
Xiao Xing Chen mendapati luka yang begitu parah di perutnya itu. Pedang yang menancap di tubuhnya memanglah bukan pedang biasa. Xiao Xing Chen akhirnya merasakan bagaimana rasanya tertusuk oleh pedang Miu Shi miliknya sendiri. Sangat panas hingga membuat luka bakar di sekitar area pedang tersebut.
Kaisar Yan Feng tidak melepaskan pedang itu dari tubuh Xiao Xing Chen. Ia ingin melihat bagaimana Xiao Xing Chen bisa merasakan pedangnya sendiri. "Kau tidak berpikir aku akan melepaskan pedang yang menancap ini?" Kaisar Yan Feng berkata sesekali ia membuat pedang itu semakin dalam menembus perut Xiao Xing Chen.
"Tidak, aku tidak berharap seperti itu. Aku bahkan berharap, kau membunuhku sekarang juga." Xiao Xing Chen berkata dengan nada yang sedikit tersendat. Nafasnya tampak sesak, ia berusaha menahan luka yang ada di perutnya ini.
"Sayang sekali, Xin Dao masih menyukai mu dan masih membutuhkanmu. Jadi, aku masih belum berhak untuk membunuhmu." Yan Feng akhirnya melepaskan pedang tersebut dan membiarkan Xiao Xing Chen. "Kali ini, akan aku biarkan kau tetap hidup tapi, jika yang mulia Xin Dao memberiku kebebasan untuk melakukan sesuatu padamu, kali ini aku tidak akan membiarkanmu lagi."
Sementara itu, Li Fang Jun terluka cukup parah pada bagian tubuhnya ini. Tidak biasanya Li Fang Jun langsung tumbang seperti ini, ia sepertinya semakin hari tubuhnya semakin lemah saja dan mudah mendapatkan luka. Luo Tian terus menjaga Li Fang Jun yang masih belum sadar itu. Luo Tian dipenuhi rasa khawatir pada keadaan Li Fang Jun saat ini, ia takut Li Fang Jun tidak akan terbangun lagi setelah ini.
"Grandmaster pasti merasa tertekan karena melihat Xiao Xing Chen yang berkultivasi iblis. Aku harap dia segera sadar." Batin Luo Tian yang menggelar sebuah selimut untuk Li Fang Jun.
Seseorang melangkah dengan pelan, mengetuk pintu ruangan itu dan masuk ke dalamnya. Luo Tian hanya melihat sosok itu berpakaian putih bersih, siapa lagi jika bukan Guan Wei yang juga saat ini mengkhawatirkan keadaan Li Fang Jun.
"Master Shizun, apa anda juga mengkhawatirkan keadaan grandmaster saat ini?" Luo Tian membungkuk memberi hormat padanya.
"Bagaimana keadaannya sekarang?"
__ADS_1
Luo Tian yang tadinya tidak berekspresi kini menunjukkan kembali ekspresi khawatirnya pada keadaan Li Fang Jun saat ini. "Kondisinya, semakin memburuk dia, tidak kunjung tersadar."
Guan Wei tidak berekspresi dan segera pergi dari ruangan tersebut. Ia juga tampak kesal saat meninggalkan ruangan ini dan juga saat melihat Li Fang Jun yang tidak kunjung tersadar itu.
Tentunya semua tampak terkejut ketika melihat Xiao Xing Chen di depan mereka bukan sebagai kawan melainkan sebagai lawan. Apalagi, saat ini Xiao Xing Chen seperti sudah mahir dalam kultivasi iblis dan berhasil menguasai kitab Shu Yin dan juga Wen HanYing saat ini.
"Apa-apaan ini!? Kenapa saat ini Xiao Ying malah berkultivasi iblis!?"
Semua patriark sekte kembali berkumpul membicarakan masalah yang terjadi saat ini. Quan Shi tampak kesal hingga melemparkan gelas kaca yang dipegangnya itu. Quan Shi yang memang sudah membenci Xiao Xing Chen, kini dirinya semakin membenci bahkan dendam pada Xiao Xing Chen.
"Padahal kita berencana untuk menyelamatkannya tapi, kenapa anak itu malah berkultivasi iblis!" Quan Shi tampak tegas dan suaranya juga tampak terdengar keras dan juga garang dilihatnya.
