Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis

Kaisar Cahaya Kultivasi Iblis
Chapter. 42


__ADS_3

"Untuk apa mengurusi grandmaster sampah itu!?" 


 Quan Shi tampak senang mendengarnya, Li Fang Jun pergi melarikan diri menyelamatkan Xiao Xing Chen! Itu sama saja seperti bunuh diri! 


  "Nona Luo, apa itu benar grandmaster Li Fang Jun telah pergi meninggalkan Hua Wu?" Xi Jun sepertinya yang sangat mengkhawatirkan Li Fang Jun saat ini. Perihal tentang dirinya yang juga adalah teman seperguruannya dan juga orang yang juga masih menghormatinya sebagai grandmaster. 


 Semua juga sudah menunjukkan wajah terkejut mereka ketika mendengar Li Fang Jun akan pergi menemui Xin Dao dan kembali mengambil Xiao Xing Chen dari genggamannya. Itu adalah perbuatan yang sangat gegabah sekali! Quan Shi meninggalkan pertemuan sekte dengan kesal dan marah pada mereka. 


 Dua hari berikutnya, Li Fang Jun yang mengetahui bahwa saat ini Xiao Xing Chen sedang disembunyikan di pegunungan Zhang, terus berjalan tanpa istirahat pergi menuju pegunungan Zhang. Ia tidak peduli melihat kakinya yang sudah berlumuran darah saat ini, bahkan pakaiannya juga sudah terdapat bercak darah yang tidak sedikit tentunya. 


  Li Fang Jun hanya bersenjatakan pedang Ruixi yang di genggamnya erat. Pedang yang mampu mengeluarkan listrik di dalamnya, terus membunuh para mayat hidup yang mencoba menghalanginya untuk menemui Xiao Xing Chen. Setelah berjalan cukup lama menaiki pegunungan Zhang, terdapat sebuah rumah yang ternyata adalah menara pengawas sekte Qing Fei sebelumnya. 


 "Jadi ini, tempat A-Chen disembunyikan oleh para iblis itu!?" 


 Satu langkah menuju menara pengawas itu, sebuah pedang yang datang dari belakang melesat nyaris mengenai kepala Li Fang Jun. Tanpa disadari olehnya, orang yang ia cari cari Xin Dao, saat ini sedang ada di belakangnya. 


 "Jadi, kau adalah orang yang sering disebut dengan grandmaster ya?" Suara Xin Dao tampak menyeramkan dari sebelumnya. Beruntung itu sama sekali tidak membuat Li Fang Jun gemetar, karena jika dirinya gemetar, ia pasti tidak akan mungkin mengalahkan orang ini dan memilih untuk pergi.


  "Jadi, kau yang telah melakukan dosa besar karena mencuri tubuh orang lain!" 

__ADS_1


 Xin Dao mengeluarkan pedangnya, dan menghunuskannya ke arah Li Fang Jun. Menentangnya untuk bertarung saat ini juga. Pedang milik Xin Dao, memanglah sangat besar dan disebut-sebut sebagai pedang pemenggal karena terdapat lengkungan lingkaran yang sangat pas untuk ukuran leher manusia. 


  "Padahal, baru saja aku datang kemari dan sudah berjalan selama 2 hari. Kalian sama sekali tidak teh hangat untukku?" Li Fang Jun berkata dengan asal, dan membuat dirinya menjadi tenang setelah ia akan bertarung melawan patriark kultivasi gelap yang cukup kuat dan yang mampu mengalahkan orang ini, hanyalah sang kaisar Wu Shen. 


  "Maaf, atas ketidaksopanan aku ini. Tidak menyiapkan teh hangat untukmu disini karena, aku sudah menyiapkannya di neraka!" (Mana ada teh di neraka?) 


  Dengan melesat begitu cepat, Xin Dao langsung menyerang Li Fang Jun tanpa ampun disana secara brutal dan seakan-akan ia tidak memberikan Li Fang Jun kesempatan untuk menyerangnya balik. 


  Sementara itu, Xiao Xing Chen yang sedang terkurung dalam sebuah ruangan dan tidak bisa keluar. Rupanya, Xin Dao melakukan itu pada Xiao Xing Chen hanya untuk agar dia bisa kembali meningkatkan kultivasi gelapnya untuk bekerjasama dengannya untuk menghancurkan 4 sekte besar yang tersisa. 


 Xiao Xing Chen saat ini, sedang memulihkan luka bekas tusukan pedang Miu Shi yang dilakukan oleh kaisar Yan Feng. Ia tidak mengetahui bahwa diluar kantor pengawas ini, Li Fang Jun saat ini sedang bertarung habis-habisan dengan Xin Dao. 


