Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 86 [S 3]


__ADS_3

Guan Wei terbangun dan melihat dirinya terbaring di atas ranjangnya. Memang ini bukanlah pekerjaan seorang shifu hanya terbaring di atas ranjangnya yang empuk dan tidak mengurusi murid-muridnya. Jika saya terus saja berada di sini, saya akan terlihat seperti orang lemah dan tidak dianggap seorang shifu di mata para murid-murid ini? 


Guan Wei mencoba untuk duduk bersila di atasnya. Tubuhnya masih sedikit merasakan sakit dan merasa sedikit mual. Luo Tian memasuki ruangannya dengan membawa sebuah nampan berisikan baskom air yang akan digunakan untuk mengusap wajahnya. "Shifu, anda sudah sadar?" Luo Tian berjalan perlahan mendekati Guan Wei dan menyentuh telapak tangannya menggunakan hanya kedua jarinya saja, mencoba untuk merasakan bagaimana racun itu bisa menyebar. 


"Apa yang anda rasakan sekarang ini? Apa anda merasakan mual?" Luo Tian bertanya pada Guan Wei dan melepaskan tangannya yang memegang telapak tangannya. 


"Saya sudah merasa baik-baik saja." 


"Kalau begitu syukurlah, saya akan membuatkan obat penawar sekali lagi, agar racun ini bisa hilang sepenuhnya." 


Luo Tian berjalan keluar ruangan ini, kemudian Guan Wei seperti mencoba menghentikannya dan bertanya; "Sudah berapa lama, saya terbaring di ranjang?" 


"Anda sudah tertidur selama 3 hari. Saya akan menyuruh beberapa murid anda untuk membawakan makanan." 


Tentunya Guan Wei sama sekali tidak peduli dengan keadaannya sekarang ini. Ia lebih memilih mengkhawatirkan Xiao Xing Chen daripada mengkhawatirkan dirinya sendiri. Saya ingin bertanya, bagaimana dengan Xiao Xing Chen? Apa dia baik-baik saja?


Mungkin saja, di alam iblis ia masih belum sadarkan diri sehingga iblis-iblis itu tidak bisa mengambil kitab-kitab iblis itu dari Xiao Xing Chen. Tapi, akan berbahaya juga ia tidak sadarkan diri untuk selama ini. Semua akan menduga jika Xiao Xing Chen sudah meninggal. Saya harus segera menghampirinya sekarang juga. 


Guan Wei akhirnya mencoba untuk berjalan, meskipun keadaannya sekarang sangat lemah dan bahkan sulit untuk berjalan, ia tetap mencoba untuk berjalan namun dihalangi oleh beberapa muridnya. 

__ADS_1


"Shifu, kemana anda akan pergi? Tetapi di ruangan anda dan jangan berlarian!" 


Guan Wei tetap saja memberontak dan mencoba untuk segera pergi dari sekte-nya mencari muridnya Xiao Xing Chen di alam iblis. Ia tidak akan pergi sejauh ini, saya sebagai seorang shifu-nya yang seharusnya melindungi murid-muridnya, harus segera pergi menyelamatkannya!  


"Shifu, saya tahu anda ingin menyelamatkan tuan muda Chen sekarang ini tapi, pikirkan keadaan shifu sekarang ini!" 


Guan Yao Ji, yang seorang patriark sekte, melihat itu semua menyuruh para murid untuk melepaskannya dan membiarkan Guan Wei untuk pergi menyelamatkan Xiao Xing Chen. 


Sementara itu, Xiao Xing Chen disambut dengan hangat oleh Bao Shi Xuan juga dengan naga peliharaannya ini. Sambutan yang hangat disaat saya baru saja terbangun dari mimpi indah saya. Katakan pada saya, bagaimana saya bisa mengatakan bahwa ini adalah sambutan yang buruk sekali? Apakah kalian tidak memberikan saya secangkir teh lebih dulu sebelum saya memulai pertarungan ini? 


Kondisinya sekarang yang lemah, diperparah dengan naga yang melayang di atasnya dengan menyemburkan api yang sampai melukai tangannya. Xiao Xing Chen yang sekarang ini, tidak bisa mengeluarkan pesonanya dikarenakan kekuatan spiritualnya yang belum sempurna. 


Bao Shi Xuan tertawa kecil dan tersenyum tiga perempat padanya dan berkata; "Memberikan anda kesempatan untuk bernafas? Memangnya, di setiap detik ini anda sama sekali tidak merasa jika anda sedang bernafas?" 


"Anda selalu mengatakan hal-hal bodoh! Yah, baiklah saya memang ditakdirkan untuk melakukan hal seperti ini." 


