Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 94 [S 3]


__ADS_3

"Tidak! Sekali lagi saya katakan tidak boleh! Anda jangan pergi meninggalkan pegunungan Cang Qiong sampai saya kembali!" 


Diluar paviliun Jin Peng, Xiao Xing Chen hanya sibuk dengan memarahi Zhi Lian yang sangat ingin ikut dengannya. Ini bukanlah suatu hal yang mudah untuk diputuskan tapi, anda akan dalam bahaya jika tetap ikut bersama dengannya karena mungkin saja anda akan berhadapan langsung dengan banyak iblis di luar sana! 


"Memangnya kenapa!? Bukankah anda sudah mengatakan jika saya adalah murid anda sekarang?" Zhi Lian semakin terlihat marah sekaligus tidak percaya pada Xiao Xing Chen karena ini sudah berkali-kalinya Xiao Xing Chen meninggalkannya di sekte Guan Qin yang memiliki ribuan aturan yang sangat menyesakan. 


"Jika anda mengakui bahwa saya adalah shifu anda, maka lakukan apa yang saya katakan sekarang ini!" 


Zhi Lian; ಠ_ಠ….. (Memasang tatapan aneh sekaligus menyebalkan) 


Guan Wei yang melihat perdebatan itu, hanya terdiam di dalam paviliun sama sekali tidak penasaran dengan apa yang dikatakannya. Mungkin saja itu adalah pembicaraan yang tidak ada gunanya untuk saya. Xie Ling mendekat dan memberikan shifu-nya sebuah gulungan dokumen keluhan penduduk desa. "Saya mendengar, jika tuan muda Chen akan pergi meninggalkan pegunungan ini dalam waktu yang lama." Xie Ling berkata dengan sopan pada shifu-nya. 


"Meninggalkan pegunungan? Untuk apa itu dan apa maksudnya?" Guan Wei tiba-tiba menunjukkan ekspresi terkejutnya pada Xie Ling. 


"Saya juga tidak mengetahuinya tapi, tuan muda Chen hanya mengatakan hal itu saja dan setelah itu, tidak mengatakan alasannya." 


Guan Wei tidak berekspresi dan kembali melihat ke arah Xiao Xing Chen. Mengapa anda tidak mendekatinya saja dan mengatakan jika anda tidak ingin Xiao Ying untuk pergi dari sekte anda? 


Saya sangat tidak yakin jika saya akan bisa membawa Xiao Ying kembali pada saya secara permanen.


"Xiao Ying! Jangan tinggalkan saya disini sendirian!" ಥ_ಥ Zhi Lian terus saja menarik-narik pakaian Xiao Xing Chen bahkan sampai diluar sekte Guan Qin, ia masih saja menarik-narik pakaiannya. Biarkan saya menyeret orang ini hingga dia sendiri menyerah. Tapi, sepertinya ini tidak akan terjadi. 

__ADS_1


Di depannya, sudah terlihat Guan Wei yang sepertinya sudah siap untuk menghalangi Xiao Xing Chen untuk pergi dari pegunungan. Shifu apa anda akan menghalangi saya untuk pergi juga, sama seperti yang dilakukan Zhi Lian? 


Guan Wei tampak terlihat memegang pedangnya dengan sangat keras dan memalingkan wajahnya. Ekspresinya sama sekali tidak terbaca, sebenarnya apa yang shifu pikirkan sekarang ini? 


Perlahan Guan Wei menatap Xiao Xing Chen dengan serius dan ekspresinya seperti merasa akan kehilangan sesuatu padahal, Xiao Xing Chen masih berdiri di depannya. Saya sama sekali tidak bisa menyimpulkan hal ini, sebenarnya apa yang ingin shifu katakan pada saya? 


"Shifu! Bisakah saya mengungsikan Zhi Lian di sekte anda?" Xiao Xing Chen berkata, seperti ia sangat menyingkirkan Zhi Lian dari kehidupannya. "Xiao Ying! Apa anda benar-benar akan meninggalkan saya disini sendirian!? Dengan ribuan peraturan disini!?" Zhi Lian melawan namun tidak dijawab oleh Xiao Xing Chen. 


Guan Wei menjawab; "Silahkan." 


"Nah, shifu sudah mengizinkan anda untuk tinggal di sekte ini selama beberapa hari jadi, saya tidak lagi bertanggung jawab pada anda." Xiao Xing Chen berkata dengan senyum jahatnya pada Zhi Lian dan berjalan pergi meninggalkannya. Dadah…..


Xiao Xing Chen berjalan meninggalkan sekte dan saat berpapasan dengan Guan Wei, ia seperti sedang menarik tangan Xiao Xing Chen seperti sedang melarangnya untuk pergi. Tentunya Xiao Xing Chen hanya bisa berbicara pada dirinya sendiri: Apa yang shifu pikirkan? Apa anda juga ingin melarang saya pergi? Tolonglah sebentar saja, saya ingin melindungi anda juga sekte anda dari kehancuran yang besar! 


