Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 71 [S 3] Tugas Selesai, Pertempuran Besar Menunggu


__ADS_3

Wilayah Luoye, kini berubah menjadi arena pertempuran yang besar. Pertempuran 1:1 dan 1:10 akan lebih menyusahkan dari yang diduga apalagi akan ada pertempuran antara seorang pejabat surgawi dan juga seorang bangsawan iblis. Juga ada seorang putra mahkota pegunungan es, Zhao lu yang akan melawan ratusan dari prajurit kaisar Zu. 


Pedang es Touji juga dengan tombak hitam, di ayunkan bersamaan!   


Ledakan besar akhirnya terjadi! Api yang dihasilkan tombak hitam mulai menyala dan nyaris melukai Xue Jing. Begitu Pula dengan ayunan pedang es Touji yang membuat beberapa prajurit itu membeku dan hancur berkeping-keping! Sempat terjadi hujan darah disana akibat pedang Touji yang mengenai lawannya. 


Xue Jing, seperti seorang Phoenix yang bisa memanggil makhluk buas untuk menyerangnya. Seekor laba-laba besar, merah menyala. Delapan kakinya tajam seperti pedang, menebang pohon yang ada di sekitarnya. Tombak hitam Xiao Xing Chen tidak akan mampu menahan delapan kaki laba-laba. 


Puluhan pedang sudah dibentuknya!


Saya pasti telah bermimpi aneh semalam. Melawan seorang putri mahkota, yang kekuatannya seperti seorang Phoenix? Bagaimanapun, laba-laba adalah benda yang paling menggelikan jika menyentuh kulit. Mungkin, saya harus memperhatikan apa yang sering serangga ini lakukan pada saya nantinya. 


Terasa dengan jelas, pedang es Touji yang di tancapkan ke tanah dan membuat, mengubah tanah disekitarnya menjadi es yang sangat dingin. Hingga membuat kaki dari serangga laba-laba ini membeku sebagian. Saya rasa, Zhi Lian telah membantu saya kali ini dalam menghadapi wanita ini atau mungkin hanya kebetulan saja? 


Xiao Xing Chen yang mengetahui serangan tadi, langsung mengambil langkah cepat, berdiri pada sebuah dahan pohon mencoba untuk tidak mengenai esnya. Laba-laba tadi, tidak bisa melepaskan kakinya dari kepungan es ini hingga akhirnya memutuskan kakinya sendiri dan kembali tumbuh menjadi kaki yang baru. Metamorfosis yang menjijikkan.


Sebuah jaring laba-laba terbentuk sangat besar yang menyangkut semua pada pohon-pohon yang ada. Jika saya menginjak jaring monster itu, bisa-bisa mungkin saja saya akan menjadi hidangan pembuka untuk serangga ini. Sudahlah, apa yang anda bayangkan ini percuma saja.

__ADS_1


Xiao Xing Chen akhirnya berpikir untuk tidak menyerang laba-laba itu tetapi menyerang penggunanya sendiri. Xue Jing yang berdiri agak jauh darinya mulai terlihat hanya berdiri terdiam disana tanpa melakukan apapun. Saya merasa aneh pada wanita ini yang hanya diam saja melihat saya bertarung di sini dan ia hanya duduk manis melihatnya? Saya pasti akan membuat anda terlibat dalam hal ini! 


Xiao Xing Chen akhirnya melompat dari tempatnya dan mencoba menyerang Xue Jing menggunakan tombaknya. Namun, laba-laba itu memiliki 6 pasang mata yang mampu melihat ke segala arah dan akhirnya, laba-laba itu mengeluarkan semacam benda seperti serabut benang yang lengket itu ke arah Xiao Xing Chen. Beruntung saja, Xiao Xing Chen merupakan orang yang cukup waspada dengan keberadaan lawannya hingga ia mampu menepis serangan itu dengan cukup baik. 


Hanya tinggal beberapa langkah lagi untuk menyentuh Xue Jing. Laba-laba ini saja yang merepotkan. Enam matanya melihat ke arahnya! Xiao Xing Chen merasa dirinya sedang di tatapi oleh seorang bandit yang bertubuh 100 kali lebih besar darinya,menyeramkan.


