
Guan Wei dalam naskah sebelumnya dan pada kehidupan sebelumnya, adalah orang yang terlihat Soleh. Ia tidak pernah berkata sembarangan ataupun bertindak seenaknya. Selain terlihat Soleh, Guan Wei juga termasuk tokoh protagonis yang termasuk paling tampan dalam ceritanya. Guan Wei banyak disukai para gadis-gadis di pegunungan Cang Qiong. Namun, Guan Wei mengabaikan hal itu dan berfokus pada kultivasinya saja dan tidak ingin terlibat dalam hal tentang perempuan.
Sebelumnya Xiao Xing Chen mati bersama para Kultivator dan juga Guan Wei, dialah yang paling mengganggu untuk Xiao Xing Chen melatih kultivasi setan miliknya menjadi lebih kuat lagi.
Guan Wei memiliki prinsip menyerah atau mati sekarang terhadap musuhnya saat ini. Hal itu tetap saja tidak membuat Xiao Xing Chen takut dan tetap melanjutkan kultivasinya. Guan Wei sebenarnya memiliki nafsu membunuh Xiao Xing Chen paling tinggi dibandingkan dengan Kultivator yang sudah dendam pada Xiao Xing Chen lebih lama.
Mengingatnya kembali, membuat Xiao Xing Chen merasa bersalah karena telah mempelajari ilmu kultivasi gelap. Apa aku akan kembali membunuh Shizun seperti waktu itu?
Keadaan di gunung Cang Qiong tampak baik-baik saja dan tidak ada yang mencurigakan disana. Sepertinya pegunungan Cang Qiong memanglah tempat paling aman dari serangan. Guan Yao Ji memerintahkan beberapa bawahannya untuk selalu mengawasi Xiao Xing Chen dan memperhatikan gerak-geriknya, apakah dia adalah seorang Kultivator setan atau bukan?
Menurutnya di hari pertama sampai kelima, semua terlihat baik-baik saja. Xiao Xing Chen sama sekali tidak mengeluarkan serulingnya. Begitupula dengan bawahan dari Guan Wei "Guan Xie Ling" dengan beberapa murid lainnya menjebak Xiao Xing Chen menuju sebuah danau dikelilingi pohon besar sekitarnya.
"Itu dia! Orang itu Xiao Ying, Xiao Xing Chen. Dia adalah seorang Kultivator setan!" Teriak Xie Ling yang menunjuk-nunjuk Xiao Xing Chen sebagai seorang Kultivator setan.
__ADS_1
Memang benar dugaan Xie Ling saat ini, Xiao Xing Chen memang seorang Kultivator setan namun masih ada di tingkat bawah. Sebenarnya, aku hanya berharap dengan kembalinya diriku di usia 16 tahun ini, bisa kembali normal seperti biasa tanpa ada kultivasi gelap seperti ini tapi, sepertinya ini memanglah rencana yang dibuat matang oleh para kultivator yang aku bunuh saat itu.
"Xiao Ying! Beraninya kau menginjakkan kaki di sekte Guan Qin yang terkenal dengan kultivasinya ini! Kau tidak tahu, dengan kedatangan mu saat ini kau akan membuat masalah pada sekte Guan Qin!" Teriak salah satu murid yang ada tepat di samping Xie Ling.
"Seorang Kultivator setan, memanglah harus segera dimusnahkan!"
Xiao Xing Chen bergumam pada dirinya sendiri: "Sepertinya, aku memang ditolak dimanapun aku berada bahkan di akhirat sana, aku merasa seperti sedang ditendang keluar oleh dewa."
"Apa kalian memiliki bukti kalau aku adalah seorang Kultivator setan?" Xiao Xing Chen berkata sesekali mengangkat tangannya dengan rendah.
"Mengaku saja, kau adalah seorang kultivator setan!"
Perlahan, pedang Miu Shi yang ada pada sabuk pakaian Xiao Xing Chen, ia genggam erat seperti ingin menghunusnya ke arah orang-orang tersebut. Satu orang dari murid tersebut, mengayunkan pedangnya ke arah Xiao Xing Chen dan membuatnya menepis serangan itu. Adapun yang menggunakan senjata cambuk untuk memberi beberapa cambukan pada punggung Xiao Xing Chen.
__ADS_1
Xiao Xing Chen tersungkur dan tidak bisa bergerak akibat beberapa tulang rusuk yang patah dan juga tangan yang terkilir membuatnya sulit untuk mengangkat pedangnya.
"Rasakan itu! Itulah akibatnya telah berani menginjakkan kaki di sekte Guan Qin ini karena kau tahu kalau kau itu adalah seorang kultivator setan!" Xie Ling membentak dan menginjak-injak tangan Xiao Xing Chen yang tergeletak di tanah.
"Rupanya, anak ini ingin melihat kemampuan kultivasi setan milikku ya? Baiklah akan aku tunjukkan sedikit." Gumam Xiao Xing Chen.
"Apa yang kau katakan barusan!? Jika kau berani melakukan apapun pada kami, aku tidak akan segan untuk melaporkan hal ini pada Shizun!" Bentak Xie Ling yang mulai berkeringat karena ketakutan melihat Xiao Xing Chen yang mulai mengeluarkan seruling dari sabuk pakaiannya.
"Silahkan saja, aku sama sekali tidak takut pada Shizun kalian, karena aku memanglah bukan berasal dari waktu yang sekarang." Xiao Xing Chen tersenyum tipis dan mulai memainkan serulingnya.
Suara yang dihasilkan oleh seruling itu, membuat murid-murid itu merasa sesak nafas dan tercekik. Mereka semua tergeletak di atas tanah sambil memegangi leher mereka yang seperti tercekik itu. Bayangan bayangan hitam tak kasat mata yang keluar dari kulit seruling itu, mulai memasuki tubuh murid-murid itu melewati mulut dan hidung mereka.
Beruntung saja, nyawa murid-murid itu akan selamat karena Guan Wei yang melihat semua itu ketika kebetulan melewati danau tersebut. "Xiao Ying! Hentikan, jangan membunuh mereka!"
__ADS_1
Melihat Guan Wei yang ada di belakangnya dan menyadari apa yang ia lakukan, Xiao Xing Chen langsung menghentikan permainan serulingnya dan melihat murid-murid itu sedang tergeletak di tanah setengah sadar. Tiba-tiba saja, murid-murid itu dengan tergesa-gesa pergi meninggalkan Xiao Xing Chen disana. Apa yang barusan aku lakukan? Identitas ku yang sebenarnya pasti akan terungkap!