
Haruskah kita menyelamatkan dewa kultivasi disaat ia sedang terpojok dengan iblis-iblis itu?
Dewa bumi baru saja menyampaikan jika dewa kultivasi memaksa untuk memasuki alam iblis hanya untuk menyelamatkan satu orang pengikutnya! Bukankah itu adalah hal yang sia-sia jika ia hanya menyelamatkan satu orang saja disaat hampir semua pengikutnya sedang dalam bahaya karena Kaisar cahaya?
Dewa murah hati berkata, "Bukan! Saya mengelak seluruh pernyataan itu! Dewa kultivasi bukan hanya memikirkan satu orang saja! Tapi, memang benar ia hanya menyelamatkan satu orang saja, meskipun seperti itu tapi, dampaknya sangat luar biasa!"
Memangnya apa dampaknya dengan hanya menyelamatkan satu orang pengikutnya? Bukankah ia hanyalah seseorang yang lemah tidak bertanggung jawab, serta meninggalkan muridnya, kaisar cahaya yang membuatnya kembali menghitam dengan kejam?
Diantara seluruh pejabat surgawi yang berkumpul di tengah-tengah istana, sepertinya hanya dewa murah hati yang mengerti bagaimana cara penyelesaian yang dilakukan oleh dewa kultivasi, Wu Shen.
Saya mengerti, apa yang ingin diselesaikan olehnya. Pastinya, ia sangat tahu jelas bagaimana keadaan pengikut-pengikutnya dan suasana hati mereka, dewa kultivasi pasti mengerti akan hal itu. Jika kaisar cahaya benar-benar membunuh shifu-nya itu, ia tidak akan memiliki tempat untuk kembali ketika ia berhasil memulihkan pikirannya dan benar-benar tidak akan ada yang akan percaya padanya jika shifu-nya telah meninggal.
Tapi, saya mendengar jika tidak akan lagi, ada yang percaya dengannya karena telah meninggalkan alam surga dan menjadi terlupakan oleh pengikut-pengikutnya. Tidak akan ada lagi kaisar cahaya di alam surga!
Jangan terlalu bertindak konyol!
Dewa murah hati berdiri dari tempatnya dan berjalan keluar, "Tidak keberatan jika saya pergi membantu dewa kultivasi?"
Bagaimana ia bisa menyelamatkannya? Bukankah terdapat lonceng pemanggil dewa di lembah itu?
Rantai rantai itu dilepaskan, bukan! Itu tidak dilepas melainkan terpotong oleh pedang Wu Shen yang masih cukup tajam untuk memotong rantai yang melekat pada kedua tangan Guan Wei!
Anehnya yang menurut Wu Shen menjadi aneh ketika melihat Guan Wei adalah, mengapa ia memakai jubah milik Xiao Xing Chen? Apakah dia yang memberikannya sendiri ataukah karena melihat Guan Wei yang kedinginan, duduk di penjara air yang dingin seperti ini?
Guan Wei tampak terlihat sedikit membuka matanya ketika berada di pundak Wu Shen yang sedikit memeluknya ini. Wajahnya memerah, begitu pula dengan tangannya yang gemetar tidak karuan kembali memegang pundak Wu Shen.
Langkah kaki yang terdengar banyak itu, semakin terdengar lebih jelas, bergerak mendekat. Iblis-iblis kecil itu mengetahui jika ada seorang pejabat surgawi yang masuk ke daerah mereka. Tombak juga serta pedang dihunuskan secara bersamaan ke arah datangnya Wu Shen yang melepaskan rantai rantai yang mengikat kedua tangan Guan Wei.
__ADS_1
Mereka berkata, "Untuk apa seorang pejabat surgawi berada di tempat kami! Cepat taruh kembali tawanan tersebut!"
Jelas Wu Shen tidak akan mengikuti apa yang dikatakan oleh iblis-iblis kecil itu. Ia lebih memilih untuk bergerak melawan mereka dibandingkan dengan mengikuti ucapan iblis itu yang pastinya derajatnya lebih rendah darinya.
