
Seorang anak laki-laki, berumur sekitar 5 tahun. Dengan pakaian sederhana, wajah yang masih merah dan memiliki mata yang cukup lebar karena kepolosannya. Namun, itu tidak terjadi! Anak ini sama sekali tidak polos, bahkan wajahnya saja sudah terlihat dewasa. Ia membawa seekor anjing yang besarnya dua kali lebih besar dari tubuhnya. Bahkan ia menunggangi anjing itu layaknya seekor kuda.
Xiao Xing Chen akhirnya mampu kembali berdiri dari anjing yang menikamnya tadi. Wajahnya penuh luka cakar kuku tajam dari anjing tersebut. Xiao Xing Chen yang melihat anak laki-laki yang bersama anjing itu, akhirnya menyalahkannya karena tidak mengawasi hewan peliharaannya itu.
"Tidak bisakah kau membiarkan peliharaan mu itu berkeliaran dan menggigit orang-orang?" Xiao Xing Chen berkata seperti ia sangat tidak menyukai anak ini.
Anak laki-laki itu memasang wajah kesal, dan sedikit menaikkan satu alisnya. Ia sama sekali tidak terima jika ada seseorang yang menolak keberadaan peliharaannya, peri di sini. "Memangnya kau tidak berkaca pada dirimu sendiri! Apa-apaan kau ini, menolak peri ku untuk berkeliaran di sini!?"
Xiao Xing Chen hanya bisa menahan kesal, wajah penuh amarah hanya bisa saling menatap tajam ke arah anak kecil ini. Yuan Qiu menghampiri mereka dan akhirnya mencoba memisahkannya. Meskipun agak sedikit lengket, Yuan Qiu akhirnya menendang jauh tubuh Xiao Xing Chen hingga menabrak sebuah pohon besar di belakangnya.
"Tuan muda Shi Zhui, lain kali anda jangan berkeliaran sembarangan tanpa orang dewasa, ya." Yuan Qiu berkata dengan lembutnya pada anak ini yang ternyata adalah tuan muda sekte Qing Fei, Shi Zhui.
Tuan muda Fei Shi Zhui, merupakan anak dari kakak seperguruan Xiao Xing Chen, Yue Li dan juga tuan muda Lui Zhi Ying. Xiao Xing Chen masih tidak mengetahui bahwa anak ini adalah putra dari kakak seperguruannya. Pantas saja, ia bebas melakukan apa saja dengan anak ini.
"Aduh, aku baru mengetahui ternyata si tombak emas bisa melakukan hal ini."
Xiao Xing Chen keluar dari kepulan debu asap dengan memegang pinggangnya sendiri. Tatapan wajah Shi Zhui tampak familiar dengannya. Ya! Itu adalah tatapan yang sering diberikan padanya sebelum dia sebelum ia menjadi seorang kaisar cahaya. Xiao Xing Chen seperti kembali ke dalam kehidupannya yang sebelumnya, dimana saat ia begitu di benci oleh semua Kultivator bahkan shifu-nya sendiri. Pandangan mata Xiao Xing Chen perlahan turun dan tidak berekspresi.
Shi Zhui yang melihatnya tampak risih dengan pandangan mata tersebut, melemparkan sebuah batu kerikil ke arah Xiao Xing Chen. "Hentikan memberikan ku tatapan mata yang menyedihkan seperti itu! Ibuku sama sekali tidak menyukainya!" Shi Zhui menaiki tubuh anjingnya dan menyuruh anjingnya untuk berlari pergi dari tempat ini. Yuan Qiu yang melihat Xiao Xing Chen terdiam tidak berkata, menghampirinya dan menceritakan yang sebenarnya.
__ADS_1
"Tuan muda Chen! Sebenarnya Shi Zhui adalah anak dari nona Jingshi."
Xiao Xing Chen mendengarnya dengan baik dan seketika terkejut akan hal itu. "Kenapa tidak bilang sejak awal!" Xiao Xing Chen segera bergegas mencari Shi Zhui. Ia tahu bahwa di daerah seperti ini adalah tepat banyaknya para bandit jalanan yang mengincar harta korban.
Sementara itu, Shi Zhui yang menunggangi anjingnya, tidak sengaja menginjak sebuah jimat kertas dan akibatnya, membuat beberapa anak panah melayang ke arahnya. Shi Zhui tersungkur jatuh saat menunggangi anjingnya.
