
Lembut sekali rasanya, nyaman. Suara sitarnya ada dimana-mana. Aroma dupa tercium di setiap sudut.
Xiao Xing Chen masih terbaring lemah di atas ranjang shifu-nya. Sudah beberapa hari ini Xiao Xing Chen sama sekali tidak menunjukkan jika ia sudah pulih. Guan Wei setiap harinya menemui Xiao Xing Chen berharap ada perubahan dalam keadaannya sekarang ini. Apa anda sama sekali tidak memikirkan shifu anda sendiri yang begitu mengkhawatirkan anda? Setidaknya anda menunjukkan sesuatu jika anda sudah baik-baik saja. Ini sudah hari yang ketiga semenjak anda melawan iblis-iblis itu. Ada banyak orang yang berharap anda kembali sadar dan terbangun untuk menjelaskan seluruhnya.
Guan Wei memegang kepalanya dengan sangat lembut penuh perhatian. Namun, Xiao Xing Chen sama sekali belum terbangun ataupun bergerak. Guan Wei akhirnya beranjak dari ruangannya, pergi menuju tempat pelatihan murid-muridnya.
Apa sekarang ini saya masih bisa hidup?
Xiao Xing Chen membuka matanya namun, ia sama sekali tidak berada di sekte Guan Qin tapi dirinya berada di sebuah ruangan hampa dan hanya ada cahaya putih di dalamnya. Rasanya tempat ini seperti saat saya bertemu dengan iblis alam mimpi.
Xiao Xing Chen berjalan maju dan baru saja satu langkah untuk maju, seorang kakek tua berjanggut putih duduk tepat terlihat dekat di depannya. Ya, itu adalah iblis alam mimpi kakek tua Qong Jie dengan tongkat kayu yang di selipkan di tangan kirinya, melihat ke arah Xiao Xing Chen.
"Jika anda ada disini, itu berarti apa kesadaran spiritual saya juga sedang berada di alam mimpi?" Xiao Xing Chen bertanya pada kakek tua Qong Jie.
Qong Jie menjawab: "Kali ini, saya yang berulah."
Xiao Xing Chen tidak mengerti sama sekali apa yang dikatakan kakek Qong Jie yang mengatakan hal yang absurd dan malah terdengar ia sedang berpuisi. "Kakek, bisa jelaskan lagi?"
Qong Jie kembali memberi beberapa pukulan tongkat kayunya dan mengenai kepala Xiao Xing Chen. Saya sudah mengatakannya sejak dulu, saya iblis alam mimpi Qong Jie dan nama panggilan saya bukanlah kakek!
Xiao Xing Chen memegang kepalanya dan mengira jika akan mengucurkan darah di kepalanya. Xiao Xing Chen akhirnya ingat jika ini hanyalah alam mimpi! Jangan berharap anda bisa terluka dan mengeluarkan darah ataupun kelelahan!
"Saya menarik kesadaran spiritual anda, karena ada yang ingin saya katakan." Jelas Qong Jie yang menaruh kembali tongkatnya di depannya.
__ADS_1
"Lalu, bagaimana keadaan saya di alam nyata!? Itu berarti saya sudah meninggal!?" Xiao Xing Chen berteriak karena panik takut jika dirinya yang di alam nyata dinyatakan meninggal.
"Jangan panik! Duduklah di samping saya dan akan saya ceritakan keluhan saya."
Sesuai apa yang dikatakan olehnya, Xiao Xing Chen duduk di samping Qong Jie dan mendengarkan keluhannya. Jadi, apa saya disini hanya untuk mendengarkan curhatan anda?
"Anda hanya akan kembali tersadar beberapa hari kemudian. Saya mengambil kesadaran spiritual anda karena ada banyak keluhan yang datang. Apa anda tahu, jika para pejabat surgawi sekarang ini sudah membuang anda?"
"Hal seperti itu, tidak perlu ditanyakan lagi." Jawab Xiao Xing Chen dengan sedikit memandang rendah dirinya.
"Xin Dao sudah kembali, ia dihidupkan dengan tubuh aslinya oleh para pasukannya yang sangat setia padanya. Segel Liu Yang pada dahimu itu, akan membuat anda kelewat batas dan bertambah kuat dari sebelumnya dan bahkan para pejabat surgawi takut dengan kekuatan anda." Jelas Qong Jie lagi.
"Iya, iya saya tahu… langsung saja pada intinya saja agar saya bisa cepat menemui shifu saya." Xiao Xing Chen tampak jelas meremehkan perkataan kakek Qong Jie yang ternyata itu adalah sebuah kenyataan.
"Tidak tahu. Lanjut saja pada intinya, saya ingin bertemu dengan shifu saya!"
"Baiklah, ini adalah intinya. Anda harus benar-benar berhati-hati ketika Xin Dao sudah ada disini dan melancarkan beberapa serangan! Jangan menyepelekan hal ini! Segel Liu Yang pada dahi anda, harus segera dihilangkan atau kehancuran akan datang. Xin Dao yang sekarang ini, sedang mengincar anda dan akan membuat Anda bergerak untuk melayaninya. Jangan sampai, anda dikuasai oleh kekuatan anda sendiri seperti yang anda lakukan pada beberapa iblis yang datang menyerang sekte Guan Qin." Jelas Qong Jie pada Xiao Xing Chen.
