
Mendengar dari murid itu jika ia melihat Xiao Xing Chen ada di tengah-tengah desa Hua Wu, membuat semua orang disana termasuk Guan Wei yang juga pergi ke sana untuk melihatnya.
Tampaknya, Xiao Xing Chen tidak datang sendirian melainkan dengan seseorang yang ada di belakangnya. Siapa lagi jika bukan kaisar Yan Feng yang membuat Xiao Xing Chen jatuh ke dalam kultivasi gelap.
Xiao Xing Chen yang mengendalikan mayat-mayat hidup pasukan Xin Dao, terlihat lancar saja dalam memainkan serulingnya. Semua mayat hidup sangat memperhatikan perintah yang dikeluarkan oleh Xiao Xing Chen. Beberapa orang di desa Hua Wu tewas akibat serangan mayat-mayat hidup ini.
"Xiao Xing Chen sekarang sudah berkultivasi gelap dan menghancurkan desa Hua Wu!?"
Dengan berpakaian hitam, serta rambut panjangnya yang dibiarkan terurai begitu saja sampai menutupi dahinya, Xiao Xing Chen seperti sedang berpura-pura menjadi orang lain. Namun,Guan Wei langsung mengetahui bahwa orang itu adalah Xiao Xing Chen.
"Xiao Ying! Hentikan semua ini!" Guan Wei seperti sedang berusaha untuk menghentikan aksi Xiao Xing Chen yang saat ini sedang mengendalikan mayat-mayat hidup itu untuk menghancurkan desa Hua Wu.
Namun, Xiao Xing Chen seperti tidak mendengarkannya dan hanya berfokus pada seruling yang ia mainkan saat ini. Apa dia sudah gila!? Melihat mayat-mayat hidup pasukan Xin Dao yang semakin banyak untuk memasuki desa Hua Wu, membuat Guan Wei melepaskan mantra penghalang untuk agar mayat-mayat hidup itu tidak masuk lagi di desa Hua Wu.
Xiao Xing Chen saat ini seperti sedang dibutakan oleh kekuatannya saat ini. Xiao Xing Chen sudah tidak bisa menggunakan kultivasi pedang dan beralih kultivasi gelap. Hal itu, tentunya menjadi hal yang tidak terduga bagi Guan Wei, posisinya sebagai master Shizun yang mengajarkan kultivasi pedang, kini akan jatuh setelah salah satu muridnya beralih kultivasi menjadi gelap.
__ADS_1
"Xiao Ying, aku rasa kau harus mendengarkan apa kata orang itu." Kaisar Yan Feng berkata dan menghentikan aksi Xiao Xing Chen yang mengendalikan mayat-mayat ini. Ia memegang tangannya dan kemudian melepasnya.
Sekilas, Guan Wei melihat Xiao Xing Chen yang saat ini. Terdapat segel Liu Yang pada dahinya!? Guan Wei semakin menyesal mengapa saat ini, ia dengan mudahnya melepaskan murid seperti Xiao Xing Chen yang sudah menjadi seorang kultivator Iblis!?
"Ya, Master Shizun! Lama tidak bertemu." Xiao Xing Chen tampak tersenyum tipis dan ketika Guan Wei melihatnya itu tampak tidak bersahabat sekali.
"Xiao Ying, apa yang telah kau lakukan sekarang!?" Guan Wei hanya bisa terkejut dan tidak bisa berkata apa-apa melihat Xiao Xing Chen yang sekarang ini.
"Apa yang aku lakukan? Tentu saja menghancurkan sekte ini dan juga desa Hua Wu. Apa sekarang kau sudah senang master Shizun, melihat kekuatan ku yang saat ini, yang mampu mengendalikan pasukan Xin Dao!?" Xiao Xing Chen tampak begitu ringan sekali ketika mengatakannya, ia tidak tahu bahwa kultivasi gelap yang saat ini ia pelajari, akan membawa dampak buruk baginya dan juga akan berpengaruh pada pemikirannya saat ini.
"Ini bukanlah suatu pencapaian yang ingin aku lihat, kau telah menghancurkan semuanya dan juga melakukan pembunuhan!" Guan Wei tampak sedih melihat Xiao Xing Chen mempelajari kultivasi iblis. Tanggungan dosa saat ini, sudah mulai terasa terbebani olehnya. Guan Wei geram dan seakan-akan ingin menghukum berat Xiao Xing Chen.
