
Array komunikasi
Xiao Xing Chen sedang berada pada sebuah pembicaraan para pejabat surgawi. Ia duduk bersila di Platform rumah besar sekte Qing Fei, dengan posisinya yang seperti sedang melatih kultivasinya, Xiao Xing Chen hanya menyimak pembicaraan para pejabat surgawi itu. Mereka tidak mengetahui, Xiao Xing Chen juga ada dalam array komunikasi itu dan sedang mendengarkan pembicaraan mereka.
"Kenapa kita sama sekali tidak lagi memanggil kaisar cahaya?!"
"Lupakan saja! Lonceng pemanggil yang ada di lembah suci itu, akan runtuh kembali jika kaisar cahaya di panggil kemari!"
"Tidak! Jika kaisar cahaya tetap ada di alam manusia, selama lebih dari selang waktu 7 bulan, ia akan menjadi iblis yang sepenuhnya dan akan membalas perbuatan yang dilakukan oleh para pejabat surgawi padanya!?"
"Satu iblis tidak akan bisa menghancurkan alam ini dengan mudahnya!"
"Bisa saja dia akan berkerja sama dengan dewa air yang ada di sungai Qinghai!"
"Apa itu adalah dewa air yang sudah di tendang dari surga berkali-kali dan terpaksa tinggal di alam manusia selama lebih dari 1 tahun?!"
"Ya! Seharusnya itu menjadi contoh agar hal memalukan itu tidak kembali terjadi!"
Xiao Xing Chen akhirnya berhenti menyimak pembicaraan itu dan akhirnya memilih berbicara meskipun tidak penting; "Memangnya, apa yang salah tinggal di alam manusia selama lebih dari 7 bulan?"
Semua terlihat tampak tertegun, tiba-tiba saja Xiao Xing Chen muncul saat sedang panas-panasnya pembicaraan. Para pejabat surgawi akhirnya memilih meninggalkan array komunikasi dan kembali pada tugasnya masing-masing.
Xiao Xing Chen tiba-tiba membatu.
__ADS_1
Selain karena dia menjadi bahan pembicaraan dan tertawaan mereka, ia juga diabaikan tentang pertanyaan anehnya itu. Semua pejabat surgawi tahu bahaya jika terlalu lama tinggal di alam manusia. Mereka akan menjadi gila karena kelakuan umat manusia yang sembrono. Selain mereka harus hidup miskin di alam manusia, mereka juga harus menyelesaikan tugas-tugas yang sudah di berikan. Mereka juga harus terus melakukannya dan jangan sampai mereka harus menyelesaikan tugas ini lebih dari 7 bulan karena, alam iblis suatu saat nanti akan memakan mereka hidup-hidup!
Xiao Xing Chen kembali membuka gulungan kertas tebalnya dan membaca tugasnya yang berikutnya.
Kuil ghaib, biksu yang terjerumus dalam kegelapan. Pengikut mereka, benar-benar terbuat dari kebencian yang nyata.
Xiao Xing Chen tertawa, he he….
Ia sama sekali tidak mengerti tugas yang telah diberikan padanya ini. Apa maksudnya dari tugas ini!? Dan tujuannya untuk apa!? Apa saya harus membunuh mereka semua atau saya harus membuat mereka tenang?
Di bawah platform, tampak jelas terlihat patriark Fei, sedang berbicara dengan juniornya dan baru saja selesai membicarakannya. Xiao Xing Chen akhirnya melompat dan turun dari atas platform menghampiri patriark Fei.
"Tetua Hung Ji, bisakah saya menanyakan sesuatu pada anda?" Xiao Xing Chen berkata dengan sopannya pada patriark Fei.
"Apa tetua Hung Ji tahu tentang kuil ghaib?"
Wajah patriark Fei seketika pucat ketika mendengarnya. Memangnya siapa yang tidak mengetahui tentang kuil ghaib yang sangat berbahaya itu!? Di dalamnya hanya berisikan ruh jahat yang murni berasal dari kebencian. Siap tidak siap, ruh itu kapan saja akan membunuh orang-orang yang berani untuk memasuki kuil ghaib tersebut. Begitupula dengan seorang biksu yang terjerumus dalam masuk alam iblis, itu sangat berbahaya! Bagaimana mungkin tidak! Biksu itu memiliki kemampuan yang sangat istimewa dan bahkan sampai membuat para pejabat surgawi takut dalam menghadapinya. Lalu kenapa tugas ini diberikan oleh seorang kaisar cahaya yang seharusnya levelnya masih dibawah para pejabat surgawi itu!?
Ada sebuah isu yang beredar bahwa biksu iblis itu mampu mengambil nyawa seseorang dengan mudahnya hanya dalam satu tepukan jarinya. Tasbih kayu yang sederhana, jika itu jatuh dari tangannya, maka itu akan memicu terbentuknya sebuah array berbentuk lingkaran besar, sangat besar dan akan membunuh orang-orang yang ada di dalam array nya tersebut.