"Patriark Jingshi, menurutmu bagaimana dengan Xiao Xing Chen saat ini?" Guan Yao Ji hanya bisa menghela nafasnya dengan suara yang tenang saja, supaya suasana disini tidak semakin panas.
"Xiao Ying memang sudah seperti kelewatan sekali. Tapi, aku rasa saya masih bisa memaafkannya." Patriark Jingshi hanya bisa berkata seperti itu meskipun wajahnya tampak sedang terbebani dengan perbuatan dosa yang dilakukan Xiao Xing Chen.
Tiba-tiba saja, patriark Jin Li memukul mejanya dan berteriak keras; "Mengapa kau masih bisa memaafkan anak seperti dia!?"
__ADS_1
Seketika semua orang berdiri mendengarnya berteriak seperti itu. Quan Shi tampak tidak sabaran dan sangat mengincar Xiao Xing Chen saat ini. "A, aku mohon semuanya jangan bertindak gegabah seperti ini, ya." Xi Jun tampak mengkhawatirkan suasana yang saat ini semakin panas saja. Pasalnya, Xi Jun tidak mampu untuk berkata apapun ketika mereka sedang berdebat seperti ini.
"Patriark Lan Qiren! Kenapa anda terlihat baik-baik saja!? Apa anda juga tidak ikut kesal ketika mendengar bahwa yang menghancurkan desa mu adalah Xiao Ying!?" Bentak Quan Shi pada Xi Jun hingga membuatnya tidak berekspresi dan terdiam sesaat.
"Kau terlalu berisik patriark Jin Li!" Guan Wei tiba-tiba saja masuk dalam pertemuan itu. Memang bukan seperti sifat seorang Shizun yang sebenarnya, menerobos pembicaraan seseorang.
"Baru kali ini aku melihat seorang Master Shizun yang menerobos pembicaraan!" Quan Shi berkata seperti ia sedang menguasai pembicaraan saat ini. Guan Yao Ji hanya bisa terdiam, dan menahan kesal dengan kedatangan Guan Wei yang sangat tidak sopan ini.
"Xiao Ying tidak boleh dibunuh. Aku tidak akan membiarkan hal itu!" Guan Wei berkata dengan beraninya di hadapan mereka.
"Apa yang kau pikirkan saat ini Master Shizun!? Jika kau malah melindungi Xiao Ying yang sudah menjadi kultivator iblis itu, kesolehanmu akan berkurang." Quan Shi tentunya saat ini tampak sedang menantang Guan Wei yang sudah berani masih berniat untuk menyelamatkan Xiao Xing Chen.
"Aku yang akan membuat Xiao Ying kembali pada kultivasi pedang."
Guan Wei seperti sedang membicarakan hal yang tidak mungkin terjadi. Bagaimana mungkin, seorang kultivator Iblis bisa beralih pada kultivasi pedang!? Itu sangat tidak mungkin terkecuali dilakukan dengan sebaliknya. Patriark Lan Qiren, Xi Jun tampak saat ini sangat berterimakasih pada Guan Wei karena niatnya untuk menyelamatkan Xiao Xing Chen.
Xiao Xing Chen memiliki hubungan baik dengan orang banyak disini. Tidak heran banyak yang mengkhawatirkannya. Mereka hanya mengenal Xiao Xing Chen yang berkultivasi pedang dan sama sekali tidak mengenal apa yang selama ini ia pelajari. Jika saja Li Fang Jun tidak membocorkan apa yang dia ketahui dari kemampuan kultivasi Xiao Xing Chen bahwa dirinya bisa berkultivasi iblis, mungkin hal ini tidak akan terjadi dan Xiao Xing Chen masih ada disini.
__ADS_1
Luo Tian tiba-tiba berlari tergesa-gesa menghampiri para patriark sekte. Wajahnya tampak pucat dan ketakutan. Patriark itu sedikit terkejut ketika Luo Tian berkata; "Grandmaster Li Fang Jun, saat ini tiba-tiba saja saat aku pergi ke ruangannya dia sudah pergi meninggalkan desa Hua Wu!"