Shi Zhui yang terjatuh, memegangi tubuhnya yang terluka. Shi Zhui bukanlah anak laki-laki yang cengeng seperti anak lainnya, luka kecil seperti ini sama sekali tidak membuatnya menangis.
Sekelompok bandit jalanan tiba-tiba saja, menghampiri Shi Zhui. Tanpa senjata apapun, mereka sekelompok bandit bersenjatakan kapak, perlahan membuatnya takut. Wajah mereka yang sangat menakutkan, penuh dengan luka jahitan pada wajah mereka, Shi Zhui mengangguk pelan dan perlahan berjalan mundur.
Bandit 1; "Hei, bukankah dia hanya seorang anak kecil biasa?"
Bandit 3; "Tapi kelihatannya dia adalah seorang tuan muda. Bagaimana jika kita menyanderanya saja?"
Mendengar percakapan mereka, membuat Shi Zhui akan berpikir panjang untuk kabur dari mereka. Baru saja Shi Zhui mengambil langkah pertamanya, para bandit itu tiba-tiba melihat langkahnya dan langsung membuatnya tidak berkutik: "Hei, nak! Kau pikir kau mau kemana? Kau tidak tahu siapa kami ini?"
Shi Zhui menoleh ke arah mereka dan berpura-pura tersenyum lebar pada mereka dan mengatakan: "Tentu saja, aku tahu. Kalian ini adalah orang baik bukan?"
Salah satu bandit itu menghampiri Shi Zhui, dengan wajah menjijikkannya. Wajahnya seperti mendekat bahkan sangat, hanya tinggal beberapa sentimeter lagi untuk menyentuh hidungnya. "Apa kau menyindir?"
__ADS_1
Wajah Shi Zhui memucat begitu melihat wajah bandit itu. Dan tiba-tiba saja, Shi Zhui berubah menjadi Xiao Xing Chen yang memiliki tinggi badan lebih darinya. Rupanya, Xiao Xing Chen menggunakan kultivasi teleportasi untuk menggantikan posisi Shi Zhui dengan dirinya sekarang ini. Langsung saja, Xiao Xing Chen memukul bandit itu hingga membuatnya terhempas sangat jauh. "Membuang-buang waktu ku saja. Tapi, sepertinya aku tahu mereka ini."
Xiao Xing Chen kembali membuka gulungan kertasnya itu dan kembali melihat tugasnya. Ternyata dugaannya benar! Mereka adalah sekelompok bandit yang dicari-cari olehnya, untuk menyelesaikan tugas seperti ini, Xiao Xing Chen harus menyerahkan mereka semua ini pada pemimpin sekte Fei. Xiao Xing Chen akhirnya bisa tersenyum ketika melihat sasarannya ada di depannya saat ini. Akhirnya, tugas kedua ini akan berakhir.
Shi Zhui yang akhirnya tersadar, terkejut melihat Yuan Qiu yang sedang merangkulnya kali ini. "Senior Qiu? Kenapa anda ada di sini?"
Yuan Qiu mengangguk dan tersenyum: "Tuan muda Chen sedang melunasi tugas-tugasnya."
"Tugas?"
Xiao Xing Chen langsung mengeluarkan bayangan hitam dari balik tubuhnya, dan belum saja melakukan serangan apapun. Dengan suara gedebuk, mereka semua berlutut dihadapan Xiao Xing Chen. "Eh? Mereka sudah menyerah?"
Para bandit itu, diikat dan di bawa ke hadapan patriark Fei, Hung Ji. Melihat Xiao Xing Chen yang kembali dari pengasingan, semua orang disana langsung menyambutnya dengan senang. Karena rata-rata dari mereka adalah orang-orang yang berasal dari pegunungan Min Wang tempat tinggal grandmaster Li Fang Jun.
"Tuan muda Chen! Bagaimana keadaan anda sekarang? Ingin aku buatkan teh hangat?"
"Tuan muda Chen! Ceritakan padaku bagaimana rasanya tinggal di alam bawah sadar?"
Semua orang disana sibuk menanyakan tentang Xiao Xing Chen yang baru saja kembali setelah 5 tahun ini, pergi jauh dari mereka. Xiao Xing Chen hanya bisa mengatakan iya dan iya lagi. "Jadi, seorang penjahat sampah itu kembali lagi kemari!?" Suara itu terdengar familiar dan terdengar berat seperti sangat membencinya. Ya! Itu adalah saudara Zi Xian yang kebetulan sekali ada di Yiqun Jin menghampiri kakaknya, Yue Li.
__ADS_1