Pedang Wu Shen kembali diangkat, mengarah pada iblis-iblis kecil tersebut. Namun, suara lonceng surga itu kembali terdengar yang menandakan seorang pejabat surgawi akan kembali ke alamnya. Cahaya putih bercampur dengan warna biru langit itu, muncul di bawah kaki Wu Shen yang langsung menutupi seluruh tubuhnya dan seketika membuat apa yang dia lihat itu berwarna putih. Cahaya putih itu akhirnya menghilang dan memunculkan suasana yang berbeda. Bau anyir darah itu menghilang dan berganti dengan aroma dedaunan, bunga-bungaan segar yang baru saja bermekaran. Beberapa platform batu yang dilihatnya sebelumnya, berubah menjadi lantai perunggu yang di hias indah dan membawanya berada di halaman depan istana alam surga.
Dewa murah hati meminta bantuan pada murid-murid penjaga lonceng pemanggil untuk membunyikan lonceng mereka, dan untuk membawa dewa kultivasi serta Guan Wei yang di selamatkan olehnya, kembali ke alam surga.
"Bagaimana saya bisa sampai di sini?"
Dewa murah hati segera mengulurkan tangannya membantunya untuk kembali berdiri, "Bagaimana keadaannya sekarang ini?"
Mungkin, karena ia sudah berjam-jam berada di penjara air yang dingin bahkan membuatnya menggigil, apalagi sekarang ini, Guan Wei telah mengalami banyak penghinaan dari muridnya, kaisar cahaya, pastinya akan menjadi tekanan yang sementara waktu akan dialami olehnya.
Wu Shen membawa Guan Wei sementara di ruangannya, dan memanggil sepupunya Ying Yu Guang Shan, untuk memeriksa bagaimana apa yang dialami Guan Wei selama ini dan untuk menjaganya selama ia menemui pertemuan para pejabat surgawi. "Jagalah ia sebentar, dan jika ia berkata ingin kembali, pastikan ia kembali ke sekte-nya dan bukan kembali ke alam iblis menemui kaisar cahaya."
Xiao Xing Chen mengencangkan tinjunya dan kemudian menggigit bibirnya. Melihat dengan penuh kekejaman pada iblis-iblis kecil itu. Siapa yang harus disalahkan? Guan Wei dia, berani-beraninya pergi meninggalkan tempatnya! Tanpa shifu-nya, mungkinkah Xiao Xing Chen tidak bisa berpikir dengan jernih?
Xiao Xing Chen menjentikkan jarinya yang kemudian memunculkan Xue Jing yang sudah terlepas dari mantra milik Wu Shen tang membuatnya tidak bisa bergerak, mengayunkan pedangnya yang ganas, membunuh seluruh iblis kecil yang sedang berlutut di hadapan Xiao Xing Chen sekarang ini.
Penjara air itu memunculkan genangan darah yang mengalir pada danau yang ada di beberapa platform batu yang mengambang di atasnya. Wajah dan juga tangan Xiao Xing Chen meskipun ia sama sekali tidak melakukan pembunuhan. Namun karena darah-darah yang menyembur ketika Xue Jing membelah tubuh mereka menjadi beberapa bagian yang kemudian ditenggelamkan di dalam danau.
Xiao Xing Chen yang melihat iblis-iblis kecil itu terbunuh dengan kejam, membuatnya sedikit berkeringat dingin dan sempat gemetar, perihal ia tidak pernah membunuh kejam seseorang dan hanya mengandalkan Xue Jing juga dengan kemampuan pengendaliannya untuk membunuh lawannya.
Perlahan, racun iblis wabah kembali menyala dan membuat sakit kepalanya kembali terasa. Xiao Xing Chen tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya bahkan nyaris terjatuh. Namun seseorang di belakangnya, membuatnya masuk dalam pelukannya dan seperti menahannya untuk tetap terjaga. Kedua tangan itu melingkari tubuh hingga kedua lengan atasnya, membuat sesak pada dadanya. Suara-suara itu, bergema di telinganya, juga nafas panas yang juga terasa hingga ke kulitnya.