Apakah tidak masalah jika saya tidak berdiri di sampingnya? 


Kakek Qong Jie, apa anda masih melakukan array komunikasi? 


Xiao Xing Chen mencoba menghubungi kakek Qong Jie namun tidak ada jawaban sama sekali yang terdengar. Apa mungkin iblis alam mimpi itu sangat sibuk hingga tidak menjawab panggilan saya!? 


Beruntung saja ini sudah melewati pegunungan Cang Qiong, jadi ini tidak akan berbahaya untuk shifu, semoga saja. 

__ADS_1


Pada sebuah hutan yang cukup sepi dan sama sekali seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan di sana, Xiao Xing Chen tiba-tiba menghentikan langkahnya. Seseorang, telah mengikuti saya sejak tadi! Langkah kakinya sangat anggun terdengar, sebenarnya siapakah orang ini? Saya penasaran apakah itu iblis yang akan menyerang saya? Dimana kakek Qong Jie sekarang ini!? Kenapa dia sama sekali tidak memberi saya petunjuk yang jelas? 


"Kaisar cahaya, menunduklah!" Suara seorang laki-laki tangguh, membuat Xiao Xing Chen melakukan apa yang dikatakannya. Ternyata sebuah jarum yang sudah dilumuri dengan racun, melesat di atas kepala Xiao Xing Chen. Beruntung saja berkat dari suara seorang laki-laki itu yang menyuruhnya untuk menunduk, jarum itu tidak mengenai kepalanya. Bisa-bisa kepala saya, akan berlubang jika terkena jarum ini. 


Wu Shen menunjukkan dirinya dibalik semak-semak yang tinggi dan berjalan menghampiri Xiao Xing Chen. Beruntung saja, saya mengatakannya tepat waktu. Kaisar cahaya, sepertinya ini waktu yang tepat untuk melakukan pertarungan yang serius. 


"Dewa kultivasi, apa yang anda lakukan disini?" Xiao Xing Chen merasa bertambah bingung ketika juga melihat Wu Shen ada di sampingnya. 


"Sebelumnya, saya sebenarnya ingin mengatakannya pada anda tapi, sepertinya kita harus melakukan pertarungan disini." Wu Shen berkata dengan tenangnya dan berusaha untuk tidak membuat panik seseorang. 


Dari sudut yang gelap dan dibawah pohon besar, Ning QiuYa memunculkan dirinya dan bahkan membuat Xiao Xing Chen terkejut dengan keberadaannya sekarang ini. Tidak! Itu tidak mungkin! Bukankah ia sudah mati sebelumnya? 


"Sayang sekali, tuanku sama sekali tidak mengatakan jika saya harus segera melawan dua orang pejabat surgawi disini." Ning QiuYa membuat sebagian rambutnya ke belakang dan setelah itu meletakkan tangannya di atas pinggangnya sendiri. 


"Bagaimana anda bisa hidup kembali? Bukankah shifu sudah membunuh anda!?" Xiao Xing Chen bertanya dengan ekspresi tidak biasa, terkejut melihatnya. 


"Jadi, anak ini belum mengetahui sepenuhnya tentang ini? Dewa kultivasi, anda tidak menjelaskannya secara rinci. Bukankah tuanku Xin Dao adalah orang yang paling anda sayangi dan kenapa tidak membahasnya dengan anak ini?" Ning QiuYa tiba-tiba saja membahas hal yang sangat dibenci oleh Wu Shen karena sebenarnya, ia sama sekali tidak ingin ada yang membicarakan tentang keburukannya. 


"Saya memang sangat menyayangi tuan anda Xin Dao bahkan menganggapnya sebagai saudara saya sendiri tapi, alasan kenapa saya tidak pernah mengatakannya adalah, agar semua orang tahu jika Xin Dao masih seperti anak kemarin yang saya temukan dan saat masih bersama saya seorang." Wu Shen menunjukkan ekspresi wajah serius pada Ning QiuYa. Bahkan dengan ekspresi tidak biasa tersebut, Ning QiuYa malah terlihat senang merasa jika ia mendapatkan musuh yang benar-benar kuat saat ini. 


"Kaisar cahaya, bisakah anda tetap berada di belakang saya?" Wu Shen berkata dengan menarik Xiao Xing Chen di belakangnya. 

__ADS_1


"Apa anda berencana untuk melindungi Xiao Ying dari saya? Saya sama sekali tidak mengincar anda dewa kultivasi, karena yang dibutuhkan oleh tuanku hanyalah Xiao Ying yang akan dijadikan olehnya sebagai pelayan pribadinya!" Ning QiuYa berkata dan seketika muncul di belakang Xiao Xing Chen dengan memberikannya sebuah tendangan hebat yang hampir mengenainya. 


Ini bukanlah waktu yang tepat untuk meminta izin buang air kecil bukan!? Ini terlalu tiba-tiba! Bagaimana bisa iblis alam mimpi tidak memberitahu saya jika musuh yang datang akan seperti ini!? 


__ADS_2