
Xiao Xing Chen dikurung dalam sebuah ruangan cukup luas yang ada di sekte Qing Fei yang ternyata adalah ruangan Ming Su sebelumnya.
Xiao Xing Chen tidak bisa keluar dari ruangan itu meskipun ia sudah mencoba untuk menghancurkan pintu tersebut bagaimanapun caranya karena sudah terpasang pada ruangan itu sebuah jimat, mantra pengunci yang membuat Xiao Xing Chen terjebak di dalamnya.
"Sial! Kenapa mereka mengurungku di dalam ruangan yang jelek ini!?"
Xiao Xing Chen terus mencoba membuka pintu itu, namun tetap saja tidak terbuka. Ia melihat sebuah cermin perunggu yang terletak tepat di samping kasur itu. Xiao Xing Chen masih memperhatikan segel Liu Yang pada dahinya itu. Berulang kali Xiao Xing Chen mengusapnya, tetap saja tidak hilang meskipun sampai terluka sekalipun hingga mengeluarkan darah.
"Aku tidak bisa terus saja disini. Bagaimana keadaan di Lianhua? Lalu, apakah guru Fang Jun akan mati? Dan terlebih lagi, apakah aku akan sepenuhnya menjadi seorang kultivator setan?"
Seseorang membuka pintu tersebut dan masuk ke dalamnya. Bagaimana mungkin!? Laki-laki itu seperti memiliki sebuah kain hitam yang menutupi seluruh kepalanya hingga pada bagian mata dan yang hanya terlihat hanyalah hidung dan mulutnya saja. "Apa-apaan orang itu
Laki-laki itu adalah kaisar surgawi kaisar Yan Feng. Kaisar yang selalu menganggap dirinya suci seperti dewa( haha ngarep banget!), dan selalu menutupi wajahnya dengan kain hitam. Tidak ada yang mengetahui bagaimana bentuk wajahnya saat ini bahkan sebuah isu beredar bahwa sang kaisar surgawi memiliki wajah yang cacat sehingga ia tidak ingin seseorang dapat melihatnya.
__ADS_1
"Tuan muda Chen, bagaimana keadaan anda saat ini?" Kaisar Yan Feng memasang wajah senyumnya pada Xiao Xing Chen. Terlihat sekali bahwa itu adalah senyum palsunya. Seakan-akan dalam benaknya berkata, bunuh orang ini sekarang juga!
Xiao Xing Chen hanya terdiam tidak berekspresi melihat ke arah lain. Tangannya mengepal kuat pedang Miu Shi di sampingnya, ingin sekali bergerak untuk membunuh orang ini. Namun, ekspresi wajah Xiao Xing Chen bisa terbaca oleh kaisar Yan Feng dan membuatnya mengambil pedang Miu Shi dengan paksa.
"Kau berniat untuk membunuhku?" Kaisar Yan Feng berkata dengan lembut dan memegang pedang Miu Shi ditangannya itu seperti ingin menghancurkannya!
"Kembalikan pedangku sekarang juga!" Xiao Xing Chen berkata dan mencoba untuk mengambil pedang tersebut dengan paksa dan selalu dihindar oleh kaisar Yan Feng.
"Kau tahu, ini bukanlah ucapan terimakasih yang pantas untuk aku dapatkan. Itu, karena akulah yang membuatmu agar dikurung dalam ruangan ini dan bukan di penjara bawah tanah yang berbau anyir itu." Kaisar Yan Feng memukul keras perut Xiao Xing Chen hingga membuatnya membentur dinding yang ada di belakangnya. Tidak sampai disana, kaisar Yan Feng juga mencekiknya dan juga mengangkatnya.
"Kau menganggap dirimu itu suci. Tapi, jika kau melumuri tanganmu dengan darah orang lain, apa itu masih bisa dibilang suci? Kau tidak akan menggunakan pedang ini lagi karena suatu saat kau hanya akan bergantung pada kultivasi iblis dan seruling yang mengendalikan mayat-mayat pasukan tuan kami. Kultivasi pedang mu, tidak akan berguna lagi saat ini."
Xiao Xing Chen yang mendengarnya, langsung menggerakkan kakinya dan menendang kaisar Yan Feng meskipun tidak mengenainya, Xiao Xing Chen bisa terlepas dari genggaman erat kaisar Yan Feng.
__ADS_1
"Gerakan yang cukup bagus. Pantas saja, yang mulia Xin Dao sangat menyukai orang ini."
Yan Feng akhirnya menggunakan kultivasi-nya untuk menaklukkan Xiao Xing Chen. Ia seperti mengeluarkan gerombolan ular-ular besar dari dinding ruangan yang sedang melilit tubuh Xiao Xing Chen. Ia tidak bisa menghindari serangan tersebut dan jatuh pada perangkap kaisar Yan Feng. Ular hitam yang melilitnya begitu terasa panas dan membuat sesak. Perlahan kesadarannya menghilang tidak mengingat siapa dirinya sebenarnya.
"Aku sepertinya tidak mengingatkanmu, kalau aku ini adalah pemilik kitab Gongqie, penguasa kerajaan iblis. Apa kau tidak berpikir bahwa aku bisa mengendalikan segalanya disini!?" Kaisar Yan Feng berkata dan berjalan mendekati Xiao Xing Chen. Wajahnya terlalu berdekatan hingga membuat Xiao Xing Chen seperti ingin muntah melihatnya.
"Menjauhlah dariku, kau membuatku muak melihat wajahmu!" Xiao Xing Chen berkata dengan menahan sakit tubuhnya yang semakin menjadi-jadi karena ular yang melilitnya itu.
"Apa itu sakit? Kenapa kau tidak bergabung dengan kami saja dan menghancurkan para kultivator kaisar Wu Shen? Segel Liu Yang yang ada pada dahimu itu, tidak akan menghilang. Suatu saat, itu akan mencapai puncaknya dan kau tidak lagi menjadi seorang kultivator abadi sama seperti teman-temanmu yang lain. Akan aku pastikan, kau mendapatkan hidupmu kembali dan akan aku lindungi jika kau menuruti apa perkataan ku saat ini."
Tidak tahu apa yang dipikirkan Xiao Xing Chen saat ini, pikirannya kacau dan juga karena menahan sakit di sekujur tubuhnya. Kesadarannya menurun tidak ingat apapun selain namanya, membuatnya dengan mudah percaya pada orang yang saat ini sedang mengajaknya bicara.
***
__ADS_1
untuk nama Xiao Xing Chen jika nama sapaannya Xiao Ying, lalu karena bingung kalau dipanggil tuan muda pake apa, kayaknya kalau "tuan muda Xiao" itu keknya gak nyambung deh. makanya mungkin saya menuliskannya menjadi "tuan muda Chen" menggunakan nama belakangnya agar tidak boros kata, ehe