Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 103 [S 3]


__ADS_3

"Kenapa kalian selalu membawa saya di tempat jelek seperti ini!?" 


Xiao Xing Chen terus mendobrak pintu yang sudah diberikan mantra pengunci. Sangat sulit untuk dilakukan! Meskipun hanya terlihat seperti kayu, tapi memang benar ini sangat keras seperti terbuat dari besi dan baja! Jangankan anda mengeluarkan seluruh pesona anda, bahkan pesona milik seorang kultivator yang dikelilingi pedang serta memiliki pesona layaknya seorang dewa, itu tidak akan mampu merusak mantra pengunci dari belakang. 


Xiao Xing Chen sejenak beristirahat duduk pada sebuah ranjang sederhana yang hanya memiliki bantal serta kasurnya saja, melihat ke atas mencoba memikirkan yang belum dipikirkan olehnya. 'Mungkin saja, jika menggunakan kaki laba-laba yang seperti pedang itu milik Xue Jing. Bisakah itu bisa dilakukan?' Xiao Xing Chen merasa bodoh seketika. 


"Tentu saja, mungkin itu bisa dilakukan! Dengan menghidupkan kembali Xue Jing dan memanggil hewan miliknya untuk menghancurkan tempat ini, mungkin bisa terjadi!" 


Xiao Xing Chen kembali memutar serulingnya. Nada yang dikeluarkan oleh seruling yang dimainkan beruntungnya, tidak terdengar oleh Xin Dao dan pelayannya. Perlahan dengan gerakan yang cukup indah, asap bayangan merah tak tersentuh, beterbangan dan berkumpul di satu titik. Membentuk sebuah kepala serta tubuh seorang wanita berpakaian terbuka dan berwarna merah seperti pakaian pengantin. Matanya tajam seperti pedang serta rambutnya yang mengibas indah dan lembut dilihatnya. 


Xue Jing perlahan berjalan maju mendekati Xiao Xing Chen yang sedang memutar, memainkan serulingnya dengan lembut. Tangannya seperti ingin meraih wajahnya yang lembut seperti kulit bayi ini, dalam benaknya berkata 'Apa yang ingin anda lakukan? Apakah anda ingin melakukan zina?' 


Xiao Xing Chen menghentikan suara serulingnya dan melihat langsung ke wajah Xue Jing yang tajam seperti pedang. Meskipun terlihat cantik dan mempesona lebih dari Luo Tian namun hatinya tidak selembut Awan dan malah sedingin salju dan es. 


"Bisakah anda tidak menyentuh wajah saya? Turunkan tangan anda kemudian akan saya katakan apa yang harus anda lakukan pada saya." 


Sesuai apa yang dikatakan oleh Xiao Xing Chen, Xue Jing menurunkan tangannya. Xiao Xing Chen menjadi tenang dan tersenyum ramah. Kemudian mengatakan sesuatu yang harus Xue Jing lakukan padanya; "Bisakah anda menghancurkan ruangan ini menggunakan monster raksasa milik anda?" 

__ADS_1


Xue Jing melakukan apa yang diperintahkan oleh Xiao Xing Chen padanya. Pada dasarnya, seseorang yang sudah mati dan dihidupkan kembali, pastinya ia akan menjadi seekor anjing peliharaan bagi orang yang sudah menghidupkannya kembali dan dianggap sebagai tanda terimakasihnya pada orang yang sudah memberikannya sebuah kehidupan kedua. Jika saja Xiao Xing Chen tidak terlalu pintar, mungkin saja ia akan masih terjebak di dalam ruangan berbau anyir ini sampai meninggal. 


"Saya akan melakukannya." 


Xue Jing menjentikkan jarinya dan muncul di luar ruangan yang bersebelahan dengan sungai, sebuah laba-laba raksasa yang memiliki kaki setajam pedang dan langsung menghancurkan sebagian dari ruangan itu dan menyebabkan sebuah lubang besar yang cukup baginya untuk melarikan diri dari alam iblis [Katakan selamat tinggal pada alam iblis bye...bye..] 


Xiao Xing Chen melompat dari atas ruangan yang sudah berlubang cukup besar, mendarat pada sebuah permukaan air melihat seekor naga Bao Shi Xuan di hadapannya. WTF!


Saya tidak mungkin melakukan pertarungan disini saat sedang dalam pemulihan bukan? Dan sekarang, kenapa saya harus berhadapan dengan seekor naga yang memiliki nafas api!? 


