
Maksud kalian ini, shifu benar-benar sudah terpengaruh oleh iblis-iblis itu?
Diluar dari paviliun Xin Ang, dataran hijau mata air dingin jauh dari sekte beberapa murid ini membicarakan tentang shifu mereka yang mulai sedikit berbeda dibandingkan sebelumnya. Shifu-nya sama sekali tidak penasaran dengan seberapa peningkatan yang dialami oleh murid-murid sekte, bahkan ia sama sekali seperti enggan melihat murid-muridnya menunjukkan kehebatan mereka. Shifu-nya selalu melarang untuk semua muridnya, jangan menyentuh Xiaji (topeng iblis) yang selalu tergeletak di atas meja yang ada di ruangannya.
Padahal Xiaji adalah pemberian dari para iblis-iblis itu dan pastinya sangat dibenci oleh shifu yang asli dan bukan yang sekarang. Mereka mulai khawatir jika mereka akan menyerah dalam meningkatkan kultivasi mereka karena untuk apa melakukannya jika tidak ada seseorang yang mereka sebut shifu untuk melihat peningkatan mereka?
Zhi Lian bertanya pada semua murid disana; "Memangnya seperti apa shifu kalian seperti biasanya?"
Murid 1; "Biasanya setiap harinya, shifu selalu penasaran dengan peningkatan kultivasi kami dan pasti akan mengujinya."
Murid 2; "Iya, itu benar! Tuan muda Chen, anda dulunya adalah murid dari shifu kami juga dan termasuk orang yang paling shifu lindungi saat ini bahkan ia sampai tidak rela jika muridnya yang bernama Xiao Ying itu dibicarakan orang-orang."
Murid 1; "Tuan muda Chen shifu sangat menyayangi anda, apa anda bisa memperbaiki semua ini?"
Xiao Xing Chen hanya bisa mengangguk pelan dan bingung untuk mengatakan dan melakukan apa. Sepertinya ia memang benar-benar harus menunda dirinya untuk kembali ke atas surga dan memilih untuk menyelamatkan shifu-nya. Saya akan lakukan sebisa mungkin!
Sementara itu, Guan Wei yang telah membersihkan tubuhnya dari bercak darah yang menempel, berkaca pada sebuah cermin batu giok dan melihat dari cermin tersebut, seorang laki-laki bertubuh garang sedang berdiri di sudut yang gelap hingga ia sama sekali tidak bisa melihat bagaimana bentuk wajahnya. Mendengar dari suaranya, ternyata ini memanglah Tang Yin yang sengaja untuk mengunjungi Guan Wei yang sudah terpengaruh olehnya.
Saya melihat anda seperti menentang para pejabat surgawi dan bahkan melukai seorang dewa beladiri. Ternyata anda cukup hebat juga dalam melakukan tugas apapun itu. Dan apa anda tahu tugas anda selanjutnya adalah untuk membunuh kaisar cahaya, murid anda sendiri yang sangat anda sayangi itu?
Guan Wei menjawab; "Saya akan melakukannya dengan perlahan dan berhati-hati."
Kenapa anda melakukannya secara perlahan dan tidak langsung saja menikamnya dari belakang? Apa anda tidak merasa kasihan pada murid kesayangan ada itu? Atau mungkin, anda menginginkan hari-hari terakhir bersama dengan murid anda itu?
"Pastinya ini akan menjadi suatu hiburan nantinya."
__ADS_1
Sebuah perubahan yang besar! Guan Wei yang terkenal dengan kesalehannya, kini berencana untuk membunuh kaisar cahaya, Xiao Xing Chen! Pastinya ini tidak akan baik untuk julukannya sebagai seorang Master Shifu dari pegunungan yang diberkahi para dewa. Ini adalah perbuatan yang sangat berdosa! Jika para dewa hakim sudah mengetahui bahwa Guan Wei yang seorang shifu melakukan hal ini, pastinya ancaman hukuman mati akan dijatuhkan padanya, sebagai hukuman karena telah berani untuk melukai bahkan berencana untuk membunuh seorang pejabat surgawi yang sudah memiliki prestasi di alam manusia dan iblis.
Xiao Xing Chen berjalan sendiri dan meninggalkan Zhi Lian yang selalu menempel padanya itu bersama dengan murid-murid lainnya berharap ia bisa mendapatkan sesuatu dari mereka. Begitu Xiao Ying melihat Guan Wei, shifu-nya yang sedang duduk pada sebuah meja duduk dan melatih kultivasinya di ruangannya, Xiao Xing Chen segera menghampirinya di ruangannya ini.
Xiao Xing Chen duduk di hadapannya dan melihat Guan Wei yang memejamkan matanya lalu membuka matanya karena merasakan keberadaan seseorang di depannya.
"Ada apa?" Guan Wei berkata sambil melemaskan bahunya yang tegang sebelumnya.
"Para murid mengeluh dengan perbedaan anda yang sekarang ini. Kenapa shifu sudah tidak lagi melihat perkembangan murid-murid anda sendiri dan mengetes seberapa kuat mereka?" Xiao Xing Chen berkata dengan nada sedikit rendah.