"Kaisar cahaya, apa anda sangat ingin membunuh saya?" Xue Jing berkata dengan lembutnya pada Xiao Xing Chen. 


Xiao Xing Chen merasa lugu.


"Anda sama sekali tidak menginginkan kaki dari laba-laba ini menembus tubuh anda?" Xue Jing mengancam. 


"Katakan pada saya, bagaimana itu terjadi?" Xiao Xing Chen berkata seperti ia sama sekali tidak takut dengan ancaman itu dan malah semakin mengajak ribut. 


Xue Jing menggigit bibirnya sendiri dan semakin menatap tajam. Aura membunuh muncul di sekitar tubuh wanita ini. Xue Jing mengeluarkan pedang yang berukuran kecil dari sabuk pakaiannya dan menghunuskannya ke arah Xiao Xing Chen. "Saya menjamin, anda akan mati sekarang juga. Penjahat sampah!" 


Mulut dari laba-laba itu tanpa sesuatu yang jelas, mulai mengeluarkan seperti sebuah cairan kuning tua yang membeku, membentuk sebuah tombak berukuran besar yang diarahkan langsung ke arah Xiao Xing Chen. 

__ADS_1


Tombak laba-laba dilepaskan! 


Xiao Xing Chen cukup terkejut dengan keberadaan serangan yang muncul tiba-tiba dan nyaris saja mengenainya dan jika terkena juga pasti tubuhnya akan berlubang akibat tombak sebesar itu. Xiao Xing Chen hanya mengalami luka yang cukup dalam pada bahunya karena melawan jenis iblis wanita seperti ini. 


Sementara itu, Zhi Lian yang juga sedang melawan pasukan kaisar Zu juga dengan pemimpin mereka, mulai kehabisan akal untuk bagaimana bisa melawan mereka. Beberapa pasukan telah dibekukan dan dihancurkan berkeping-keping. Es biru yang menjadi tempat berpijak mereka berubah menjadi merah seperti darah yang mengalir bahkan pakaian putihnya seketika berwarna menjadi merah dan putih. Saya tidak yakin pernah memakai pakaian merah seperti ini? 


Semua pasukannya sedang bergerak untuk melawannya saat ini tapi, pemimpin mereka malah duduk terdiam di atas kudanya sambil melihat satu persatu pasukannya tewas dihancurkan oleh Zhi Lian. Anda ini tidak sedang meremehkan saya dengan hanya mengandalkan kekuatan dari pasukan anda yang tidak cukup kuat ini? 


Kaisar Zu tidak berekspresi.


"Apa anda sama sekali tidak pernah memainkan sebuah permainan asah otak? Dimana dalam permainan itu akan ada bidak dan raja, pastinya para bidak yang akan berjalan duluan dan harus melindungi rajanya. Tidakkah anda merasakan bahwa anda berada pada permainan yang adil?"


Entah kenapa kaisar Zu malah membahas permainan catur. Tidak tahan dengan kemampuan pasukannya yang rendahan ini, akhirnya Zhi Lian menancapkan pedangnya di atas tanah dan membuat sebagian besar dari pasukan yang masih hidup tewas membeku. Hanya tersisa beberapa orang disana tidak sampai sepuluh orang dan mereka malah pergi meninggalkan rajanya. Mereka sama sekali tidak setia pada tuannya. 


"Kaisar Zu! Saya sudah menghancurkan semua bidak catur anda. Sekarang, giliran anda yang harus maju!" Zhi Lian menghunuskan pedangnya ke arah kaisar Zu yang baru saja turun dari atas kudanya.


Pertarungan besar ini terjadi cukup lama sekali. Orang-orang kuat disini, melakukan pertarungan! Ada banyak korban jiwa disini bahkan anda dapat membuat sebuah kolam yang berisikan darah manusia di dalamnya. Apa yang sedang anda pikirkan saat ini? Apakah anda juga akan bergerak sedikit saja seperti layaknya raja dalam catur? Sayangnya anda disini menganggap bahwa anda ini adalah seorang raja namun sayangnya, raja hanya memiliki jalan yang lebih sedikit dibandingkan dengan ratunya. Apakah anda bisa membayangkan seorang raja akan melawan ratunya yang memiliki jalur lebih luas darinya?

__ADS_1


__ADS_2