Malam harinya, Xiao Xing Chen pergi sendiri mencari kuil ghaib di sektaran hutan Yiqun Jin. Yang ia dengar, kuil ghaib berada di bukit Yaguan di Yiqun Jin. Tapi anehnya, kenapa tidak ada tanda-tanda keberadaan kuil itu ataupun tentang orang-orang yang terbuat dari kebencian itu. Semuanya terlihat baik-baik saja, sepertinya mereka tidak ingin menunjukkan eksistensinya pada saya. Apa mungkin mereka mengetahui bahwa saya memiliki pesona (sihir) yang cukup menyeramkan?
Sebuah pedang seperti sedang di ayunkan berkali-kali, memotong semua dahan pohonnya. Bayangan putih itu terlihat di dalam hutan jauh dari tempatnya berdiri. Penasaran dengan hal itu, Xiao Xing Chen akhirnya berlari mengikuti suara dari ayunan pedang yang kedengarannya seperti anggun terlihat.
__ADS_1
Mereka adalah murid sekte Guan Qin yang sedang bertarung di sana melawan para mayat-mayat hidup itu. Pantas saja, ayunan pedang mereka tampak anggun, beberapa murid dari sekte-nya mencoba menemukan keberadaan kuil ghaib. Memangnya, jika anda berpikir tentang keberadaan kuil ghaib yang begitu menakutkan bahkan membuat para pejabat surgawi takut dengan keberadaannya, apa lagi jika itu bertarung dengan seorang murid yang masih memiliki shifu?
Mereka memang seperti sudah terpojok tidak bisa bertarung lagi. Lukanya juga tampak parah dan memerlukan pengobatan segera. Murid-murid sekte Guan Qin tidak bisa diremehkan! Mereka memiliki cara tersendiri untuk menyelesaikan permasalahan ini. Xiao Xing Chen mengeluarkan seruling dari balik sabuk pakaiannya. Mencoba untuk meringankan beban dari mayat-mayat hidup itu. Sepertinya mereka sama sekali tidak bisa terkalahkan! Percuma saja Xiao Xing Chen melakukan hal yang sia-sia seperti itu, mereka murni dari kebencian dan sama sekali buian berasal dari manusia.
Tahu jika mereka sedang terpojok, dewa kultivasi membantu mereka! Langsung dari atas surga, Wu Shen memainkan sitarnya hingga terdengar sampai ke alam manusia. Suara sitar itu begitu menenangkan di telinga manusia tapi, sangat membuat resah iblis-iblis itu. Musuh seketika berubah menjadi abu karena mendengar alunan sitar yang dimainkan oleh dewa kultivasi.
Saya akan sangat berterimakasih tentang hal ini pada dewa kultivasi.
Musuh itu berhasil di kalahkan! Murid-murid sekte Guan Qin penasaran siapa yang memainkan sitar itu. Mereka melihat ke arah Xiao Xing Chen, tidak mungkin ia yang memainkannya karena sekarang ini yang ia pegang adalah sebuah seruling. Lalu, bagaimana dengan keberadaan kuil ghaib ini!? Bisakah kalian menemukannya dalam keadaan mata telanjang?
"Kalian adalah murid-murid dari sekte Guan Qin, jika saya boleh tahu dimana shifu kalian ini?" Xiao Xing Chen bertanya karena ia sekarang ini merasakan pesona yang mirip sekali dengan pesona yang dimiliki Guan Wei.
"Memangnya kenapa tuan muda ini, mencari shifu kami?" Seorang murid yang terlihat bersahabat, wajahnya terlihat ramah pada Xiao Xing Chen.
Begitu mereka melihat segel yang ada pada dahi Xiao Xing Chen, membuktikan bahwa orang ini adalah seorang kultivator Iblis! Para murid itu segera mengambil posisi aman, jauh dari Xiao Xing Chen karena takut ancaman akan datang. Xiao Xing Chen hanya terdiam, bingung melihat mereka bertingkah laku aneh. "Ada apa? Kenapa kalian tiba-tiba waspada seperti ini?"
"Seorang kultivator Iblis! Shifu berkata untuk waspada pada seorang kultivator Iblis!" Seorang murid berkata sambil menghunuskan pedangnya, ke arahnya.
Memang seharusnya seperti ini! Xiao Xing Chen adalah seorang pejabat surgawi, kaisar cahaya yang dilupakan di alam manusia ini. Bukan suatu pertanyaan yang besar mereka waspada ketika menghadapi kultivator Iblis sepertinya.
Langkah yang anggun, memiliki pesona yang sangat putih. Dengan pedang yang bercahaya, diselipkan pada pinggang kirinya. Pandangan yang sangat dingin, dan suaranya yang lembut itu berkata; "Sudahkah kalian menyelesaikan tugas kalian?"
Laki-laki itu adalah Guan Wei, yang berdiri dengan kakinya sendiri. Terlihat lebih anggun daripada sebelumnya. Angin malamnya, membuat pakaiannya menyapu hingga ke tanah. Xiao Xing Chen merasa terpana dengan postur tubuh Guan Wei yang semakin sempurna.
__ADS_1