Xiao Xing Chen mengambil sebuah pedang yang menancap di atas tanah dan menghunuskannya. Saya mungkin sudah tidak bisa lagi berkultivasi pedang seperti shifu tapi, tidak ada salahnya jika saya berani untuk mencobanya meskipun kekuatan spiritual saya menolak dan harus terus terjatuh seperti ini. 


Xiao Xing Chen memejamkan matanya sebentar dan berlari sekuat tenaga menyerang Bao Shi Xuan juga dengan naganya ini. 

__ADS_1


Namun karena semburan api yang selalu dikeluarkan oleh naga dan ayunan pedang seorang pendekar legenda juga dengan baju zirah yang sangat sulit ditembus. Xiao Xing Chen berulang kali terjatuh dan kembali terjatuh. Baru kali ini saja, Xiao Xing Chen merasa kehilangan kesadaran spiritualnya sangat banyak seperti ini. Tidak berdaya dan tidak bisa melakukan apapun seperti seorang bayi. Xiao Xing Chen dengan mudahnya jatuh di tangan Bao Shi Xuan.


Melihat Xiao Xing Chen yang jatuh tengkurap di tanah, Bao Shi Xuan membuatnya mengangkat kepalanya dan melihatnya dengan baik. Lihat diri anda yang sekarang ini? Baru kali ini saja saya melihat seorang kaisar cahaya, pejabat surgawi bisa bertekuk lutut di hadapan iblis seperti saya? Katakan padaku, bagaimana bisa seorang pejabat surgawi yang memiliki derajat lebih tinggi dibandingkan dengan kami yang berada di alam iblis ataupun manusia bisa bertekuk lutut dihadapan mereka? 


Xiao Xing Chen yang tidak tahan mendengar apa yang didengarnya sekarang ini, mulai merasa risih sekali dan meludahinya dengan darahnya. "Apakah anda benar-benar berpikir jika saya adalah seorang pejabat surgawi dan seorang kultivator yang diberkahi? Apakah anda lupa jika saya hanyalah anak kemarin sore yang baru saja mendatangi alam iblis ini?" 


Mendengarnya mengatakan seperti tadi, membuat Bao Shi Xuan sedikit kesal dan kembali menghentakannya di atas tanah. "Lupakan apa pertanyaan saya tadi. Tapi, yang terpenting bukanlah ini karena yang yang kau sembunyikan dari kami, itulah yang lebih penting." 


Bao Shi Xuan kembali mengangkat kepala Xiao Xing Chen dan membisikkannya di telinganya. "Katakan pada saya, dimana anda menyembunyikan seluruh kitab iblis milik alam ini?" 


Mendengarnya mengatakan hal yang sama sekali tidak ingin di jawabnya, Xiao Xing Chen hanya bisa menutup mulutnya karena tidak ingin hal besar yang buruk akan terjadi. "Kenapa anda hanya diam saja dan tidak menjawab? Yah, saya tahu, anda sama sekali tidak ingin membuat hal ini semakin besar lagi, bukan? Baiklah, apa anda pernah mendengar tentang membaca pikiran seseorang?" 


Xiao Xing Chen yang mendengarnya kembali terkejut dan menunjukkan ekspresi tidak biasa. Disaat saya sedang tidak mampu melakukan apapun tidak bisa bergerak sedikitpun, anda akan mencoba membaca pikiran saya? Bagaimana anda akan melakukannya disaat pikiran saya sedang kacau balau seperti ini?


Bao Shi Xuan membiarkan Xiao Xing Chen untuk bersandar pada pundaknya dan menyentuh tangannya. Bao Shi Xuan melihatnya dengan baik dan kemudian menggigitnya meminum sedikit darah yang keluar dari tangannya ini. Jalan pikirannya mengikuti dan bercampur dengan darah yang mengalir dalam tubuhnya. 


"Jadi, anda menyembunyikannya di pegunungan Min Wang, tempat grandmaster anda dimakamkan di sana? Pintar sekali, anda mencoba mencari tempat yang sama sekali tidak terjangkau oleh alam iblis. Baiklah, saya akan segera mencarinya." Bao Shi Xuan berkata dan melepaskan tangan Xiao Xing Chen yang ada di mulutnya. 


Mendengar Bao Shi Xuan yang sudah mengetahui dimana kitab-kitab iblis itu disembunyikan, Xiao Xing Chen segera mencoba bergerak kembali dan melepaskan beberapa tinjunya pada Bao Shi Xuan dan kemudian berhasil menahannya dengan tangannya. 

__ADS_1


Sebuah array pemanggil tiba-tiba muncul di bawah kaki Xiao Xing Chen dan membuatnya menghilang dari alam iblis dan kembali di depan sebuah kuil ghaib yang sudah hancur menjadi serpihan-serpihan bebatuan. Siapa yang mampu memanggil saya kembali keluar dari alam iblis terkecuali Master Wu Shen yang melakukannya? 


__ADS_2