Seekor laba-laba milik Xue Jing tiba-tiba saja mendarat di atas tubuh naga tersebut hingga menghancurkan tanah. Xue Jing tiba-tiba mengeluarkan perintah: "Menunduklah!" Pada Xiao Xing Chen dan secara tidak sengaja dan mungkin baru diketahui olehnya, Xue Jing melintas di atas kepalanya dan seketika muncul Bao Shi Xuan yang asli sedang mengayunkan pedangnya ke arah Xiao Xing Chen dan berhasil ditepis oleh Xue Jing yang berdiri di depannya kali ini. 


"Benarkah Xue Jing sekarang ini sudah menjadi menjadi anjing peliharaan saya?" 


Untuk pertama kalinya Xiao Xing Chen merasa dirinya seperti lotus yang diam sendirian di atas danau yang hitam. [Cengo sekali anda]. Mungkin saja tidak ada yang pernah melakukan hal ini! Hanya diam di dalam sebuah pertarungan sangat tidak pantas bagi seorang pejabat surgawi. 


"Jika saja saya diperbolehkan oleh Tuanku Xin Dao untuk membunuh anda, saya pasti akan melakukannya. Namun sayangnya, ia masih terpesona oleh anda dan masih ingin memanfaatkan anda sebagai pelayannya." Bao Shi Xuan berkata dengan kembali menghunuskan pedangnya yang langsung di arahkan pada Xiao Xing Chen.

__ADS_1


Berdiri di depan Xiao Xing Chen sebagai punggung pelindung untuknya, Xue Jing berkata; "Tuan, saya akan selalu melindungi anda di belakang saya." 


Hei, hei…. Jangan seenaknya berkata untuk melindungi saya! Apa anda tahu saya sangat tidak tahan berada di belakang punggung seseorang. "Anda tidak perlu melakukannya. Saya bisa melindungi diri saya sendiri." 


"Saya akan rela menjadi anjing peliharaan anda karena telah memberikan saya kehidupan kedua." Xue Jing berkata dengan kembali menghunuskan pedangnya.


Tuan kami sedang terluka akibat pertarungan dengan kaisar cahaya. Dan sekarang ini, ia sedang dalam masa pemulihan. Tuanku, tidak bisa menghunuskan pedangnya karena terlalu lemah untuk membunuh kaisar cahaya. Ia menjadi lemah karena belakangan ini, usianya yang semakin tua, meminta seseorang untuk menggantikan posisinya. Kaisar cahaya, anda memiliki orang tua, seorang ibu bangsawan iblis yang kuat dan tangguh. Kenapa anda tidak bisa seperti dirinya? 


Pada dasarnya anak seorang pelayan sebuah istana megah akan menuruni kekuatan spiritual yang diturunkan oleh ayahnya namun, karena ayah dari Xiao Xing Chen hanyalah seorang pelayan istana dan tidak memiliki kemampuan apapun dalam hal kultivasi/spiritual, Xiao Xing Chen akhirnya menuruni kekuatan spiritual yang diturunkan oleh ibunya yang seorang bangsawan iblis sedangkan ia hanya menuruni sifat lembut kepemimpinan yang dimiliki oleh ayahnya. 


Jika saja saya bisa kembali melintasi waktu dan kembali pada zaman dimana kedua orangtuaku bertemu untuk pertama kalinya, saya akan sengaja mengeluarkan ribuan kata "f*ck" pada ayah saya karena telah memilih wanita yang salah! 


Xue Jing berkata dan mengeluarkan sebuah perkataan yang sangat menyentuh perasaan Xiao Xing Chen; "Tuanku, anda memiliki seorang ayah yang sangat baik. Meskipun ia adalah seorang pelayan tapi anda mewarisi rasa lembut kepemimpinan yang dimiliki oleh ayah anda. Tidak akan salah jika anda memiliki sifat layaknya seorang yang bijaksana terhadap rakyat anda jika berhasil menjadi seorang pemimpin." 


Apa yang dikatakannya benar! Seorang pemimpin yang bijaksana juga kuat mampu melindungi rakyatnya itulah pemimpin yang sangat diinginkan oleh mereka yang akan menjadi rakyat anda nantinya! Wanita yang ayahnya pilih bukanlah seorang wanita sungguhan melainkan hanyalah palsu dan bukan aslinya. Namun itu adalah sebuah kekuatan terbesar yang akan dimiliki oleh seorang pemimpin kultivasi! 


Pupil mata Xiao Xing Chen berubah menjadi merah. 

__ADS_1


__ADS_2