"Jadi,... Saya harus mengendalikan kekuatan spiritual saya yang semakin meningkat atau saya harus berhati-hati pada Xin Dao?" Xiao Xing Chen bertanya karena sama sekali tidak mengerti apa yang Qong Jie katakan sekarang ini.
"Apa otak anda hanya sebesar biji jagung? Inilah yang terjadi jika anda berani menyepelekan apa yang saya katakan. Mungkin, saya harus mengatakannya lebih singkat namun jelas agar anda mengerti apa yang saya katakan."
Jika terus saja seperti ini, pastinya akan lebih banyak hari lagi untuk menungguku kembali sadar! Saya takut jika shifu akan menganggap saya sudah mati.
__ADS_1
"Akan saya jelaskan lebih detail, rinci dan lebih singkat lagi untuk otak jagung seperti anda. Xin Dao dulunya hanyalah seorang anak yang tersesat di jalannya kemudian diselamatkan oleh dewa kultivasi, kaisar Wu Shen. Namun, karena sebuah kesalahpahaman Xin Dao jatuh ke alam iblis dan menjadi kejam brutal di dalam benaknya. Ia selalu menginginkan orang-orang terkuat untuk dijadikan pelayan baginya dan menurut anda, apa yang membuat Xin Dao tertarik pada anda dan sangat menginginkan anda untuk menjadi pelayan baginya?" Jelas Qong Jie yang kemudian bertanya pada Xiao Xing Chen.
"Apa itu karena saya adalah keturunan dari bangsawan iblis?"
"Ya, dan bukan hanya itu saja. Xin Dao sudah memperhatikan anda lebih lama dibandingkan dengan shifu dan grandmaster yang anda punya. Sehingga, ia sangat yakin dengan kemampuan anda yang sangat berpengaruh besar bagi alam iblis."
"Bagaimana bisa ia memperhatikan saya jika ia saat itu masih tersegel pada kitabnya sendiri?"
"Itu karena gangguan iblis alam mimpi. Mereka menyelinap keluar dari alam mimpi menembus berbagai alam yang berbeda dan merasuki banyak manusia. Kemudian, iblis-iblis itu menyampaikan pada tuannya bahwa ada seseorang yang akan menjadi lebih kuat dibandingkan dengan kekuatan tuannya sendiri. Itulah yang membuat Xin Dao begitu menginginkan anda karena, ia takut jika akan dikalahkan oleh orang-orang yang menuruni kekuatannya sekarang ini." Jelas Qong Jie.
"Gangguan iblis alam mimpi? Jadi, apa yang seharusnya saya lakukan sekarang ini?" Xiao Xing Chen merasa menyerah pada dirinya sendiri karena datang dengan berbagai ancaman dimana-mana.
"Anda harus selalu berhati-hati. Jika menemukan seseorang yang menurut anda sangat mencurigakan dan seakan-akan ingin begitu dekat dengan anda selain shifu anda juga orang-orang yang sudah lebih lama bersama anda. Anda haruslah berhati-hati dengan mereka! Jika menemukan salah satu dari bangsawan iblis itu, lebih baik anda bersembunyi dan jangan menunjukkan kemampuan anda yang sebenarnya. Saya akan selalu dibelakang anda, memperingatkan apa yang seharusnya anda lakukan dan tidak dilakukan."
Seketika, pandangan Xiao Xing Chen berubah menjadi hitam dan tidak terlihat. Ia mencoba mengangkat kepalanya dan melihat sekeliling mencoba bertanya dimana saya sebenarnya? Xiao Xing Chen akhirnya membuka matanya dan melihat sekeliling. Ya, ini adalah ruangan shifu-nya!
Xiao Xing Chen kemudian melihat di samping kanannya, shifu-nya sedang tidur bersamanya di atas ranjang yang sama. Ini terlihat aneh pastinya untuknya, bagaimana bisa shifu tidur bersama saya di ranjang yang sama?
Xiao Xing Chen merasakan hawa dingin yang sangat menusuk kulitnya dan mengusap-usap telapak tangannya. "Kenapa disini begitu dingin?" Batin Xiao Xing Chen.
Tangan shifu, terlihat tidak terpakai disana dan hanya terdiam menindih tangan kiri yang dibawah dan tangan kanan yang diatas. Mungkin saja, shifu tidak akan keberatan jika saya melakukan ini.
Xiao Xing Chen mengangkat tangan kanan Guan Wei seperti sedang berpelukan, tangan Guan Wei dibiarkan ada di atas bahu Xiao Xing Chen sedangkan Xiao Xing Chen yang memeluk pinggang shifu-nya. "Terasa hangat! Tapi, kenapa saya menjadi tidak bisa tidur?"
__ADS_1