
Hutan, bukit Bao Xin di Yiqun Jin.
Li Fang Jun dan juga Xiao Xing Chen kembali berjalan tanpa tujuan meninggalkan desa Hua Wu. Mereka tidak ingin membuang-buang waktu disana hanya untuk menikmati hidangan yang ada di sekte Lan Qiren dan juga Li Fang Jun masih harus mengajarkan sesuatu tentang ilmu kultivasi pada Xiao Xing Chen.
Mereka terus berjalan di dalam hutan Bao Xin yang ada di Yiqun Jin dan beristirahat sebentar pada sebuah mata air yang mengalir cukup deras dan jernih pada hutan tersebut.
Tampak seperti Li Fang Jun yang sedang mengaduk-aduk dedaunan beracun pada wadah minumnya sendiri. Xiao Xing Chen tidak berekspresi dan hanya diam saja. Ia mengira itu adalah salah satu teknik bunuh diri terbaru miliknya.
"Guru Fang Jun, kenapa anda memasukkan begitu banyak dedaunan beracun dan juga bunga yang memiliki bentuk aneh ke dalam minumanmu?" Xiao Xing Chen memasang wajah datarnya pada Li Fang Jun dan hanya melihat tingkah buruknya saat ini.
"Ah, A-Chen. Aku perkenalkan ini adalah salah satu teknik jitu untuk bunuh tanpa merasakan sakit. Namanya adalah, meracuni diri sendiri." Li Fang memasang wajah tersenyum lebar dan puasnya.
"Memangnya racun itu, bisa membunuh guru langsung? Aku tidak percaya." Xiao Xing Chen berkata dengan tidak memasang ekspresi wajahnya.
__ADS_1
"Setelah aku selesai, aku akan meminumnya! Dan akan aku buktikan kalau ini benar-benar beracun dan bisa membunuh dalam sekejap tanpa merasakan sakit!" Li Fang Jun semakin bertingkah kekanak-kanakan ketika Xiao Xing Chen tidak percaya dengannya.
Xiao Xing Chen menatap dengan tatapan aneh tidak biasa. Ia langsung merebut wadah minum yang Li Fang Jun pegang, lalu meminum racun yang sudah Li Fang Jun buat sejak tadi. "A-Chen! Apa yang kau lakukan!? Kenapa kau meminumnya? Baru saja aku ingin meminumnya."
Setelah meminum racun tersebut, Xiao Xing Chen tidak berekspresi dan hanya diam saja seperti tidak terjadi apa-apa padanya. "Lihat, aku masih baik-baik saja. Racun yang dibuat guru, tidak akan berpengaruh padaku." Xiao Xing Chen berkata dengan santainya.
"Itu aneh, rasanya sudah ada banyak daun beracun yang aku masukkan. Kau ini cukup kuat juga." Li Fang Jun berkata sambil melihat wadah minumannya yang sudah habis diminum oleh Xiao Xing Chen.
Baru saja Xiao Xing Chen berjalan beberapa langkah, tiba-tiba ia terjatuh tak sadarkan diri. Mungkin, itu karena racun yang dibuat oleh Li Fang Jun yang baru bereaksi setelah 10 menit kemudian. "Hei, A-Chen. Kenapa kau tertidur disini? Aku tidak akan membawamu bersamaku nanti." Li Fang Jun berkata sambil menekan-nekan pipi Xiao Xing Chen.
Lalu setelah itu,......
Li Fang Jun akhirnya menggendong belakang Xiao Xing Chen karena ia sedang tak sadarkan diri akibat meminum racun buatannya tadi. Merasa sudah cukup lama berjalan, Li Fang Jun melihat sebuah kantor pengawas yang sepertinya adalah milik sekte Qing Fei.
__ADS_1
Li Fang Jun segera memasuki kantor pengawas itu dan ketika baru saja memasukinya, Li Fang Jun sudah disambut hangat oleh pedang pedang yang di hunuskan dan mengitarinya. Tampak seorang wanita sekitar berumur 15 tahun dengan pakaian merah bercorak dengan warna hitam, menjuntai hingga menutupi kakinya. Kantor pengawas yang ada di Yiqun Jin adalah milik kekuasaannya. Namanya adalah Fei Luo Tian dan biasa dipanggil dengan nona Luo
"Apa yang membuat grandmaster Li Fang Jun datang menuju kantor pengawas sekte Qing Fei?" Luo Tian berkata dengan tegasnya tanpa ada raut wajah main-main yang terlihat.
"Ah, nona Luo. Kebetulan sekali, tadi aku menemukan seorang anak laki-laki yang pingsan di dalam hutan. Aku rasa dia telah meminum racun yang membuatnya tidak sadarkan diri." Li Fang Jun berkata seolah-olah itu bukan salahnya dan tidak mengenali Xiao Xing Chen yang di gendongnya saat ini.
Luo Tian menyuruh para pengawalnya untuk menurunkan pedang mereka dan menjahui Li Fang Jun. Luo Tian segera memeriksa Xiao Xing Chen, kondisinya saat ini. Luo Tian mengajak Li Fang Jun dan juga Xiao Xing Chen untuk masuk ke dalam ruangan, dan membuat Xiao Xing Chen menaruh tubuhnya pada sebuah kasur yang sederhana.
Fei Luo Tian adalah seorang tabib hebat yang berasal dari sekte Qing Fei. Meskipun sekte Qing Fei termasuk sekte aliran hitam dan selalu bersikap arogan, Luo Tian sama sekali tidak menuruni sifat seperti itu. Ia selalu menunjukkan sifat lembutnya pada orang-orang meskipun ia tampak menyeramkan jika dilihat dari luarnya saja.
Luo Tian memiliki hutang budi besar pada Li Fang Jun karena telah menyelamatkan dirinya saat peperangan terjadi dimana saat itu Luo Tian sudah kehilangan orang tuanya di umurnya yang ke 7 tahun. Li Fang Jun tidak tahu harus membawa Luo Tian yang berumur 7 tahun itu kembali ke sekte. Ia hanya mengenal sekte Qing Fei yang saat itu masih menghormatinya. Li Fang Jun akhirnya membawa Luo Tian ke sekte Qing Fei dan membiarkannya mendapatkan pelajaran ilmu kultivasi dan pengobatan disana.
Mengapa Li Fang Jun tidak merawat Luo Tian yang berumur 7 tahun itu pada pegangannya sendiri? Li Fang Jun saat itu masih menjalankan misi yang telah diberikan olehnya. Sekte yang ia tinggali sekte "Xin Jin Li" tidak bisa merawat anak-anak dalam pegangan mereka. Sekte Xin Jin Li hanya berpusat pada ilmu kultivasinya saja dan juga tingkatkan. Itulah sebabnya Li Fang Jun menaruh kepercayaan pada sekte Qing Fei untuk menjaga Luo Tian hingga di umurnya yang sekarang ini.
__ADS_1