
Xiao Xing Chen menemui shifu-nya di ruangannya sesuai apa yang dikatakan oleh Xie Ling. Ia sama sekali tidak melihat Guan Wei yang berada disana. Kemungkinan saja, shifu-nya itu baru saja pergi beberapa waktu yang lalu.
Benar apa dugaannya sekarang ini, topeng Xiaji terletak di atas sebuah meja duduk dan dibiarkan terlihat begitu saja. "Ah mungkin saja jika aku mengambilnya tanpa sepengetahuan dari shifu ia mungkin tidak akan menyalahkan saya."
Xiao Xing Chen mengambil topeng Xiaji, dan saat baru saja memegangnya, sebuah tangan putih menggenggam tangan Xiao Xing Chen dengan sangat kuat hampir menghancurkan tukang pergelangan tangannya. Guan Wei, tiba-tiba mendorong Xiao Xing Chen di atas ranjangnya dan duduk di atasnya, mencekiknya kuat-kuat.
Tangan Xiao Xing Chen gemetar memegang tangan Guan Wei yang tidak hentinya mencekik lehernya dan membuatnya sulit bernafas dan tidak kuat berbicara. Xiao Xing Chen perlahan menangis melihat shifu-nya yang benar-benar akan membunuhnya kali ini.
"Shifu, apa anda benar-benar akan membunuh saya?"
Guan Wei seperti baru menyadari apa yang dilakukan. Matanya mengeluarkan sebuah bayangan hitam tipis dan sedikit, seperti mengeluarkan iblis yang sedang berada di dalam tubuhnya.
Guan Wei mengambil jarak dengan Xiao Xing Chen, mencoba menjernihkan pikirannya kembali. Xiao Xing Chen yang menyadari hal itu, tidak bisa menyalahkan shifu-nya karena sedang dirasuki oleh iblis. Tidak! Itu bukanlah kesalahan shifu! Xiao Xing Chen mencoba mendekati shifu-nya yang terlihat menyesal itu perlahan memegang bahunya. Guan Wei berlutut lemah tidak kuat untuk berdiri sambil memegangi kepalanya. Nafasnya terdengar tersendat, dan wajahnya terlihat berkeringat banyak.
Xiao Xing Chen menyeka keringat yang ada pada dahi shifu-nya dan mencoba membuatnya tenang dan melupakan apa yang dilakukan padanya. "Shifu, tidak usah terlihat ketakutan seperti ini. Saya baik-baik saja tidak terluka sedikitpun."
Guan Wei sekarang ini tampak tidak mampu berbicara dan berbuat apapun. Ia seperti merasa bersyukur melihat Xiao Xing Chen yang setelah dilukai olehnya, terlihat tidak mempermasalahkan hal ini.
__ADS_1
Guan Wei melihat topeng Xiaji yang tergeletak begitu saja di atas lantai dasar perunggu. Perlahan mulai mengingatnya. Itu adalah benda terkutuk yang hingga membuatnya melakukan hal buruk terhadap Xiao Xing Chen juga dengan murid-muridnya disini. Ia segera mengambil topeng Xiaji dan menghantamnya ke dinding ruangan. Topeng Xiaji hancur berkeping-keping setelah Guan Wei melakukan hal ini. Seluruh aura iblis/negatif dalam tubuhnya, telah menghilang dan kembali seperti semula sejak awal.
Xiao Xing Chen merasa bersyukur jika ia tidak harus melakukan sesuatu yang mempertaruhkan nyawa untuk mengembalikan Guan Wei seperti semula kembali. Ceritakan padaku, apa yang saya pernah lakukan pada anda atau pada yang lain.
Shifu, sama sekali tidak melakukan apapun pada saya ataupun yang lain. Murid-murid anda, sudah menunggu anda untuk diajarkan sesuatu dengan anda.
Guan Wei melihat kaki Xiao Xing Chen yang tidak memakai alas kaki karena sudah menjadi peraturannya untuk tidak mengenakan alas kaki di ruangan shifu, terluka akibat pertarungannya dengan Tang Yin di alam iblis.