  Muncul sebuah suara seperti ledakan, dari luar kantor pengawas ini. Seperti ada yang sedang bertarung habis-habisan diluar sana. Lagi-lagi, saat Xiao Xing Chen ingin keluar dari ruangan itu, mantra pengunci kembali terpasang. Menyebalkan sekali! 


  Xiao Xing Chen menemukan sebuah buku yang tersimpan pada balik sebuah ubin yang terbuat dari kayu. Buku itu ternyata berisi tentang pembuatan mantra gelap dan salah satunya adalah pembentukan mantra penangkal iblis. Xiao Xing Chen akhirnya memanfaatkan kesempatan itu dan sempat mempelajari mantra penghalang iblis. 


  Sementara itu, Li Fang Jun yang sudah terluka parah akibat serangan Xin Dao begitu pula dengannya yang juga saat ini terluka parah akibat pedang Ruixi yang mengeluarkan listrik itu. 


  Li Fang Jun berulang kali memuntahkan darah dari mulutnya. Sedangkan Xin Dao yang darahnya tidak henti-hentinya keluar dari tubuhnya. "Tubuh ini, memang tidak sekuat tubuh aslinya!"  

__ADS_1


 Ini memang untuk pertama kalinya Xin Dao mengalami luka yang sangat parah dari sebelumnya. Li Fang Jun memanglah grandmaster yang cukup kuat dan bahkan ia berhasil menyerang Xin Dao yang saat ini sudah terluka parah! 


  "Kau cukup kuat juga ya, untuk seorang grandmaster." Xin Dao menyeka darah yang ada pada mulutnya itu akibat serangan Li Fang Jun yang mengenai tepat pada dada kirinya. 


  "Kembalikan A-Chen padaku!" Li Fang Jun menggunakan pedangnya sebagai penyangga agar dia bisa tetap berdiri. Meskipun luka yang sudah sangat serius dan darah yang terus keluar. 


  "Jadi, kau masih menginginkan A-Chen milikmu meskipun dia sudah tidak lagi bisa sepertimu yang mampu berkultivasi pedang?" 


  "Kembalikan,... Kembalikan A-Chen milikku!" Li Fang Jun berteriak dan kembali mengayunkan pedang Ruixi ke arah Xin Dao. Xiao Xing Chen yang sudah berhasil keluar dari ruangan menggunakan mantra penangkal iblis. Pertarungan itu masih berlangsung ketika Xiao Xing Chen berlari menghampiri mereka dan ketika sudah sampai di depannya, Xiao Xing Chen melihat Li Fang Jun yang mengayunkan pedang Ruixi, kemudian Xin Dao menusuk dada Li Fang Jun hingga membuatnya memuntahkan begitu banyak darah. 


  Sayangnya, itu terjadi di hadapan Xiao Xing Chen yang langsung dikejutkan dengan hal seperti ini! Xiao Xing Chen sempat lemah dan berlutut disana. Ia menangis melihat Li Fang Jun yang sekarat. Kali ini, Li Fang Jun bukan main-main tentang percobaan bunuh dirinya ini melainkan ini adalah sungguhan, ia akan mati! 


  Segera Xiao Xing Chen menghampiri Li Fang Jun yang sekarat itu dan memeluknya erat. Darah yang terus saja keluar dari tubuhnya, Xiao Xing Chen mencoba untuk menghambatnya dengan sebuah kain yang terlepas dan tergeletak di tanah. 


  "Mungkin aku hanya akan menjadi pengganggu disini jadi, aku pergi saja." Batin Xin Dao yang langsung pergi memasuki bekas kantor pengawas itu. 


  "Guru Fang Jun, bertahan! Jangan mati!" Xiao Xing Chen menangis melihat Li Fang Jun yang terluka parah. 


 Li Fang Jun hanya dapat diam dan memegang pipi lembut Xiao Xing Chen meskipun harus ternodai dengan darahnya yang juga keluar dari tangannya itu. "Maaf, aku tidak bisa menjadi guru yang baik untukmu apalagi, aku juga tidak pantas menjadi grandmaster-mu. Aku minta maaf." Li Fang Jun berkata dengan nafas yang terdengar seperti terhambat. 

__ADS_1


  Saat itulah, ketika tangan Li Fang Jun yang menyentuh pipi Xiao Xing Chen sudah jatuh, Li Fang Jun sudah meninggal! Wajahnya tersenyum melihat Xiao Xing Chen, hidupnya kini telah berakhir. Xiao Xing Chen merasa sangat menyesal mengapa dirinya harus terjatuh dalam kultivasi gelap!? Xiao Xing Chen menangis keras dan berteriak. Ini bukanlah kebohongan ataupun kebetulan, Li Fang Jun benar-benar telah meninggal!


__ADS_2