
Suara anak panah yang menancap di tubuh manusia semakin banyak. Genangan darah yang bisa memantulkan wajah manusia. Xiao Xing Chen berkaca pada genangan darah tersebut dan melihat dirinya seperti saat ia berumur 24 tahun dan sudah menjadi grandmaster kultivasi setan. Apa ini benar-benar diriku saat ini?
Di depannya tampak seorang anak kecil sekitar berumur 7 tahun sedang berdiri disana. Wajahnya tampak kusam sama sekali tidak berekspresi. Pakaiannya seperti anak jalanan dan tangannya yang seperti menyisakan kulit dan tulang itu. Terdapat luka di sekujur tubuhnya akibat lemparan batu dan juga pukulan. Xiao Xing Chen sadar, itu adalah dirinya sebelum di temukan oleh paman Jingshi dan merawat dirinya.
"*Enyahlah dari dunia ini."
"Seseorang yang terlahir dan menjadi kultivator setan, harus segera dibunuh!"
"Kenapa? Kenapa kau harus menjadi seorang kultivator setan*?"
Suara itu terus bergema di telinga Xiao Xing Chen hingga ia harus menutupnya. Dengan sendirinya ia berlutut wajahnya menunduk ketakutan. Kenapa harus seperti ini? Seperti sebuah tangan yang menggenggam pundaknya dengan lembut dan ketika melihatnya, itu adalah kakak seperguruan Yue Li dengan luka tusukan pada dada kirinya yang mengenai tepat pada jantungnya.
Darah yang keluar dari tubuh Yue Li sama sekali tidak berhenti hingga membuat banjir darah yang dangkal. Xiao Xing Chen begitu ketakutan melihatnya apalagi melihat Yue Li yang tersenyum padanya.
Xiao Xing Chen perlahan berjalan mundur menjauhi kakak seperguruannya itu melewati banjir darah itu. Ia menyeret sendiri tubuhnya sebisa ia lakukan. Langkahnya terhenti karena seseorang telah berdiri di belakangnya.
Setelah melihatnya, itu bukanlah seseorang, melainkan para kultivator yang ia bunuh saat itu. Wajah mereka tampak menyeramkan dengan senyum diwajah mereka. Wujudnya adalah mengenaskan seperti yang waktu itu Xiao Xing Chen bunuh menggunakan kultivasi segel pembunuh. Kalian semua!?
"*Xiao Ying! Enyahlah kau sekarang juga!"
"Enyahlah*!"
__ADS_1
Xiao Xing Chen semakin menutup telinganya lalu, sebuah pedang di tancapkan pada dada kirinya yang membuat darah segar mengalir keluar begitu saja dari tubuhnya.
"Xiao Ying, kau harus mati saat ini juga."
Suara yang dikeluarkan laki-laki itu tampak familiar. Memang tidak bisa menjadi kebohongan kalau laki-laki itu adalah Guan Wei yang menikamnya dari belakang. Shizun!?
Para Kultivator itu seketika menghilang dan berganti dengan Xiao Xing Chen di usianya yang menginjak 16 tahun sekarang ini. Ia memberikan tangannya seakan-akan memberikannya bantuan untuk hidup. Wajahnya suram penuh dengan luka sayatan pisau.
Disaat Xiao Xing Chen ingin meraih tangan itu, seketika berubah menjadi gumpalan darah seperti tubuhnya hancur seketika oleh sesuatu yang menekannya dari segala arah. Matanya sakit karena terkena darah yang melayang mengenai wajahnya. Karena itu ia memejamkan matanya sesaat dan ketika membukanya, Xiao Xing Chen tersadar itu hanyalah mimpi buruk yang ia alami. Hal pertama yang ia lihat adalah wajah Guan Wei yang sedang memakaikan pakaiannya setelah ia mengobati luka yang ada pada punggung Xiao Xing Chen.
"Shizun? Apa yang barusan terjadi? Kenapa aku bisa bersamamu?" Xiao Xing Chen berkata dengan pelan dan mencoba untuk duduk bersila memulihkan kultivasinya.
"Xie Ling, menuduhmu sebagai seorang Kultivator setan."
Xiao Xing Chen tidak berekspresi dan terdiam sejenak. Ia pun melihat ke arah Guan Wei dan memperhatikan tatapannya yang begitu tajam melihatnya. "Shizun, kenapa kau menatapku seperti itu?"
"Tetaplah disini, jangan pergi kemanapun semaumu. Semua orang sedang curiga padamu jadi, berhati-hatilah."
Xiao Xing Chen sedikit menundukkan kepalanya dan memperlihatkan wajah rasa bersalahnya pada Guan Wei karena telah melukai murid-muridnya. "Maaf Shizun, aku melukai murid-muridmu. Aku, tidak sengaja melakukannya."
"Aku akan membuatmu sadar kembali jadi, tidak perlu khawatir."
__ADS_1
"M, maksud Shizun?" Xiao Xing Chen tiba-tiba merasa gugup ketika Guan Wei mengatakan hal itu padanya.
"Aku akan membuatmu kembali ke jalan kultivasi yang benar."
Tidak Xiao Xing Chen sangka sebelumnya, Guan Wei ternyata orang yang begitu baik padanya bahkan ia sama sekali tidak merasakan hawa membunuh pada Guan Wei saat ini. "Apa mungkin Shizun telah mengubah jalannya dan juga niat untuk membunuhku?" Batin Xiao Xing Chen.
Sementara itu, di sekte Qing Fei beberapa pengikut tertinggi dan juga tetua sekte pertama Fei Hung Ji sedang membicarakan tentang adanya kitab Shu Yin dengan tuan muda Ming Su disana. Di atas sebuah meja duduk besar tersaji begitu banyak makanan disana. Terdengar beberapa orang yang sedang saling berbicara disana.
"Aku dengar kitab Shu Yin telah ditemukan oleh seseorang."
"Ya, mungkin kau benar. Aku juga melihat ada seseorang yang berhasil mempelajari kitab tersebut."
"Benarkah? Seberapa hebatnya dia setelah mempelajari kitab Shu Yin itu?"
"Aku dengar laki-laki itu bisa mengendalikan mayat-mayat hidup yang ada di danau Shoji dan menenangkan putri kaisar Han. Dia akan menjadi orang yang terhebat di dunia ini jika berhasil mempelajari semua kitab Shu Yin itu."
"Lalu, siapa itu orangnya?"
"Orang itu adalah Xiao Xing Chen."
Ming Su yang mendengar percakapan tersebut langsung saja mengambil keputusan. Ia berencana akan menangkap Xiao Xing Chen dan memaksanya untuk menyerahkan kitab Shu Yin padanya. "Jadi begitu ya. Xiao Ying, tunggu saja." Melihat wajah Ming Su yang berubah drastis, membuat tetua Hung Ji merasa khawatir pada Xiao Xing Chen akan keselamatannya nanti.
__ADS_1