
Apa yang Dewi penari lakukan pada Xiao Xing Chen adalah perbuatan sangat berdosa!
Dewi penari tahu bahwa Xiao Xing Chen adalah seorang kultivator Iblis dan ia sama sekali tidak ingin menyia-nyiakannya begitu saja. Dewi penari ini berencana untuk membawa Xiao Xing Chen kembali ke alam iblis!
Guan Wei sama sekali tidak berminat melihat mereka sedang melakukan sesuatu yang percuma. Ia hanya berulang kali menghunuskan pedangnya dan mendengarkan percakapan mereka.
"Ada apa shifu? Apa kau merasa takut melihat ini?" Dewi penari berkata dan meletakkan Xiao Xing Chen dalam pangkuannya ini.
"Kembalikan Xiao Ying!"
Guan Wei seperti gemetar mengatakannya membuat Dewi penari itu tersenyum tipis dan berkata; "Mengembalikannya? Seharusnya kalian yang mengembalikan Xiao Ying pada kami. Ia adalah seorang kultivator Iblis yang ditakdirkan untuk menjadi pelayan tuan kami!"
"Tidakkah tuan mu itu, sudah tersegel dalam kitab gelapnya sendiri?"
Mendengarnya, ekspresi wajah Dewi penari berubah menjadi serius dan kembali mengatakan; "Saya sama sekali tidak menyarankan anda untuk mengatakan hal itu!" Dewi penari tiba-tiba membentak dan menggerakkan tanah disekitarnya untuk menyerangnya.
Beberapa bongkahan batu melayang ke arah Guan Wei!
Dengan pedangnya, Guan Wei berhasil menghancurkan bebatuan yang mengarah ke arahnya tadi hingga berkeping-keping! Rupanya itu hanya untuk mengalihkan perhatiannya saja dan bukan serangan betulan. Dewi penari melesat, melompat di atas kepala Guan Wei dan melepaskan beberapa tinjunya ke arah Guan Wei, hingga memunculkan retakan tanah ketika tinju itu tidak mengenai Guan Wei.
Wanita ini sama sekali tidak bersenjata dan hanya mengandalkan tangan juga kakinya! Bagaimana bisa dikalahkan selain untuk memotong tangan dan kakinya agar tidak mampu bergerak? Kedengarannya cukup mengerikan.
Beberapa batu kerikil yang jatuh dari atas, dan mengenai kepala Xiao Xing Chen yang sedang terbaring di bawahnya, membuatnya kembali tersadar. Kenapa anda bisa tersadar padahal anda sedang berada di bawah pikiran Dewi penari saat ini? Xiao Xing Chen hanya mengangguk dan melihat sekeliling sambil menggaruk-garuk kepalanya. Ia seperti orang bodoh yang baru sadar dari kematian selama bertahun-tahun.
Melihat Guan Wei yang sedang bertarung dengan Dewi penari beradu tingkat beladiri (pukul-pukulan, tendang tendangan), membuat Xiao Xing Chen sedikit kesal karena Dewi penari yang berani untuk menyentuh shifu-nya. Sudah diperingatkan berkali-kali, jangan menyentuhnya!
Xiao Xing Chen segera berlari ke arahnya dan melepaskan tinjunya pada Dewi penari hingga terhempas cukup jauh dari tempat semula. "Saya sudah cukup mengatakannya, jangan menyentuh shifu-ku!"
__ADS_1
Guan Wei yang terkejut melihat Xiao Xing Chen ada di depannya, penasaran bagaimana ia bisa terbebas dari jeratan Dewi penari? Ruhnya, sama sekali tidak terjaga oleh Dewi penari. Ini seperti mengurung seseorang dalam penjara besi! Namun, kenapa Xiao Xing Chen bisa dengan mudahnya keluar dari jeratan itu?
Xiao Xing Chen; "Rasanya lega bisa terbebas dari tangan perempuan itu. Rasanya, tadi aku seperti sedang berada di sesuatu yang lembut--"
Kembali membatu.
Apa tadi, saya melakukan hal yang memalukan bahkan hingga membuat shifu menutup mata? Apa mungkin tadi, saya bersetubuh dengan Dewi penari!? Xiao Xing Chen mulai panik ketika melihat ekspresi keduanya yang tertegun.
"Shifu, menurut mu tadi, aku melakukan hal yang memalukan diriku sendiri?" Xiao Xing Chen bertanya pada Guan Wei yang wajahnya memerah dan mata yang tertutup kain hitam.
"Sayangnya, saya sama sekali tidak melihatnya." Guan Wei berkata dengan tenangnya.
Saya merasa konyol.
Dewi penari tiba-tiba tertawa lepas ketika mendengar bahwa Xiao Xing Chen tidak mengetahui hal yang sebelumnya terjadi. "Ha ha ha, sepertinya bocah laki-laki ini tidak mengetahui apa yang ia lakukan tadi pada saya."