Karena Xiao Xing Chen menanyakan hal yang sama sekali tidak ingin Guan Wei jawab sekarang ini, ia berusaha untuk mengalihkan pembicaraan. Guan Wei pergi pada sebuah meja yang lebih tinggi dari meja sebelumnya dan memberikan Xiao Xing Chen semangkuk bubur gandum juga dengan segelas air hangat untuknya.
"Anda datang kemari dengan penuh luka. Kenapa tidak beristirahat saja dan memakan hidangan yang sudah saya siapkan." Guan Wei membuat pakaiannya menyapu lantai.
Ini tidak terlalu buruk. Teksturnya lembut tapi, agak sedikit pahit.
Xiao Xing Chen sama sekali tidak mengetahui bahwa bubur gandum yang dimakannya telah mengandung sebuah racun yang akan membunuhnya perlahan-lahan.
Xiao Xing Chen mulai merasakan sakit yang luar biasa pada dalam tubuhnya, seperti organ dalamnya telah diremas dan dihancurkan! Xiao Xing Chen memuntahkan seteguk darah dan memegangi dadanya yang terasa seperti sedang ditusuk dengan pedang. Matanya yang perlahan menjadi kabur, menatap Guan Wei yang hanya terdiam melihatnya seperti ini. Pandangannya menjadi buram dan menghitam perlahan, tidak sadarkan diri.
Guan Wei yang melihatnya sudah lemah terbaring di atas lantai perunggu, membawanya keluar dari ruangannya menuju ruangan tersembunyi yang ada di sekte ini. Murid-murid yang melihat shifu mereka membawa Xiao Xing Chen dalam gendongannya, sedang tidak sadarkan diri dan mulut yang mengeluarkan darah, merasa khawatir padanya.
"Shifu, ada apa dengan tuan muda Chen kali ini?" Xie Ling berlari menghampiri shifu-nya karena melihatnya sedang membawa seseorang.
"Xiao Ying terluka parah, saya yang akan menjaganya." Guan Wei menjawab seperti biasa.
__ADS_1
"Saya akan memanggilkan tabib sekarang."
"Tidak perlu! Saya yang akan menjaganya sendiri dan yang mengobatinya." Guan Wei seperti membentak dan akhirnya berjalan meninggalkan kerumunan murid tersebut.
Shifu sangat bertindak diluar dugaan sebelumnya. Tidak biasanya shifu ingin merawat seseorang dalam genggamannya. Sesuatu pasti terjadi padanya!
Zhi Lian yang sama sekali tidak mengetahui apapun, mulai bertanya pada Xie Ling yang masih berdiri di tempatnya; "Xie Ling! Apa anda mengetahui tentang hal ini? Kenapa shifu kalian membawa Xiao Ying pergi?"
"Yang dilakukan shifu kami selalu benar dan tidak ada yang bisa menolaknya. Tuan muda Chen terluka parah, dan shifu tidak ingin ada seseorang yang mengunjunginya." Xie Ling berkata dengan wajah yang seketika pucat mengatakannya.
"Tidak mungkin! Xiao Ying adalah seorang pejabat surgawi! Lukanya pasti sudah pulih tidak mungkin lukanya itu kembali terbuka dengan sendirinya! Pastinya ada seseorang yang telah melukainya." Zhi Lian berkata seperti membentak pada Xie Ling dan seakan-akan ia menuduh Guan Wei melukai Xiao Xing Chen.
"Apa anda telah menuduh shifu kami!? Saya yakin shifu kami sama sekali tidak pernah melakukan suatu kejahatan."
Mendengar apa yang dikatakan Xie Ling padanya, membuat Zhi Lian sama sekali tidak percaya, dan akhirnya pergi dari tempatnya mencari sesuatu yang bisa menjadi petunjuk untuknya.
Sementara itu, Xiao Xing Chen disembunyikan oleh Guan Wei pada sebuah ruangan yang hanya sedikit orang yang mengetahuinya. Guan Wei membiarkan racun yang ada pada tubuh Xiao Xing Chen menyebar dengan sendirinya hingga merenggut nyawanya nanti.
Bukankah kaisar cahaya mampu menetralisir racun dalam tubuhnya? Lalu kenapa sekarang ini ia hanya terbaring lemah di atas ranjang? Bagaimana, apa perasaan anda sekarang ini karena telah membuat murid anda sekarang ini terancam akan mati? Bukankah racun yang anda berikan padanya itu sangat mematikan bahkan para pejabat surgawi tidak bisa menetralisir racun ini jika masuk ke dalam tubuh mereka.
Tang Yin masih berdiri di sudut ruangan yang gelap dan sedang memperhatikan apa yang Guan Wei lakukan sekarang ini. "Kenapa wajah anda berubah pucat ketika melihat murid kesayangan anda yang merasakan rasa sakit yang teramat sangat?"
Pandangan mata Guan Wei melihat kebawah dan mencoba tidak menatap siapapun di depan ataupun di belakangnya. Pergerakan racunnya melambat, Xiao Ying akan merasakan sakit ini selama berhari-hari hingga racun itu membuat seluruh organ tubuhnya rusak bahkan sampai ke otak.
Xiao Ying terlalu berbahaya jika ia masih hidup disini. Harus segera dibunuh, siapapun yang akan mengancam kehancuran alam ini.
__ADS_1