Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 63 [S 2]


__ADS_3

Hantu Dewi penari, lebih mirip dengan hantu pengantin! 


Perempuan memakai pakaian pengantin, rambutnya indah sekali ketika tertiup angin. Melihat kakinya yang tidak memakai alas kaki, membuat berpikir, apakah kaki seputih saljunya itu tidak akan bisa tergores oleh lantai dasar alam iblis? Apalagi ia memakai sebuah topeng pada wajahnya, apa itu tidak membuatnya sulit untuk bernafas? Jujur saja, wanita ini memiliki paras yang begitu cantik, bahkan Xiao Xing Chen nyaris terpana dengan kecantikannya itu. Tidak! Ingatlah bahwa wanita ini hanyalah iblis yang akan memakan anda nanti!


Guan Wei terus berdiri di depan Xiao Xing Chen, sarung pedangnya menghalangi Xiao Xing Chen untuk maju! Hantu Dewi penari memang belum melaksanakan penyerangan. Bagaimana dengan pilihan menyerang lebih dulu atau menunggu hingga esok pagi? Suara krincing, lonceng kecil yang dikalungkan pada tubuh Dewi penari itu. 


Gerakan indah seperti ia sedang menari, mulai dilakukan. Musuh sengaja membuat pikiran lawannya teralihkan dengan gerakan indahnya yang sebenarnya Dewi penari itu langsung melesat terbang ke arah Xiao Xing Chen dan langsung menendangnya hingga terhempas jauh, merusak dasar tanah yang berbatu. Dewi penari kembali bergerak dan kali ini menyerang Guan Wei menggunakan tangan kosong. Guan Wei hanya bisa menahan serangan itu menggunakan pedangnya namun anehnya, meskipun tangannya sudah berdarah, Dewi penari seperti tidak merasakan apapun! 


Dari balik debu tanah yang tidak hilang, bayangan hitam Xiao Ying melesat menyerang Dewi penari membentuk sebuah cambuk. Xiao Xing Chen melompat dari sana, dan mengeluarkan beberapa tinjunya untuk menyerang Dewi penari. "Jangan menyentuh shifu-ku!" Xiao Xing Chen berteriak, tinjunya mengenai tanah hingga hancur dan membuat Dewi penari itu menjauh dari mereka. 


"Perasaan ini saya pernah merasakannya. Anda adalah seorang kultivator Iblis!" Dewi penari berkata sambil mencoba untuk berdiri dari sebelumnya ia berlutut. 


"Xiao Ying! Bagaimanapun juga, kau tetap berdiri dibelakang saya!" Guan Wei menghalangi Xiao Xing Chen untuk maju menggunakan sarung pedangnya. 


Seorang shifu memang seharusnya melindungi muridnya ketika dalam kondisi terpuruk seperti ini. 

__ADS_1


Dewi penari mendengus, kemudian berkata; "Tidakkah jika kau ini adalah seorang shifu yang terkenal dengan kesolehan mu, malah melindungi seorang kultivator Iblis seperti orang itu?"


"Semua murid, dalam penglihatan saya setara seperti kedua mata saya. Jadi, siapapun murid saya yang jatuh dalam kultivasi iblis, maka saya pasti akan mengembalikannya kembali." Guan Wei berkata dengan wajah serius tidak main-main. 


Guan Wei adalah shifu-nya, lalu kenapa saya bisa jatuh dalam kultivasi iblis? Pastinya selama ini Guan Wei mengalami penghinaan karena satu muridnya bisa menjadi hitam gelap! Saya tidak pernah meminta maaf pada shifu karena jatuh dalam kultivasi iblis. 


"Bisakah saya ini, mengambil salah satu murid anda yang paling anda lindungi itu. Sepertinya kau sangat menyayangi murid itu bahkan selalu setia berada di depannya." Dewi penari berkata dan menarik nafasnya panjang. 


Guan Wei memasang wajah serius tidak main-main. Ia semakin menarik Xiao Xing Chen di belakangnya. Tidak seharusnya seperti ini! Seorang murid seharusnya melindungi shifu-nya dan tidak hanya berdiri di belakangnya tanpa melakukan apapun bahkan berbicara. Menggunakan ilmu meringankan tubuh, Xiao Xing Chen berlari dari perlindungan Guan Wei dan menyerang Dewi penari hanya menggunakan tinjunya saja. 