"Aku, tidak lagi bisa menggunakan kultivasi pedang. Jadi, untuk apa aku tetap menjalankannya dengan berkultivasi pedang ketika semua orang curiga bahwa aku adalah seorang kultivator Iblis? Sangat percuma bukan, meyakinkan mereka yang begitu menyebalkan dan keras kepala!" Bisik Xiao Xing Chen di telinga Guan Wei, dengan senyum tipis tidak bersahabat.
"Xiao Ying, kembalilah ke Guan Qin denganku." Guan Wei mengatakannya sangat sedih ingin menangis. Sebentar ia meneteskan air mata kemudian mengkerutkan dahinya.
__ADS_1
Xiao Xing Chen tidak terima dirinya akan kembali di bawa ke sekte Guan Qin! Ia sudah tahu pastinya jika ia mengikuti apa yang dikatakan Guan Wei pastinya itu untuk membuatnya kembali berpikir dua kali tentang hal ini. Xiao Xing Chen akhirnya mendorong Guan Wei cukup keras hingga membuatnya nyaris saja terjatuh disana.
"Untuk apa aku kembali ke sekte yang membenciku saat ini!" Xiao Xing Chen mengatakannya dengan suara yang cukup keras membentak Guan Wei.
"Pertemuan ini, bukan untuk merendahkan mu!"
"Lalu untuk apa!? Kalian akan membuat ku berpikir dua kali tentang hal ini bukan!? Dan kembali mengurungku dalam ruangan kalian!"
Xiao Xing Chen semakin mengeluarkan suara kerasnya dan membentak Guan Wei. Ia tidak bisa berbuat apapun selain melihat muridnya ini berkultivasi iblis. Dari belakang, Li Fang Jun tiba-tiba mendorong Guan Wei dengan pelan dan menjadi sebuah pertanyaan besar, mengapa Li Fang Jun malah memeluk Xiao Xing Chen!?
Pelukan Li Fang Jun tidak berlangsung lama, bayangan hitam yang mengelilingi tubuh Xiao Xing Chen membentuk seperti pedang dan menusuk tubuh Li Fang Jun cukup dalam hingga tertembus keluar. Perlahan Li Fang Jun melepaskan pelukannya itu dan terjatuh dihadapan Xiao Xing Chen saat ini. Li Fang Jun tampak saat ini sedang terluka parah akibat mayat-mayat yang dikendalikan oleh Xiao Xing Chen saat ini, hingga membuatnya tak sadarkan diri.
Awalnya, Xiao Xing Chen tidak mengenal orang ini. Perlahan sebuah ingatan muncul dan mengingat bahwa, ya! Orang ini adalah grandmaster-mu! Xiao Xing Chen hanya terdiam melihat perbuatan yang tidak sengaja ia lakukan itu. Ia menggenggam serulingnya begitu keras dan mencoba untuk menjernihkan pikiran. Terlebih lagi, Xiao Xing Chen semakin dibuat berpikir ketika melihat Luo Tian yang saat itu ada di desa Hua Wu mengikuti pertemuan 4 sekte besar itu dan sedang menangis disana. Tidak tahu apa yang dipikirkannya saat ini, Xiao Xing Chen memutuskan untuk pergi dari sana meninggalkan orang-orang yang seharusnya ada bersamanya saat ini.
Xiao Xing Chen seperti pergi tanpa tanggung jawab, meninggalkan kaisar Yan Feng sendirian di sana bersama para pasukan mayat hidup ini. "kenapa aku ditinggal disini?"
__ADS_1
Xiao Xing Chen berhenti sebentar di bawah pohon besar yang ada di hutan desa Yiqun Jin. Ia terus memegangi kepalanya yang terasa sakit itu dan mencoba menjernihkan pikirannya saat ini. "Kenapa!? Kenapa menjadi seperti ini!? Aku, telah membunuh semuanya. Kenapa, aku harus diberikan kehidupan kedua oleh dewa jika berakhir seperti ini!?" Batin Xiao Xing Chen.
Sebuah pedang bercahaya, ditancapkan di tubuh Xiao Xing Chen hingga membuat darah segar mengalir keluar dari tubuhnya. Tidak salah lagi, ini adalah pedang yang menurutnya sangat familiar dan ia seperti pernah merasakan bagaimana tertusuk oleh pedang ini.