Xin Dao berkata, "Tidakkah anda merasa nyaman ketika berada di tempat anda yang seharusnya? Shifu anda, tidak bisa membawa anda kembali dalam kehidupannya karena, disinilah tempat anda yang seharusnya. Pekerjaan yang bagus dengan membunuh iblis-iblis kecil yang tidak berguna itu. Saya, akan membantu anda dalam menyongsong, meruntuhkan para pejabat surgawi yang telah memberikan anda sebuah penghinaan juga hukuman yang belum sama sekali mereka jalani sebelumnya. Bukankah itu, tujuan anda berikutnya?"
__ADS_1
Xiao Xing Chen tidak menjawab juga tidak berekspresi. Perkataan bodoh! Memangnya siapa yang akan setia pada anda! Tubuh anda, tidak akan bisa menghangatkannya ataupun menyembuhkan luka yang ada dalam benaknya!
Posisi alam iblis sekarang ini, sedang tidak dalam posisi bertarung dan tidak kembali menunjukkan eksistensinya kembali. Alam surga pastinya akan menjadi semakin waspada, setelah hilangnya seorang kaisar cahaya di alam mereka, membuat berpikir, ini adalah hal yang tidak bisa terulang kembali!
Ying Yu Guang Shan sangat memperhatikan bagaimana keadaan Guan Wei sekarang ini. Menurutnya, keadaannya sekarang ini, memang tidak terluka secara fisik namun secara mental ia sangat terluka ketika melihat Xiao Xing Chen murid kesayangannya menjadi salah satu bagian dari alam iblis dan posisinya sekarang ini secara otomatis pastinya akan dianggap sebagai musuh para pejabat surgawi juga seorang penghianat dewa.
Guan Wei bangkit dari ranjang tempat tidurnya, kembali memakai pakaiannya, pergi dari alam surga mungkinkah, kembali ke sekte-nya?
Ying Yu yang baru saja membuka pintunya bersamaan dengan Guan Wei yang membuka pintunya dari dalam, terkejut ketika melihat keluar, bukan pemandangan yang ia lihat, melainkan wajah seseorang yang ada di depannya.
Ying Yu berkata, "Ada apa? Kemana kau akan pergi?"
Guan Wei menjawab, "Ada urusan yang harus segera dilakukan, saya akan kembali ke sekte."
Guan Wei kemudian berjalan, mengabaikan Ying Yu yang berdiri didepannya. Sebuah perkataan kembali dikeluarkan oleh Ying Yu dan membuat Guan Wei berhenti sesaat, "Wu Shen menyuruh saya untuk mengawasi anda dan memastikan anda benar-benar kembali ke sekte anda."
Guan Wei menjawab, "Tidak perlu."
Ying Yu menatap Guan Wei dengan tatapan tidak biasa, seperti menganggap Guan Wei adalah orang yang tidak bersyukur telah diselamatkan oleh saudaranya!
Bagaimana? Apakah pengkhianatan itu, membawa anda pada ketidaknyamanan? Atau anda yang tiba-tiba merasa depresi ketika melihat murid anda berpaling dari anda? Tapi, bukankah dulu, kau sangat membencinya?
Apa yang tidak disukai olehnya, ia sama sekali tidak mengerti. Bagaimana bisa cara untuk membawanya kembali? Saya memiliki murid yang meskipun hanya bertemu selama beberapa bulan ini, saya sudah menganggapnya seperti murid kesayangan saya. Tapi, karena sebuah keteledoran yang sangat kuat, itu membawanya kembali ke alam iblis. Sebenarnya, apa yang bisa dilihat dari pikirannya sekarang ini?
Mungkinkah ia akan memiliki keturunan yang juga seorang bangsawan iblis?
Mungkin beberapa tahun untuk saya beristirahat di sekte, akan membuat saya melupakan hal ini. Selama alam iblis tidak menggunakannya semau mereka, itu tidak akan membuat saya kembali marah.
__ADS_1