Bayangan hitam Xiao Xing Chen tidak hentinya membentuk sebuah cambuk yang diarahkan pada Dewi penari. Beberapa figur patung batu hancur karena cambukannya. Hujan batu terjadi. Beberapa tinju Xiao Xing Chen berhasil mengenainya bahkan membuat sebagian dari topeng Dewi penari hancur sebagian. Melihat hal berbahaya akan datang, Guan Wei segera menarik Xiao Xing Chen menjauh dari Dewi penari dikarenakan sebagian topengnya hancur dan memunculkan satu mata kirinya. 


Semua orang pasti mengetahui bahwa jika topeng Dewi penari retak atau memunculkan satu matanya, maka orang yang melihatnya pastinya akan kehilangan kesadaran bahkan bisa dikuasai tubuhnya oleh Dewi penari. Beberapa orang memilih untuk langsung membunuh Dewi penari ini namun, beberapa orang lagi bahkan ada yang penasaran dengan wajah asli Dewi penari ini hingga sampai membuka topeng, dan wajah aslinya. Sepertinya hanya Xiao Xing Chen yang tidak mengetahui tentang bahaya yang seperti ini, sehingga para pejabat surgawi kembali menertawakannya; "Haha, kaisar cahaya tidak mengetahui bahaya dari Dewi penari itu!" 


Guan Wei kembali menarik Xiao Xing Chen di belakangnya, menghunuskan pedangnya ke arah Dewi penari. "Kau telah membuat level penyerangan ini lebih sulit lagi, Xiao Ying. Jangan lihat matanya apapun itu, jika tidak ingin dipengaruhi olehnya." 

__ADS_1


Dewi penari memegang topengnya ini, sebagian hancur! Lagi-lagi Dewi penari mendengus dan berkata; "Orang ini lumayan juga. Bahkan ia sampai bisa menyentuhku. Aku sangat menginginkan orang ini." 


Mendengarnya berkata, Guan Wei semakin menarik Xiao Xing Chen berdiri dibelakangnya. Dewi penari ini menginginkan tubuh Xiao Xing Chen, tidak bisa dibiarkan! Tetaplah dibelakang saya, saya akan melindungi anda! 


Dewi penari kembali beraksi, kali ini ia berniat menyelesaikan ini dengan cepat. Dewi penari melesat, melompat di atas kepala Guan Wei dan melakukan tendangan keras hingga nyaris mengenai tengkuk leher Guan Wei yang beruntung ia menggunakan sarung pedangnya untuk menahan gerakan kaki Dewi penari. Xiao Xing Chen membantu, melepaskan tinjunya ke arah Dewi penari dan membuatnya kembali melompat menjauhinya. 


Jangan melihat matanya! 


Dewi penari tak hentinya melakukan penyerangan dan kembali melompat, memukul pedang Guan Wei dengan keras hingga membuatnya terhempas jauh membentur dinding gua hingga hancur berkeping-keping. Dewi penari sengaja membuat Guan Wei terhempas jauh dari Xiao Xing Chen supaya dirinya bisa menyentuhnya dengan langsung. 


Dewi penari melakukan serangannya pada Xiao Xing Chen, beberapa pukulan tangan dan tendangan keras! Xiao Xing Chen menahannya, menyilang menggunakan kedua tangannya. Lalu, ketika serangan itu kembali terhenti, Dewi penari malah memunculkan wajahnya tepat di depan wajah Xiao Xing Chen dan malah membuatnya melihat matanya secara langsung! 


Guan Wei terlambat untuk menyelamatkannya, Xiao Xing Chen sudah berada di pelukan Dewi penari! Guan Wei seperti sedang dipermainkan! Dirinya yang Sholeh, terpaksa melihat pemandangan seperti ini. Kenapa seorang laki-laki dan perempuan yang sama sekali tidak memiliki hubungan darah, berpelukan seperti ini. Guan Wei memalingkan wajahnya tidak sanggup melihat pemandangan ini, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menutup matanya menggunakan selembar kain hitam. 


Tidak bisa dibayangkan, Xiao Xing Chen harus melihat mata Dewi penari ini secara langsung. Lebih parah lagi, perempuan ini malah menginginkan tubuhnya sekarang ini! Sungguh memalukan dan sebuah penghinaan! Dewi penari tersenyum kecil dan berkata; "Ada apa? Kenapa seorang shifu yang terkenal dengan kesalehannya memiliki wajah merah ketika melihat pemandangan seperti ini? Bahkan kau sampai menutup mata anda itu dengan selembar kain hitam. Apa anda tidak kesulitan melihat kemana lawan musuh anda bergerak?" 

__ADS_1


Guan Wei; “......”


__ADS_2