darah terjadi! Tang Yin meninggal tanpa meninggalkan tubuh dan hanya membekaskan sebuah hujan darah yang sangat jarang terjadi! 

__ADS_1


Pandangan Guan Wei, tiba-tiba memudar! 


__ADS_2