Sepertinya, luka yang diberikan oleh alam iblis tidak dapat disembuhkan dengan sendirinya. Pantas saja para pejabat surgawi takut menginjakkan kakinya di alam iblis.
"Anda tidak bisa berjalan dengan sempurna jika kaki anda terluka parah seperti ini." Guan Wei berkata karena melihat luka di kaki Xiao Xing Chen yang semakin melebar.
Tanpa sesuatu yang jelas, tiba-tiba saja Guan Wei menggendong Xiao Xing Chen naik ke atas ranjangnya dan membiarkannya beristirahat di sana.
Xiao Xing Chen hanya bisa diam dan gugup melihat apa yang dilakukan Guan Wei padanya. Menurutnya, apa yang dilakukannya ini sangatlah berlebihan dan terlalu membuatnya khawatir. "Shifu, kenapa anda menyuruh saya untuk berbaring di tempat anda? Apa ini tidak menjadi masalah untuk anda?"
"Beristirahatlah disini, tunggu sampai saya mengobati luka anda."
__ADS_1
Xiao Xing Chen semakin bingung ingin mati, melihatnya tidak biasanya memperlakukannya seperti ini. Apa yang saya pernah lakukan pada shifu ini? Sebelumnya, shifu tidak pernah menginginkan tangannya menyentuh kaki orang lain. Lalu, kenapa sekarang ini shifu terlihat berbeda sekali? Apa mungkin sifat aslinya juga terbawa oleh aura iblis itu?
Balutan perbannya sangat rapi dan teratur. Bahkan Xiao Xing Chen sama sekali tidak merasakan sakit ketika Guan Wei mengobati lukanya. Terampil sekali cara membaluti lukanya. Bahkan saya sama sekali tidak merasakan apapun. Shifu belakangan ini telah berubah drastis!
Tapi sebelum membicarakan hal ini, Xiao Xing Chen tiba-tiba teringat dengan hukuman para hakim dewa. Ia ingat jika shifu-nya telah melakukan pemberontakan yang besar hingga membuat beberapa pejabat surgawi terluka. Pastinya nyawanya kali ini akan lebih terancam mati!
"Shifu! Sebelumnya, saya ingin mengatakan pada anda kalau, sekarang ini shifu telah menjadi incaran para pejabat surgawi karena telah melakukan pemberontakan disana dan melukai para pejabat surgawi."
"Ya, saya tahu apa yang telah saya lakukan sekarang ini dan sebelumnya."
"Lalu, kenapa shifu tidak bersembunyi saja dari para hakim dewa yang akan memberikan anda hukuman yang sangat berat?" Xiao Xing Chen merasa khawatir sekaligus panik ketika melihat wajah Guan Wei yang terlihat tenang tenang saja, mengetahui apa yang telah dilakukannya.
"Saya tidak akan menyembunyikan sesuatu yang harus segera dilaporkan dan yang sudah saya lakukan. Sebagai seorang Master Shifu, seharusnya saya melakukan yang baik dan menjadi contoh yang baik bagi murid-murid saya."
Xiao Xing Chen menatap shifu-nya dengan penuh perhatian, ia malah merasa bahwa shifu-nya sebenarnya sekarang ini menginginkan kematian yang akan diberikan oleh para hakim dewa.
Padahal, saya berharap bisa melindungi shifu saya sendiri dari hakim dewa yang sedang mencarinya. Tapi, shifu malah menginginkan kematian dibandingkan dengan selamat dan hidup. "Saya benar-benar, tidak ingin kehilangan shifu begitu saja. Apapun itu, saya akan mencoba melindungi anda."
__ADS_1
Yang dikatakan oleh Xiao Xing Chen benar-benar diluar dugaannya sebelumnya. Ia sama sekali tidak menyangka, bagaimana mungkin seorang kaisar seperti anda di alam surga akan bisa melindungi seseorang dari genggaman hakim dewa yang akan menghukum anda?
"Anda tidak perlu melakukannya, apapun itu jika demi kebaikan saya, maka saya akan menolak. Ini adalah hukuman yang pantas diberikan kepada saya yang sudah melukai anda juga dengan para pejabat surgawi itu."