"Dewi penari menginginkan anda sekarang ini. Jangan main-main dengan perempuan ini! Apalagi sampai anda kembali melihat matanya, saya tidak akan bisa menyelamatkan anda lagi." Guan Wei berkata, memasukkan pedangnya kembali ke sarungnya.
Xiao Xing Chen akhirnya kembali berdiri di belakang Guan Wei, shifu-nya. Dewi penari mendengus, berkata pada dirinya sendiri. Orang ini jelas seperti sedang menantang! Bagaimana bisa ia melindungi muridnya dari genggaman saya? Anda tidak akan bisa melindungi murid anda sendiri, jika akhirnya murid anda yang akan melindungi anda dari serangan lawan. Saya tidak sabar untuk menunggu jawaban dari orang-orang di alam iblis begitu mendengar bahwa Xiao Ying sekarang ini sudah mengkhianati mereka!
Dewi penari kembali melompat, melancarkan serangan. Kali ini, ia menggunakan senjata tongkat kayu untuk menyerang mereka. Sebuah tongkat kayu sederhana saja, mampu dibuatnya menjadi luar biasa di tangan Dewi penari.
Satu pukulan kayu di hentakan ke tanah!
Tanah yang mereka pijak, mulai terbuka (retakan besar!), Mengeluarkan sebuah tangan-tangan yang hanya menyisakan tulang dan kulit, menggenggam tanah dan bebatuan itu. Tidak bisa dipercaya, mayat-mayat hidup ini juga mampu keluar dari bawah tanah!
Sangat banyak, hingga berjumlah puluhan bahkan sampai ratusan. Tidak mungkin hasilnya 1:10! Guan Wei dan Xiao Xing Chen akan kalah bersaing dengan mayat-mayat hidup itu. Mereka terus keluar dari dalam tanah dan mengepung hingga tidak memiliki celah untuk keluar dari sana. Bagaimana cara mengalahkannya?
__ADS_1
Xiao Xing Chen memulai nada serulingnya, sangat tajam hingga seperti menusuk telinga sendiri. Mayat-mayat hidup itu kembali berjalan mundur menjauhi Xiao Xing Chen dan shifu-nya. Pertarungan melawan mayat-mayat hidup itu akhirnya selesai dengan mudah sekali. Dewi penari cukup tertegun dan kemudian, ia mengaku kalah! Menghilang berkeping-keping kembali ke alam iblis.
Kenapa ia pergi dengan tiba-tiba sekali? Sebenarnya, tugas saya yang sekarang ini adalah untuk membunuhnya atau melakukan sesuatu padanya!?
"Kaisar cahaya! Sebaiknya anda tinggalkan saja tugas yang ini, karena terlalu berbahaya." Wu Shen berkata pada Xiao Xing Chen dalam array komunikasi.
"Kenapa saya harus meninggalkan tugas kotor seperti ini? Anda tidak mengetahui saya diperlakukan seperti apa oleh wanita itu?"
"Iya, tinggalkan saja tugas yang seperti ini. Beberapa waktu lagi, anda akan kembali dipanggil, naik ke atas surga untuk melakukan pertemuan antar pejabat surgawi."
"Haruskah? Tidak bisakah itu dipending sebentar?"
Wu Shen menutup sambungan….
"WTF!?" Kenapa leluhur Wu Shen sama sekali tidak menjelaskannya secara rinci!? Bagaimana jika saya tidak mendatangi pertemuan antar pejabat surgawi? Wah, mungkin saja aku akan dicoret dari daftar pejabat surgawi yang terhormat dan malah menjadi iblis, hehe.
"Xiao Ying? Ada apa?" Guan Wei bertanya karena melihat Xiao Xing Chen yang sepertinya kesal sendiri.
"Ah, sebenarnya shifu! Dalam beberapa waktu lagi, aku akan kembali, dipanggil oleh para pejabat surgawi di sana." Xiao Xing Chen berkata dengan sedikit tertawa melihat Guan Wei.
"Kapan kau akan kembali ke sini?" (Shifu-nya bakalan kangen nih)
"Aku juga tidak begitu tahu tentang hal ini tapi, kapan-kapan mungkin saja aku akan turun kembali untuk melunasi tugas-tugas saya yang masih tersisa ini."
"Kalau begitu pergilah. Mereka mungkin membutuhkanmu."
Hmm, ini aneh! Tidak biasanya ini terjadi pada Guan Wei yang bertanya kapan saya kembali. Bukankah biasanya dia senang jika saya pergi dan tidak kembali? Ah, mungkin hanya dalam bayanganku saja dan bukanlah sebuah kebenaran.
__ADS_1